Industri Perhiasan Hartadinata Dilengkapi Fasilitas Inovasi Dogital

Oleh : Herry Barus | Kamis, 02 Juli 2020 - 16:00 WIB

Industri Perhiasan Hartadinata Dilengkapi Fasilitas Inovasi Dogital
Industri Perhiasan Hartadinata Dilengkapi Fasilitas Inovasi Dogital

INDUSTRY.co.id - Bandung-PT Hartadinata Abadi Tbk (Hartadinata), produsen dan penyedia perhiasan emas terintegrasi Indonesia, memasuki era new normal dengan serangkaian inovasi-inovasi di kanal digital. Inovasi ini meliputi hrta.store, Masduit, dan yang terbaru adalah kerja sama dengan platform e-commerce Shopee. Inovasi-inovasi digital ini bertujuan memperpendek jalur pemasaran di tengah pandemi COVID-19, sekaligus mengurangi kontak fisik antara pelanggan dan karyawan.

Hrta.store merupakan platform transaksi perhiasan emas B2B (Business to Business) yang ditujukan untuk pelanggan grosir dan retail. Melalui platform ini, pelanggan dapat mengikuti perkembangan produk-produk terbaru Hartadinata secara real time dan memesan perhiasan emas secara online. Sementara itu, Masduit adalah platform jual, beli, ambil dan transfer emas mulai dari pecahan 0,1 gram. Masduit memungkinkan masyarakat untuk berinvestasi emas, tidak hanya sebagai instrumen investasi jangka panjang, namun juga sebagai solusi proteksi aset yang menjadi nilai tambah bagi para pemilik aset, terutama di saat keadaan ekonomi tidak kondusif seperti ini.

Chief Executive Officer PT Hartadinata Abadi Tbk, Sandra Sunanto, Kamis (2/7/2020)  mengatakan, “Inovasi-inovasi digital ini merupakan bagian dari rencana strategis Hartadinata di tahun 2020 untuk memperpendek jalur pemasaran dan mendekatkan diri dengan para pelanggan. Namun, implementasinya kami percepat karena adanya pandemi COVID-19, serta untuk menanggapi era new normal, di mana kesehatan para pelanggan dan karyawan menjadi prioritas utama bagi kami.”

Kerja sama e-commerce Shopee : ACC by Hartadinata Official Mall

Selain berbagai inovasi tersebut, Hartadinata juga tengah menjajaki berbagai alternatif kerja sama di dunia yang semakin digital dan terkoneksi saat ini, termasuk peluang kerja sama dengan platform-platform e-commerce. 

Pada hari ini, kerja sama antara Hartadinata dengan Shopee telah resmi diluncurkan. Sebagai inovasi digital Hartadinata yang terbaru, bentuk kerja sama dengan Shopee sangat eksklusif, yaitu koleksi perhiasan ACC (Aurum Collection Centre) by Hartadinata Official Mall yang tersedia di Shopee tidak akan tersedia di kanal e-commerce lainnya.

Chief Executive Officer PT Hartadinata Abadi Tbk, Sandra Sunanto mengatakan, “Hartadinata memilih Shopee karena merupakan e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan. Shopee menjadi platform belanja online yang paling digemari oleh perempuan dewasa, menikah maupun remaja di seluruh Indonesia, sehingga cocok sekali dengan target pasar Hartadinata. ACC by Hartadinata Official Mall menghadirkan beragam pilihan produk yang luas, yaitu cincin kasual, kalung nama, liontin, gelang, cincin/couple ring dan logam mulia mulai dari pecahan 0,1 gram. Keunggulan lainnya adalah pembeli perhiasan dari platform Shopee dapat menjual kembali perhiasannya ke toko-toko ACC Hartadinata yang tersedia di seluruh wilayah Indonesia.”

 

Head of Brands Management Shopee Indonesia, Daniel Minardi mengatakan, “Shopee menyambut baik kerja sama dengan Hartadinata Abadi dalam menghadirkan ACC by Hartadinata Official Mall dalam aplikasi Shopee. Di tengah situasi di mana masyarakat dihadapkan dengan keadaan realita baru atau disebut dengan new normal, Shopee, sebagai perusahaan e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan, berupaya untuk terus mendukung mitra brand dalam meningkatkan online presence serta menghadirkan kemudahan akses terhadap rangkaian produk dari mitra brand terpercaya kepada pengguna. Sejalan dengan kampanye #ShopeeDariRumah, kami berharap kerja sama ini memperluas pilihan produk dan dapat memberikan pengalaman belanja online terbaik dan aman dalam belanja perhiasan emas bagi pengguna di seluruh Indonesia.”

Tren menunjukkan terjadi perubahan perilaku konsumen di masa pandemi ini, yaitu masyarakat lebih terintegrasi dengan teknologi digital, salah satunya lebih sering melakukan belanja secara online. Menurut hasil riset Kantar COVID-19 Barometer, transaksi jual beli e-commerce di Indonesia mayoritas dilakukan oleh pengguna baru, dan diprediksi akan terus meningkat hingga 56%. Sementara itu, tren penjualan emas dan perhiasan emas hingga saat ini terus bergerak positif mengikuti pergerakan emas dunia.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) (Photo by RRI)

Senin, 10 Agustus 2020 - 11:45 WIB

Legislator Ini Desak Pemerintah Tunda Kenaikan Tarif Tol Belmera: Jangan Tambahin Beban Baru, Rakyat Lagi Susah

Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu mendesak Pemerintah untuk menunda kenaikan tarif tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera).

Tilang oleh Polisi Lalulintas

Senin, 10 Agustus 2020 - 11:28 WIB

Catat! Kena Tilang Ganjil Genap di Denda Rp500 Ribu, Pelanggar: Saya Gak Tahu Jalan dari Bandung ke Jakarta, Padahal Udah Liat Google Maps

Wakil Kasat Lantas Polrestro Jaktim Kompol Maulana mengatakan di hari pertama sanksi tilang terhadap pelanggar ketentuan ganjil-genap di Jakarta Timur didominasi oleh pengendara dari luar wilayah…

PT Sumber Global Energy Tbk

Senin, 10 Agustus 2020 - 11:10 WIB

PT Sumber Global Energy Tbk Raih Rp54 Miliar Dana IPO

PT Sumber Global Energy Tbk resmi menjadi perusahaan tercatat ke-35 sepanjang 2020 di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan perolehan dana IPO sebesar Rp54 miliar.

 PT Pegadaian (Persero)

Senin, 10 Agustus 2020 - 11:02 WIB

Webinar Emas Merdeka Pegadaian Sukes Sedot 19.000 Peserta

Webinar yang bertajuk “Merdeka Finansial di Era New Normal” ini diadakan serentak di seluruh Indonesia dengan menghadirkan 12 Senior Vice President PT Pegadaian (Persero) dan 8 (delapan)…

Ilustrasi Investasi di Jakarta Selatan

Senin, 10 Agustus 2020 - 11:02 WIB

Catat! Ini Fakta-fakta Jakarta Selatan Makin Seksi untuk Investasi

Realisasi investasi PMA dan PMDN berdasarkan wilayah kota administrasi, paling tinggi berada di Jakarta Selatan dengan total realisasi investasi sebesar Rp13,5 triliun.