INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menilai selama pandemi hingga pasca pandemi Covid-19 mengubah pola aktivitas sehari-hari manusia di dunia yang cukup signifikan. 

Advertisement

"Satu hal yang pasti di dunia ini adalah perubahan itu sendiri. Seperti yang terjadi pada hampir seluruh umat manusia di dunia selama pandemi hingga pasca pandemi. Pola aktivitas kita sehari-hari mengalami perubahan yang cukup signifikan," tulis Luhut dalam akun facebooknya @LuhutBinsarPandjaitan, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Luhut, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia selama beberapa bulan lalu pun juga mengubah cara konsumsi manusia dari yang sebelumnya offline menjadi online. 

Advertisement

"Saya melihat hal ini sebagai momentum bagi industri kecil dan menengah (IKM) kita untuk naik kelas," jelasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat transaksi penjualan online naim 10-15% selama pandemi Covid-19, dimana kebijakan PSBB dan Work From Home (WFH) banyak diterapkan instansi swasta maupun pemerintah.

Advertisement

"Untuk itulah saya fikir bahwa pembentukan ekosistem di lingkungan pelaku bisnis demi menyambut era baru Industry 4.0 harus segera dilakukan," ungkap Luhut.

Tak hanya ramai jadi perbincangan di dunia, lanjut Luhut, era baru dalam perindustrian juga sudah mulai di Indonesia sejak peresmian peta jalan (roadmap) Making Indonesia 4.0 oleh Presiden Joko Widodo.

Advertisement

"Mengapa saya sangat fokus agar kebijakan ini bisa diterapkan secara menyeluruh? Karena tingginya konsumsi domestik yang terjadiclewat UMKM dan IKM ini jadi berkahxdi tengah tantangan pandemi yang dihadapi bangsa Indonesia," katanya.

Maka dari itu, pemerintah Indonesia memberikan perhatian yang lebih untuk mendorong UMKM dan IKM agar bisa punya jaringan bisnis online lewat program e-Smart IKM yang merupakan bagian dari gerakan #BanggaBuatanIndonesia yang fokus untuk mendorong masyarakat ikut membeli produk-produk karya anak bangsa.

Dalam pengembangannya, program e-Smart IKM adalah sistem database IKM yang menampilkan profil industri, sentra dan produk yang diintegrasikan dengan platform e-Commerce.

Pelaksanaan program e-Smart IKm ditujukan untuk pengembangan ekonomi berbasis digital, peningkatan ekspor IKM, serta perluasan akses pasar dan pendanaan. 

"Tujuannya agar kita dapat menjadi “showcase” produk sendiri, bukan hanya menjadi “reseller” produk negara lain. Selain itu saya melihat peluang besar bagi industri Indonesia untuk menjadi lebih maju, karena mempunyai kemampuan dalam mengembangkan produk–produk yang dibutuhkan. Seperti yang saya lihat beberapa waktu lalu kala pandemic COVID-19 menyebar di Indonesia, industri kita punya kemampuan mengembangkan produk-produk yang dibutuhkan seperti ventilator. Sebelum adanya pandemi COVID-19, belum ada industri di Indonesia yang memproduksi ventilator, tetapi dalam waktu kurang dari tiga bulan, pemerintah bisa mendorong beberapa universitas untuk menjalin kerja sama dengan industri yang bisa memproduksi ventilator. Saat ini, industri dalam negeri yang bekerja sama dengan beberapa universitas yang ada di Indonesia, telah berhasil memproduksi ventilator "high grade" dengan teknologi tinggi," papar Luhut.

Menurut Luhut, program ini harus diikuti oleh seluruh pelaku UMKM dan IKM. Pasalnya, banyak keuntungan yang ditawarkan seperti, promosi di e-Commerce, pelatihan di media pemasaran online, pendampingan selama masa berlaku program, serta fasilitas akses digital akun e-Commerce untuk akses pemasaran produk/usaha, serta yang tidak kalah pentingnya adalah kesempatan produk/udahanya untuk go-internasional dengan memperluas jaringan bisnis secara online lewat platform e-Commerce besar yang sudah ada di Indonesia.

"Saya berharap pandemi ini mampu kita lewati dengan solidaritas antar sesama manusia Indonesia, dengan saling menjaga satu sama lain, dan juga saling membantu di antara kita yang sedang kesulitan. Dengan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, serta memprioritaskan membeli karya dan produk dari pelaku UMKM dalam negeri. Sehingga terciptalah momentum berupa perubahan yang besar dan baik bagi industri dalam negeri agar menjadi tuan di negerinya sendiri," tutup Luhut.

Postingan Luhut itupun di komentari oleh banya netizen salah satunya pamilik akun @Revi Nya Kurnia. "Saya berharap opung sehat selalu, biar terus berkarya untuk negeri + lunasin utang. Aamiin,"

"Mantap gagasannya Tulang, semoga Indonesia menjadi tuan rumah di negaranya sendiri dan tuhan membukakan pintu berkatnya buat negara Indonesia yang kita cintai ini," tulis akun @Posmaneria.

"Oppung LBP makin berumur makin ganteng dan kasep, awet muda bgt...Cerdas dan tegas hehehe..
Sukses n sehat terus opung LBP hahaha" tulis akun @Aritra Nuchan

Selain itu, ada juga komentar yang mengkritik salah satunya dari @Dodi Hales Tan. "Investor dan TKA China kapan lagi masuk pung?" tulisnya.