Mega Investa Link Luncurkan Produk Single Premium dengan Redenominasi US Dollar

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 11 Juli 2020 - 11:00 WIB

Mega Life Ass
Mega Life Ass

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Bank Mega dan PFI Mega Life (perusahaan patungan antara Prudential Financial Inc dan CT Corporation) bersama-sama mengumumkan peluncuran produk baru yaitu Mega Investa Link pada hari Senin (6/7). Peluncuran produk ini, menguatkan komitmen PFI Mega Life untuk melayani kebutuhan nasabah Indonesia di semua segmen, yakni menyediakan perlindungan dan investasi berbasis kebutuhan yang terjangkau.

Peluncuran produk Mega Investasi Link didasari riset dari PFI Mega Life, yang mana perusahaan melihat bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi, meninjau kondisi pasar yang memiliki peluang di masa depan untuk meningkatkan dan memberikan imbal hasil menarik bagi investasi dari konsumen.

PFI Mega Life sendiri telah berkolaborasi dengan Bank Mega sejak pertama kali didirikan. Hal ini bertujuan untuk memberikan perlindungan terbaik dengan program asuransi yang disediakan oleh PFI Mega Life. Bank Mega sendiri menjadi ujung tombak distribusi penjualan sebagian besar produk PFI Mega Life.

“Kolaborasi antara PFI Mega Life dengan Bank Mega merupakan kolaborasi terbaik yang pernah ada. Untuk menjalankan misi kami yaitu ‘We Protect Dreams’ yang berarti melindungi mimpi masyarakat Indonesia dengan kesehatan finansial, produk ini adalah wujud kolaborasi sempurna antara PFI Mega Life dan Bank Mega. Dengan hadirnya Mega Investa Link, kami berharap bahwa setiap masyarakat di Indonesia dapat mewujudkan impiannya melalui investasi dengan pengalaman baru, yaitu pembayaran premi dengan menggunakan US Dollar ($),” tutur Samdarshi Sumit, Direktur Utama PFI Mega Life, Jumat (10/7/2020)

Mega Investa Link merupakan produk Asuransi Jiwa yang dikaitkan dengan Investasi. Produk ini dapat memberikan perlindungan jiwa sekaligus memenuhi kebutuhan rencana investasi dari Nasabah dengan melakukan pembayaran Premi hanya satu kali saja.

Produk ini diluncurkan untuk memberikan pilihan investasi dalam denominasi USD, dan disertai komponen pertanggungan asuransi optimal, yang memberikan perlindungan hingga 150% dari premi tunggal yang ditempatkan, dengan masa asuransi sampai dengan Tertanggung mencapai usia 100 tahun atau sampai dengan berakhirnya polis.

 

Produk ini juga didukung dengan strategi kebijakan investasi terbaik, yang mana melibatkan grup PFI sebagai salah satu aset manajer terkemuka di dunia, beserta akses ke instrument investasi dengan kinerja yang optimal, terutama dalam mata uang Dollar Amerika Serikat.

Manfaat Mega Investa Link

    Manfaat Akhir Polis

Apabila Tertanggung mencapai usia 100 tahun, maka Manfaat Akhir Polis akan dibayarkan sebesar Nilai Dana Investasi.

    Manfaat Tutup Usia

Apabila Tertanggung tutup usia dalam Masa Asuransi dan masih berlaku (inforce), maka akan dibayarkan Manfaat Tutup Usia, maksimal sebesar 100% Uang Pertanggungan Asuransi Dasar ditambah seluruh Nilai Dana Investasi.

Bagaimana cara kerjanya?

Calon nasabah yang ingin mengajukan diri untuk membeli produk Mega Investa Link, dapat melakukan pembayaran premi tunggal satu kali dengan minimal US$ 20.000. Apabila ingin mendapatkan manfaat 150% dari Premi Tunggal, maka calon nasabah dapat membayar premi tunggal dengan minimal US$ 30.000.

Usia masuk dari Pemegang Polis dimulai dari 18 tahun hingga 85 tahun, dengan catatan usia masuk Tertanggung dimulai dari 6 bulan sampai 70 tahun.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat Peresmian Sentra IKM Logam Kabupaten Dharmasraya secara virtual

Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:30 WIB

Pacu Perekonomian Daerah, Menperin Resmikan Sentra IKM Logam Dharmasraya

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendukung pembangunan sentra industri kecil menengah (IKM) logam di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Anggota Komisi VI DPR RI Marwan Jafar

Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:30 WIB

Mantan Mendes PDTT Ini Dorong Pemberdayaan Produk Lokal Tekan Impor di Tengah Pandemi

Anggota Komisi VI DPR RI Marwan Jafar mendorong pemberdayaan produk-produk domestik guna menekan impor di tengah masa pandemi.

Ilustrasi PHK (ist)

Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:15 WIB

Anggota DPR Ingatkan Proses PHK Harus Sesuai UU Ketenagakerjaan

Pemerintah telah mempublikasikan data tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan merumahkan 3.225 karyawan di 9 BUMN sejak Februari hingga…

Produk Biofarmasi Nasional Berhasil Merambah ke Korea Hingga Timur Tengah

Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:00 WIB

Produk Biofarmasi Nasional Berhasil Merambah ke Korea Hingga Timur Tengah

Daewoong Infion, perusahaan joint venture yang merupakan bagian dari perusahaan farmasi asal Korea Selatan bernama Daewoong Group, mengumumkan bahwa pada tanggal 6 Agustus 2020, total penjualan…

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati (ist)

Kamis, 06 Agustus 2020 - 15:55 WIB

Pemerintah Kasih BLT Pekerja Bergaji di Bawah Rp5 Juta, DPR Ini Geleng-geleng: Harusnya Prioritas Bantuan ke Korban PHK

Jakarta, Langkah Pemerintah yang berencana memberikan bantuan sebesar Rp 600 ribu bagi para pegawai yang bekerja di sektor swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta sebagai fokus meningkatkan penyerapan…