INDUSTRY.co.id - Jakarta – Dalam masa pandemi COVID-19, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) justru dinilai mampu bertahan menghadapi krisis. Salah satu sektor UMKM tersebut adalah yang terkoneksi dengan ekosistem digital.
Hal tersebut sejalan dengan apa yang telah dilakukan oleh Dusdusan selaku platform reseller bisnis online di Indonesia yang menyadari bahwa untuk bisa tetap bertahan, diperlukan keahlian yang mumpuni, salah satunya di bidang digital.
CEO & Co-Founder Dusdusan, Christian Kustedi mengatakan program mentoring yang diselenggarakan adalah “dari reseller untuk reseller”, dengan menggandeng reseller lain sebagai mentor. Mentor yang juga merupakan ibu rumah tangga ini telah terbukti mampu bertahan dan produktif dengan usaha yang digelutinya melalui platform Dusdusan.
“Melihat kondisi ekonomi yang kian terpuruk, ini justru bukan saatnya untuk menyerah. Program mentoring selama 8 minggu dijalankan untuk menyemangati dan menjadi pembekalan bagi para reseller dalam menjalani usaha, khususnya secara online. Mengingat perilaku konsumen telah berubah dengan peningkatan belanja online,” kata Christian melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Rabu (15/7/2020).
Selain mendukung kapasitas reseller dalam hal digital, Dusdusan turut perluas kategori produk sebagai upaya mengakulturasi perubahan permintaan konsumen. Salah satunya, Dusdusan menjalin kolaborasi dengan Champ Resto Indonesia serta Golden Mom.
“Kami menilai potensi pasar produk frozen food dan groceries masih cukup besar dengan bertambahnya aktivitas di rumah. Kedua kategori produk ini masih jadi pilihan masyarakat untuk hidangan sehari-hari,” tambah Christian.
Adapun ragam produk Champ Resto yang tersedia di Dusdusan.com, yakni paket aneka daging dan bakso. Sedangkan dari Golden Mom terdiri dari sayur-mayur dan buah-buahan.
“Selain adaptasi, kunci lainnya adalah inovasi. Semangat #tetapjualan diperlukan untuk bantu memulihkan perekonomian Indonesia”, tutup Christian.