Masyarakat Sepak Bola Indonesia Menanti Kembalinya Shin Tae-yong

Oleh : Herry Barus | Selasa, 30 Juni 2020 - 16:30 WIB

Shin Tae-yong (Foto Dok Bola.com)
Shin Tae-yong (Foto Dok Bola.com)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Publik Indonesia sangat menantikan kehadiran Shin Tae Yong kembali ke tanah air untuk dapat melatih tim nasional. Para pencinta sepak bola Indonesia sangat menyayangi Shin, sebagai pelatih dengan rekam jejak ekselen dari sesama negara Asia yang punya tekad kuat memajukan sepak bola Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam percakapan melalui konferensi virtual dengan pelatih kepala timnas Indonesia Shin Tae Yong, belum lama ini.

“Saya tahu Shin Tae Yong pelatih profesional dan hebat. Kualitasnya sangat baik. Karena itu, kami sangat menunggu kedatangan Shin kembali ke tanah air,” kata Iriawan.

Lebih jauh, pria yang akrab disapa ‘Iwan Bule’ itu menegaskan keinginannya untuk berkomunikasi dengan Shin secara kekeluargaan.

“Saya menganggap Anda sebagai adik saya. Usia saya 58 tahun, Shin Tae Yong 52 tahun. Sudah seperti adik dalam keluarga saya, karena itu mari berkomunikasi sebagai keluarga,” kata Iriawan.

Lebih jauh, Ketua Umum PSSI memaparkan alasan mengapa timnas Indonesia tak bisa memenuhi permintaan Shin Tae Yong untuk menggelar pemusatan latihan atau training camp (TC) di Korsel.

“Pertama, karena Timnas U-19 yang akan dipersiapkan ke Piala Dunia U-20 2021 masih dalam proses seleksi. Tentu tidak efektif membawa rombongan sebanyak itu ke luar negeri,” papar Iriawan.

Kedua, sesuai kontrak, Shin dipercaya menangani tiga level timnas yakni U-19, U-23 dan timnas senior.

“Tidak mungkin membawa semua level timnas ke Korsel. Sementara dalam waktu bersamaan, Timnas U-19 dan Timnas Senior memiliki prioritas sama pentingnya,” jelas Iriawan.

Sebagaimana diketahui, Timnas U-19 bersiap mengikuti Piala AFC U-19 di Uzbekistan sebagai persiapan Piala Dunia U-20 2021. Pada saat yang sama, Timnas Senior harus segera berkonsentrasi menghadapi tiga laga lanjutan Pra Piala Dunia untuk memperbaiki peringkat Indonesia di ranking FIFA.

“Jika yang berangkat hanya Timnas U-19, maka Timnas Senior yang bersiap untuk Pra Piala Dunia dan Piala AFF tidak akan tertangani,” urainya. Lain halnya jika TC berlangsung di Indonesia, maka semua level timnas akan dapat ditangani dengan baik.

Demikian pula jika alasannya terkait Pandemi Covid-19, PSSI bisa mencarikan tempat yang aman, sebagaimana Timnas U-16 mulai berlatih dengan protokol kesehatan ketat pada awal Juli mendatang.

Dalam pembicaraan ini, Shin Tae Yong menekankan, dirinya tak ada maksud berpolemik dengan PSSI.

“Saya memiliki keinginan besar untuk memajukan sepak bola Indonesia. Saya pun patuh dan taat kepada Ketua Umum PSSI untuk melakukan berbagai hal demi peningkatan prestasi sepak bola Indonesia,” terangnya.

Shin memaparkan, dalam waktu dekat ia akan menyampaikan hasil seleksi dan juga road map atau peta jalan Timnas U-19 menuju Piala Dunia U-20 2021.

Seandainya tidak memungkinkan berlatih di luar negeri, Shin menyatakan siap memimpin latihan timnas di tanah air, serta bersama berjuang menaikkan peringkat Indonesia di ranking FIFA.

“Saya siap membantu Ketua Umum PSSI, demikian pula Ketua Umum PSSI membantu saya. Kita bersama-sama bergandengtangan untuk memajukan sepak bola Indonesia. Kita harus berbagi pikiran untuk mendapatkan hasil yang kita inginkan,” tegas pelatih yang memimpin Korsel berlaga di Piala Dunia 2018 Rusia itu.

Iriawan menyambut baik penjelasan Shin Tae Yong.

“Mari kita bicarakan dengan detail di Indonesia. Kamsahamnida, terima kasih,” kata Iriawan.(*)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Migas Ilustrasi

Senin, 28 September 2020 - 16:35 WIB

SKK Migas-Chevron Pacific Indonesia Tandatangani Heads of Agreement Transisi WK Rokan

Perjanjian tersebut, menurut Dwi, bersifat win-win bagi kedua pihak, karena dengan adanya kejelasan pengembalian investasi maka harapannya produksi WK Rokan tidak menurun.

25 Rumah Adat Sumba Terbakar/ Foto: Emanuel Dapaloka

Senin, 28 September 2020 - 16:29 WIB

25 Rumah Adat Sumba Terbakar, Masyarakat Sangat Butuh Bantuan

Sumba-Setelah musibah kebakaran yang menimpa kampung tradisional Umbu Koba, Sumba, NTT pada Minggu 27/9/20, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) mulai menyalurkan bantuan.

Nasrullah, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan (Doc: Kementan)

Senin, 28 September 2020 - 16:16 WIB

Pusvetma Lakukan Vaksinasi Rabies Drive Thru Pertama di Indonesia

Satuan Kerja Badan Layanan Umum (BLU) Bidang Kesehatan di bawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian, Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) melakukan…

 Danlantamal III dan 30 Personel Gowes Bersama

Senin, 28 September 2020 - 16:00 WIB

Danlantamal III dan 30 Personel Gowes Bersama

Olahraga menggunakan sepeda menjadi tren semasa pandemi Covid-19 di Indonesia. WHO telah menyarankan bersepeda sebagai salah satu cara terbaik untuk tetap aktif dimasa pandemi Covid-19. Bersepeda…

Wilayah kerja migas

Senin, 28 September 2020 - 15:58 WIB

Planned Shutdown Selesai, Lapangan Banyu Urip Berpotensi Tambah Produksi Minyak Hingga 450 Ribu Barel

Kegiatan planned shutdown Central Processing Facility Lapangan Banyu Urip yang dilaksanakan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) ExxonMobil Cepu Ltd. (EMCL) berhasil diselesaikan lebih…