Masyarakat Ternyata Setuju Pelatihan Kartu Prakerja Dihentikan

Oleh : Wiyanto | Minggu, 05 Juli 2020 - 16:33 WIB

Kartu Prakerja
Kartu Prakerja

INDUSTRY.co.id - Jakarta -- Pemerintah akhirnya menghentikan program pelatihan kartu prakerja di platform digital. Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga merekomendasikan penghentikan program kartu prakerja gelombang keempat hingga ada perbaikan.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan (LKSP) Astriana B Sinaga menyebut penghentian pelatihan kartu prakerja ini sesuai dengan persepsi masyarakat yang terpotret dalam Survei Nasional LKSP 20-27 Mei 2020.

Dalam hasil survei tersebut, mayoritas responden (61,94 persen) tidak setuju dengan program kartu prakerja. Sementara yang sepakat 38,06 persen.

"Yang tidak setuju beralasan warga lebih membutuhkan bantuan tunai atau modal kerja (44,33 persen), pelatihan bisa diperoleh gratis online (28,79 persen), tidak ada perusahaan yang siap menampung (17,60 persen), pelatihan tidak jelas arahnya (1,69 ), celah korupsi baru (1,62 persen)," papar Astriana dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (5/7/2020).

Alasan lain (3.76 persen) pemerintah harusnya membuka lapangan kerja baru, lebih baik fokus penanganan pandemi, tidak semua pengangguran dapat mengikuti, hanya pencitraan saja, bantuan pangan lebih prioritas, mendidik masyarakat malas bekerja, menguntungkan pihak tertentu, beda prioritas antar daerah, pelatihan sekaligus modal usaha.

Sementara, papar Astriana, yang setuju kartu prakerja beralasan membantu korban PHK (46,46 persen), meningkatkan keterampilan (32,07 persen), melatih warga yang baru mencari kerja (20,33 persen).

Alasan lain bentuk diperjelas, membantu pekerja sementara selama menganggur, membantu warga yang tidak berijazah mendapat pekerjaan, membuka lapangan kerja baru, memudahkan pendataan pencari kerja, penggunaannya harus sesuai tujuannya.

Astriana mengatakan, yang menjadi pertimbangan penghentian program kartu prakerja saat ini adalah rekomendasi KPK yang lebih bersifat pencegahan korupsi. Sementara, papar Astriana, alasan celah korupsi jauh lebih kecil dibandingkan beberapa alasan lain.

"Pemerintah menyebut yang dihentikan adalah pelatihan di platform digital sementara programnya terus jalan. Responden dari hasil survei nasional LKSP mayoritas menginginkan ada pengganti program kartu prakerja," papar Astriana.

Ia menyebut target program kartu prakerja ini harus jelas tujuannya. Jika untuk memberikan insentif, Astriana berpandangan bantuan sosial lebih baik. Jika untuk meningkatkan skill, sesuai alasan responden ada pelatihan sejenis yang bisa didapat secara gratis.

Ia menyebut, jangan sampai program pelatihan kartu prakerja dibuat untuk formalitas mendapatkan insentif bantuan sehingga materi pelatihan terkesan mengada-ada.

"Ada dana besar yang digunakan untuk program pelatihan ini. Saat dihentikan dan kemudian mendapat respons penolakan publik tentu harus ada perbaikan. Misalnya untuk menjadi peserta pun tesnya bermasalah. Calon peserta daftar di bidang IT tapi pertanyaan diminta menghitung jualan kain. Jadi memang suara publik harus didengar," ujar Astriana.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pabrik Semen Baturaja (Bm)

Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:30 WIB

20,48 Persen Laba Bersih 2019 Semen Baturaja Dibagikan Sebagai Dividen Tunai

Jakarta - Para pemegang saham PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR), sebuah BUMN industri semen di Sumatera Selatan, dalam Rapat Umum Pemegang Sahan Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (05/08/2020),…

Pengendalian hama lewat penyemprotan

Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:08 WIB

Wuih, Penyemprotan Basmi Hama di Tanjab Timur

Pertengahan Juli lalu petani bersama dengan petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) melakukan pengamatan rutin di area pertanaman padi Desa Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang,…

Panen Padi (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 06 Agustus 2020 - 18:49 WIB

Petani Kena Pajak PPN yang Beromzet Rp4,8 Miliar

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (Kepala BKF) Febrio Kacaribu mengatakan kontribusi sektor pertanian sangat besar bagi Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, rata-rata sebesar 13%. Namun, kontribusi…

tinplate/ iluastrasi

Kamis, 06 Agustus 2020 - 18:33 WIB

Leader dalam Pasar Tinplate! Latinusa Bakal Pertahankan Pangsa Pasar di atas 60% Tahun Ini

Jakarta-Presiden Direktur PT Pelat Timah Nusantara Tbk (Latinusa) Jetrinaldi, dalam paparan publiknya, di Jakarta, Kamis (6/8/2020), mengatakan, produsen tunggal produk tinplate, PT Pelat Timah…

Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita beserta jajarannya menyambangi Laboratorium Sentral SUCOFINDO yang didampingi oleh Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) Bachder Djohan Buddin.

Kamis, 06 Agustus 2020 - 18:01 WIB

Menperin Sambangi Laboratorium Sentral Sucofindo, Pastikan Kapabilitas untuk Dukung Industri Nasional

Cibitung (5/8) – Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita beserta jajarannya menyambangi Laboratorium Sentral SUCOFINDO guna pastikan kapabilitas untuk dukung industri…