Soal Kemarahan Presiden, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Oleh : Kormen Barus | Selasa, 30 Juni 2020 - 05:22 WIB

Sri Mulyani Menteri keuangan (ist)
Sri Mulyani Menteri keuangan (ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta – Usai Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR di Gedung DPR RI, Senin (29/6), Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan, saat ini semua jajaran pemerintah akan terus berbenah dan mempercepat cara kerja dalam merealisasikan anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19.

Menurut Menkeu, Covid-19 telah menimbulkan krisis, sehingga penanganannya juga harus dipercepat. "Jadi memang harus lakukan itu, intruksi yang disampaikan beliau. Ini bagus untuk kita semua, ada sense of crisis yang dilakukan," jelas dia.

Ia menyebut bahwa realisasi stimulus untuk penanganan kesehatan, termasuk Covid-19, baru 4,68% dari anggaran yang disiapkan pemerintah di sektor tersebut yang mencapai Rp 87,55 triliun. "Update mengenai pemulihan ekonomi nasional untuk kesehatan mencapai 4,68%," ujar dia.

Soal kemarahan Presiden, menurut Sri, dirinya dan semua pejabat di pemerintahan akan terus berbenah serta bekerja lebih cepat dalam merealisasikan anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19.

"Kami kerja lebih keras dan lebih cepat, lebih baik. Itu yang diharapkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo," jelas Sri Mulyani usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Gedung DPR RI, Senin (29/6).

Menurut Menkeu, penyaluran stimulus kesehatan masih terkendala oleh proses administrasi dan verifikasi yang ketat (rigid). Bahkan, untuk biaya klaim perawatan pasien, tingkat verifikasi pada rumah sakit RS yang belum diproses masih tinggi. Kedua, untuk realisasi stimulus perlindungan sosial hingga akhir Juni ini, sudah terealisasi 34,06% setara dengan Rp 69,44 triliun yang sudah tersalurkan kepada masyarakat.

Sementara dana yang dialokasikan pemerintah sebesar Rp 203,90 triliun. Ketiga, untuk serapan di sektoral dan pemda dari yang dialokasikan pemerintah sebesar Rp 106,11 triliun baru terealisasi 4,01% atau setara dengan Rp 4,25 triliun.

Selanjutnya untuk realisasi insentif untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sudah mencapai 22,74% atau setara Rp 34,24 triliun dari yang dialokasikan pemerintah sebesar Rp 123,46 triliun. Sementara itu, untuk insentif pembiayaan korporasi bahkan masih di level nol persen atau sama sekali belum terimplementasikan. Kemudian insentif usaha dalam bentuk perpajakan relatif baik dengan realisasi 10,14% atau setara Rp 12,30 triliun dari total anggaran Rp 120,61 triliun.

Sebagai informasi, pemerintah menganggarkan Rp 695,20 triliun untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Fokus penanganan pemerintah sebagian besar diarahkan untuk perlindungan sosial dan dorongan terhadap UMKM guna mengurangi tekanan selama pandemic Covid-19.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengungkapkan kekesalan dan kemarahannya kepada para menteri dan pimpinan lembaga pemerintah yang dinilainya tak maksimal dalam menangani pandemi Covid-19. Hal tersebut terungkap dalam video yang diunggah Sekretariat Presiden melalui akun Youtube-nya, Minggu (28/6). Dalam keterangan video itu disebutkan, kemarahan Presiden itu disampaikan pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada 18 Juni 2020.

Presiden melihat, sejauh ini tak ada perkembangan signifikan dari kinerja menteri untuk menghadapi pandemi Covid-19. Padahal, ia mengaku tak segan jika harus mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) maupun peraturan presiden (perpres) agar penanganan Covid-19 lebih maksimal.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Nyamuk Demam Berdarah

Senin, 13 Juli 2020 - 00:02 WIB

Tolong Catat! Kasus DBD Hingga Juli Capai 71 Ribu, Jawa Barat Tertinggi

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik dr. Siti Nadia Tarmizi, M. Epid mengatakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia hingga juli mencapai 71.633.…

29 Tahun Tupperware

Minggu, 12 Juli 2020 - 22:10 WIB

Berkat Inovasi Produk, Tupperware Tetap Menjadi Kesayangan 'Mama' Selama 29 Tahun

Di Indonesia, tepat 29 tahun yang lalu Tupperware hadir di tengah masyarakat, ya! 29 tahun, sebuah perjalanan yang tidak singkat bagi sebuah merek untuk dapat terus eksis dan di cintai, terlebih…

Eksotisme Goa-Goa Pangandaran, Seiring Wista Seru di Era New Normal

Minggu, 12 Juli 2020 - 21:15 WIB

Eksotisme Goa-Goa Pangandaran, Seiring Wisata Seru di Era New Normal

Wisata seru di era new normal, Anda bisa mencoba menelusuri jejak zaman prasejarah lewat goa-goa Pangandaran, Jawa Barat, yang eksotis.

Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media

Minggu, 12 Juli 2020 - 20:17 WIB

Keluarga Bisa Jadi Pintu Masuk Untuk Literasi Digital

Jakarta-Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat.

Penampakan group musik Weird Genius di Times Square AS

Minggu, 12 Juli 2020 - 20:10 WIB

Muncul di Times Square, Group Musik Asal Indonesia Ini Bikin Masyarakat AS Mabuk Kepayang

Weird Genius, sebuah grup musik yang digawangi Reza Arap, Eka Gustiwana, dan Gerald Liu, mengumumkan sebuah kabar gembira bagi penggemar mereka. Belum lama ini dikabarkan jika karya mereka mendapat…