Tekstil BerbahanOrganik Karya Mahasiswa UBSI

Oleh : Herry Barus | Senin, 29 Juni 2020 - 17:00 WIB

Tekstil Berbahan Organik Karya Mahasiswa UBSI
Tekstil Berbahan Organik Karya Mahasiswa UBSI

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Ajeng Pangestu, mahasiswa semester 6 Program Studi (Prodi) Bahasa Inggris Universitas Bina Sarana Infomatika (UBSI) telah berhasil merintis usaha di dunia fashion anak. Ia membangun bisnis di bidang design dan produksi pakaian anak usia 2-8 tahun dengan bahan organik.

Ajeng juga pernah menjadi pemenang Kompetisi Wiramuda Indonesia ditahun 2018, Ajeng juga telah lolos dan terpilih untuk mengikuti Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) di Politeknik Negeri Batam pada November 2019 silam.

“Pakaian organik merupakan pakaian yang dijahit dari kain organik. Organic cotton garments are likely to be free from chlorine bleaches and synthetic dyes, juga tidak menggunakan pestisida” jelas Ajeng. Rabu (24/06/2020).

Ajeng pun menjelaskan mengenalkan soal kain katun organik kepada khalayak ramai merupakan satu hal yang penting baginya karena bukan saja untuk lingkungan, tapi juga untuk kenyamanan, dan kesehatan kulit anak.

“Banyak orang skeptis tentang pengaruh baju terhadap kulit anak. Jika pernah mencoba  menggunakannya, akan mengetahui bahwa mengganti bahan pakaian memang berpengaruh signifikan, terutama untuk anak-anak yang kulitnya sensitif,” tutur Ajeng.

Perempuan dengan IPK terakhir 3,95 ini pun menjelaskan bahwa serat kainnya lebih halus dibanding kain katun konvensional, breathable, tidak mengandung pestisida dan bahan kimia berbahaya, tentunya aman dikulit anak yang sensitif. Kulit anak-anak yang cenderung lebih sensitif, lebih adaptif terhadap bahan katun yang melalui proses 100% alami.

“Anak-anak mudah gatal karena keringat atau menderita eczema, katun organik adalah pilihan yang tepat. Karena bahan pakaian ini tidak memperburuk kondisi gatal dan justru membuat anak merasa nyaman karena memiliki daya serap keringat yang baik, dan memberikan kulit ruang untuk bernafas,” ungkap perempuan yang saat ini sudah memiliki kurang lebih 9 karyawan ini.

Ia juga memaparkan pemrosesan alami merangsang katun organik untuk melepaskan karakter terbaiknya, seperti anti tungau, bakteri dan jamur (yang menyebabkan bau badan), dan memiliki daya pakai cukup lama karena kualitas kapas yang maksimal, serta berdampak baik untuk lingkungan karena kain organik tidak mengandung plastik yang sulit diurai bumi. Kain organik adalah kain yang eco-friendly dan biodegradable.

“Sayangnya, pakaian organik banyak di produksi brand-brand anak di luar negeri yang harganya masih cukup tinggi” kata Ajeng.

Ajeng juga menyampaikan bahwa pakaian organik sendiri belum banyak dijual di Indonesia namun ada beberapa brand pakaian anak di Indonesia yang sudah mulai memproduksi pakaian anak dengan kain organik seperti balabalabear yang merupakan brand yang diproduksinya.

“Setiap model pakaiannya menggunakan design gambar sendiri yang unik serta menarik, dengan warna-warni ceria kesukaan anak-anak. Jadi tidak hanya nyaman dikenakan, juga ramah lingkungan. Koleksi kami bisa didapat melalui website balabalabear.id atau melalui instagram di @balabalabear dan bisa dikunjungi ke salah satu storenya di Grand Galaxy Park, Bekasi” tutup Ajeng

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tim e-Sport Indonesia Siap Berlaga di Kejuaran e-Sport Dunia

Sabtu, 16 Januari 2021 - 15:30 WIB

Hebat! RRQ Hoshi, Alter Ego, Aerowolf dan Bigorton Wakili Indonesia di Kejuaraan e-Sport Dunia

Sebagai Dewan Pembina PB e-Sport, Bamsoet mengajak para fans e-Sport di Indonesia untuk bersatu memberikan dukungan kepada keempat Tim e-Sport yang akan bertanding tersebut. Jangan sampai para…

Satgas Kemanusiaan Marinir

Sabtu, 16 Januari 2021 - 15:00 WIB

Satgas Kemanusiaan Marinir Bantu Korban Banjir di Banjarmasin

Seluruh personel berikut perlengkapan diterbangkan dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, menggunakan pesawat angkut A-I327 Hercules TNI Angkatan Udara dengan waktu keberangkatan pukul 05.10…

Satgas Pamtas Yonif 642 Bersihkan Sampah dan Lumpur Pasca Banjir

Sabtu, 16 Januari 2021 - 14:30 WIB

Satgas Pamtas Yonif 642 Bersihkan Sampah dan Lumpur Pasca Banjir

Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas bersama warga masyarakat, gotong royong membersihkan sampah dan lumpur yang terbawa banjir di lingkungan SDN 1 Jagoi Babang, Desa Jagoi Babang,…

Menparekraf Sandi Berenang di Mandalika

Sabtu, 16 Januari 2021 - 14:10 WIB

Pamer Potret 'Nyebur' di Kuta Mandalika, Sandi Tuai Banjir Pujian Warganet: Pak Menteri Joss Banget!

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengunggah potret beberapa spot di pantai Mandalika Nusa Tenggara Barat yang disebutnya akan menjadi lokasi penyelenggaraa kegiatan olahrga Triathlon.…

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Sabtu, 16 Januari 2021 - 14:00 WIB

Prajurit TNI Bantu Korban Gempa Majene dan Mamuju Sulbar

TNI telah memberangkatkan 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Batalyon Infanteri (Yonif) 721/Makkasau dan Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 8 dari Kodam XIV/Hasanudin. Sedangkan peralatan yang…