Awas Jangan Main Handphone di Kereta! Dokter: Virus Covid-19 Bisa Nempel Selama 15 Hari

Oleh : Candra Mata | Rabu, 17 Juni 2020 - 20:53 WIB

Iluatrasi main HP di kereta (ist)
Iluatrasi main HP di kereta (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Edward Faisal meminta agar masyarakat tidak menggunakan handphone atau gawai saat berada di ruang publik serta transportasi umum. Sebab, virus corona (Covid-19) bisa menempel di handphone selama 15 hari.

Demikian diungkapkan Dokter Edward Faisal saat mengikuti Talk Show Info Corona dalam bahasan Rombongan Pengguna Kereta (Roker) Mantul yang Santuy Antri dan Anti Kuman, yang digelar Badan Nasional Penangggulan Bencana (BNPB) lewat akun resmi Youtube-nya.

"Handphone itu kan bahan materialnya plastik atau metal ya, nah saat virus nempel di gawai kita bisa bertahan sampai 15 hari," ujar Edward Faisal, Rabu (17/6).

Menurut Edward, masyarakat memang tidak bisa lepas dalam menggunakan handphone di kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan handpone di ruang publik atau moda transportasi sangat berisiko menularkan virus corona.

Ihwal kebiasaan menggunakan handphone saat berada di moda transportasi juga diamini oleh salah seorang pengguna kereta api, Rachmi Rini. Rachmi mengakui masih banyak yang menggunakan handphone saat berada di dalam kereta api, termasuk dirinya.

"Jadi, kalau di kereta itu pasti megang HP. Ada yang nonton Youtube, main game, Whatsapp-an. Tapi kalau untuk bercakap-cakap udah jarang. Kalau saya biasanya buka juga. Tapi kalau ada yang menghubungi, saya tidak angkat," ujar Rachmi dalam acara yang sama.

"Itu mungkin tantangan kami untuk tidak menggunakan handphone di kereta. Tapi dari petugasnya sendiri juga belum ada aturan untuk tidak boleh menggunakan handphone," sambungnya.

Dokter Edward meminta agar sebaiknya maayarakat tidak menggunakan handphone saat berada di transportasi umum. Bahayanya, jika saat bermain handphone ada droplet Orang Tanpa Gejala (OTG) yang menempel di handphone tersebut.

"Apalagi kalau ada orang ngomong bisa nambah lagi tuh (droplet virus) di handphone kita. Jadi selain risiko buat diri kita, tapi buat orang dirumah kita saja. Sebaiknya jangan keluarkan handphone," pungkasnya. (BNPB, Sindonews.com)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Newcomers Festival ke-20 di Frankfurt (Photo by Kemlu)

Selasa, 22 September 2020 - 12:15 WIB

Ramaikan Newcomers Festival, Acep Sumantri: Indonesia Exist di Frankfurt Jerman

Tarian Indonesia kembali meriahkan Newcomers Festival ke-20 di Frankfurt, Jerman. Pada festival tersebut, Pesona Indonesia and Friends tampilkan tarian Gitek Balen dari Betawi.

Metrodata (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 22 September 2020 - 12:14 WIB

SMI Kembangkan Kembangkan Aplikasi NAS

NAS merupakan perangkat penyimpanan yang tersambung ke jaringan dan memungkinkan pengguna dapat menyimpan maupun mengambil data dari media terpusat. NAS memiliki high-capacity storage yang menghubungkan…

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 22 September 2020 - 12:10 WIB

Wah Menkeu Sri Mulyani Lagi Gembira Nih, Ada Apa?

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengapresiasi atas meningkatnya jumlah kementerian/Lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (pemda) yang mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari…

Ilustrasi Pemilihan Pilkada (ist)

Selasa, 22 September 2020 - 12:07 WIB

Tok, Pilkada Serentak Tetap 9 Desember 2029

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung

Menteri Luar Negeri, Retno L.P Marsudi - Memperingati 75 Tahun Berdirinya PBB (Photo by Kemlu)

Selasa, 22 September 2020 - 11:15 WIB

Hadapi Tantangan Global, Menlu RI: 75 Tahun Berdiri, PBB Harus Perkuat Relevansi dan Adaptasi

Menteri Luar Negeri, Retno L.P Marsudi, menghadiri secara virtual di salah satu Pertemuan Tingkat Tinggi untuk Memperingati 75 Tahun Berdirinya PBB.