Jokowi Wanti-wanti Jajarannya: Hati-hati, Jangan Sampai Ekonomi Bagus, Tapi Covid-nya Naik, Ingat Bukan Itu yang Kita Inginkan!

Oleh : Candra Mata | Rabu, 01 Juli 2020 - 09:05 WIB

Presiden Jokowi (ist)
Presiden Jokowi (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Presiden Joko Widodo mengatakan ancaman pandemi virus korona atau Covid-19 di Indonesia masih belum berakhir, ini ditandai dengan kondisi yang masih berubah-ubah dan dinamis. 

Menurut Presiden Jokowi diperlukan upaya bersama untuk menjaga agar jangan sampai muncul gelombang kedua. Dan yang dihadapi sekarang ini bukan hanya krisis kesehatan, tetapi juga masalah ekonomi. 

"Saya titip yang kita hadapi ini adalah bukan hanya urusan krisis kesehatan, tapi juga masalah ekonomi, krisis ekonomi. Karena kalau kita lihat sekarang ini yang namanya demand terganggu, suplai terganggu, produksi terganggu. Pada kuartal yang pertama kita masih tumbuh, keadaan normal kita di atas 5 (persen), tapi kuartal pertama kita masih bisa tumbuh 2,97 (persen). Tetapi di kuartal kedua kita sangat khawatir bahwa kita sudah berada di posisi minus pertumbuhan ekonomi kita," ungkap Jokowi di Semarang Jawa Tengah Selasa Kemarin. 

Jokowi juga mewanti-wanti jajaran pemerintahan di daerah supaya berhati-hati dalam mengelola pandemi sehingga urusan kesehatan dan ekonomi bisa berjalan beriringan. 

Ia meminta agar daerah tidak membuka ekonomi tanpa ada sebuah kendali yang baik di bidang kesehatannya.

"Jangan sampai melonggarkan tanpa sebuah kendali rem sehingga mungkin ekonominya bagus, tapi Covid-nya juga naik. Bukan itu yang kita inginkan," tegasnya.

Jokowi juga menyadari bahwa persoalan ekonomi bukanlah perkara mudah dan juga dialami oleh semua negara di dunia.

Menurutnya dari data yang diterimanya, ekonomi global pada tahun 2020 diperkirakan akan mengalami kontraksi dan tumbuh negatif.

"Oleh sebab itu, kalau kita bisa mengatur, mengelola gas dan rem antara Covid, antara kesehatan dan ekonomi, inilah yang kita harapkan. Ini menjadi tanggung jawab kita semuanya, bukan hanya gubernur, bupati, dan wali kota, tetapi jajaran Forkompinda, TNI, Polri, seluruh gugus tugas agar betul-betul menjaga agar itu bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aktifitas bongkar muat pelabuhan

Selasa, 11 Agustus 2020 - 19:42 WIB

Dukung Ekonomi Daerah, Pelindo IV Biak Layani Pelayaran Perdana Tanto Intim Line

Hal itu dibuktikan dengan pelayanan pelayaran perdana kapal kargo, KM Tanto Lestari oleh Pelindo IV di Dermaga Umum Pelabuhan Laut Biak pada Minggu 9 Agustus 2020 lalu.

Aktivitas industri makanan dan minuman (mamin)

Selasa, 11 Agustus 2020 - 19:20 WIB

Jaga Tren Positif Industri Mamin, Ini Taktik Jitu Kemenperin

Industri makanan dan minuman (mamin) merupakan salah satu sektor manufaktur yang masih mampu tumbuh positif pada triwulan II tahun 2020 setelah tertekan berat akibat dampak pandemi Covid-19.…

PT Sentul City Tbk (BKSL) (thepresidentpostindonesia)

Selasa, 11 Agustus 2020 - 19:05 WIB

Alamak! PT Sentul City Tbk Digugat Pailit oleh Keluarga Bintoro, Ada Apa?

PT Sentul City Tbk (BKSL) digugat pailit ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat oleh keluarga Bintoro.

Pekerja Industri Manufaktur Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2020 - 18:35 WIB

Jangan Panik! Subsidi Gaji Pekerja Rp600 Ribu Bakal Berlaku untuk Semua Sektor Industri dan Profesi

Menteri Ketenagakerjaan (menaker) Ida Fauziah memastikan para penerima subsidi gaji Rp600 Ribu untuk para pegawai tidak akan dibatasi sektor usaha dan jenis pekerjaannya.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)

Selasa, 11 Agustus 2020 - 18:15 WIB

Mendag Agus Lepas Ekspor Perdana PT Sido Muncul ke Arab Saudi

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto sambut gembira ekspor perdana emiten PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) untuk produk rempah-rempah.