Dapat Rp6,84 Triliun, Ini Rincian Belanja Menteri ESDM Arifin

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 27 Juni 2020 - 11:05 WIB

Menteri ESDM Arifin Tasrif
Menteri ESDM Arifin Tasrif

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menegaskan, pagu indikatif Kementerian ESDM tahun 2021 yang telah diputuskan bersama Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sebesar Rp6,84 triliun, pada Rabu (25/6) akan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Indonesia.

"Anggaran yang telah disetujui DPR ini benar-benar kita gunakan untuk kepentingan masyarakat banyak," kata Arifin beberapa waktu lalu di Jakarta. 

Adapun besaran pagu indikatif ini, jelas Arifin, naik 10% dibandingkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Tahun 2020 yang mencapai Rp6,2 triliun. 

Arifin kemudian merinci belanja yang akan dilakukan dari anggaran tersebut. 

"Sebesar 47,1% atau Rp3,22 triliun dari pagu indikatif Rp6,84 triliun tersebut akan digunakan untuk belanja fisik," ucapnya. 

Belanja dimaksud ialah pembangunan jaringan gas untuk rumah tangga, konkit nelayan, konkit petani, konversi mitan ke LPG, PLTS Atap, pos pengamatan gunung api, geopark hingga peralatan mitigasi bencana geologi.

Selanjutnya anggaran akan digunakan untuk belanja publik non-fisik seperti pembinaan, pengawasan, pelayanan publik/perizinan, penyusunan kebijakan/peraturan, survei, penelitian dan pengembangan serta pendidikan dan pelatihan telah dianggarkan sebesar Rp1,59 triliun atau 23,2%. 

"Sementara 29,7% atau Rp2,03 triliun dibelanjakan untuk keperluan aparatur seperti pembayaran gaji dan tunjangan, operasional dan pemeliharaan kantor, pengadaan peralatan kerja," sebutnya. 

Sementara itu, Ia juga menjelaskan terkait prioritas sektor ESDM pada tahun 2021 yang akan terfokus pada tiga pembangunan infrastuktur, yaitu infrastruktur minyak dan gas bumi, infrastruktur Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) dan infrastuktur Badan Geologi.

"Anggaran pada infrastruktur migas akan dialokasikan untuk pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga sebanyak 138.206 sambungan rumah (SR) dengan total anggaran sebesar Rp1,4 triliun, pembagian konverter kit untuk nelayan sebanyak 25.000 paket dengan total anggaran Rp218,8 miliar," imbuh Arifin. 

Selain itu, konverter kit untuk petani akan dibagikan sebanyak 25.000 paket, serta konversi minyak tanah ke LPG 3 kg (remote area) sebanyak 139.070 paket dengan besaran anggaran Rp70,4 miliar.

Sementara alokasi anggaran EBTKE akan digunakan untuk pembangunan rooftop perkantoran/gedung sosial/rumah ibadah berkapasitas 21 MegaWatt Peak (MWp) dengan total anggaran Rp463,3 miliar. 

Lalu 22 unit revitalisasi pembangkit EBT sebesar Rp111,7 miliar, 46 unit PLTS penunjang tugas K/L sebesar Rp60,6 miliar dan 25.000 unit pembagian tabung listrik sebesar Rp93,5 miliar dan Penerangan Jalan Raya Umum Tenaga Surya (PJU-TS) di 18.888 titik.

Selain itu, dana infrastruktur Badan Geologi akan dimanfaatkan untuk pembangunan 5 pos pengamatan Gunung Api sebesar Rp11,8 miliar, Rp23,3 miliar sistem mitigasi bencana geologi di 4 lokasi, pusat informasi geologi geopark di 2 lokasi sebesar Rp7,5 miliar.

"Selanjutnya, 8 rekomendasi survei keprospekan sumber daya dan cadangan panas bumi sebesar Rp426,2 miliar, Rp104,8 miliar untuk pembangunan data dan informasi migas/survei seismik migas di 3 lokasi, dan pengembangan jaringan pemantauan air tanah di 11 Cekungan Air Tanah sebesar Rp31,8 miliar," pungkas Arifin.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kebun Tembakau

Kamis, 06 Agustus 2020 - 17:42 WIB

Industri Hasil Tembakau Sangat Tertekan Padahal Kontribusinya pada APBN sangat Besar dan Menggairahkan Sektor Padat Karya

Jakarta (6/8/2020) – Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) menyatakan industri hasil tembakau telah menggairahkan sektor padat karya, dengan memberikan dampak berantai (multiflier effect)…

Kemenko Marves Ridwan Djamaluddin

Kamis, 06 Agustus 2020 - 17:30 WIB

Genjot Infrastruktur Pariwisata, Pemerintah Bangun Marina Center di Padang

Dalam rangka meningkatkan pelayanan pariwisata di Sumatera Barat (Sumbar) khususnya Mentawai, Pemerintah tengah merancang pembangunan Marina Center di Padang.

Kamis, 06 Agustus 2020 - 17:30 WIB

Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Siap Selenggarakan Piala Dunia U-20

Langkah serius dilakukan Pemerintah Republik Indonesia terhadap persiapan Piala Dunia U-20 Tahun 2021. Didampingi Pemerintah Daerah Provinsi Bali dan Kabupaten Gianyar hari Kamis (6/8) siang…

Ilustrasi ANTAM (Foto Sindonews.com)

Kamis, 06 Agustus 2020 - 17:15 WIB

Investor Tolong Catat! Antam Masih Jadi Bagian dari Indeks LQ45 dan IDX30 di BEI

ANTM mengungkapkan bahwa perseroan masih menjadi bagian dari Indeks LQ45 dan IDX30 di Bursa Efek Indonesia (BEI) berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan pihak BEI untuk periode perdagangan…

Sunindo Adipersada IPO (TOYS) (Photo by IDX channel)

Kamis, 06 Agustus 2020 - 17:00 WIB

Sunindo Adipersada (TOYS) Tawarkan 170 Juta Saham di Lantai Bursa

PT Sunindo Adipersada, produsen boneka Internasional pada Kamis (6/8/2020) resmi mencatatkan diri sebagai emiten baru di Bursa Efek Indonesia.