Membengkaknya Tagihan Listrik Mendorong Kemendag Lakukan Investigasi

Oleh : Herry Barus | Rabu, 17 Juni 2020 - 13:45 WIB

Ilustrasi meteran listrik (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
Ilustrasi meteran listrik (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag ikut menginvestigasi keluhan masyarakat ihwal tagihan listrik yang membengkak selama pandemi Covid-19. Pengujian dilakukan langsung ke meteran listrik di rumah pelanggan PLN.

“Kami lagi hitung lah (potensi kerugian) karena akhir-akhir ini banyak konsumen mengeluhkan tagihannya membengkak atau apa, kami sedang teliti,” kata Dirjen PKTN Veri Anggrijono, Selasa (16/6/2020).

Sejauh ini, Veri baru mendengar membengkaknya tagihan listrik lantaran konsumsi pelanggan PLN yang juga meningkat. Di sisi lain, Veri juga menemukan 14 juta meteran listrik yang telah kedaluwarsa atau melewati masa tera ulang.

“Apakah itu disebabkan dari meter kWh yang akibat tidak ditera dan akurasinya tidak betul, atau misalnya dari hal-hal lain. Tetapi kami melihatnya dari sisi perlindungan konsumen saja ya di UU Perlindungan Konsumen,” papar Veri, seperti dilansir Pusat SiaranPers

Tera ulang pada meteran listrik sifatnya wajib sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal.

Kemudian Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2018 tentang Tera Dan Tera Ulang Alat-Alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya meteran listrik harus ditera setiap 10 tahun oleh petugas tera, agar tertib ukur sektor energi.

Veri menambahkan, pihaknya masih menantikan hasil uji laboratorium dari tim di lapangan yang melakukan pengecekan meteran listrik pelanggan PLN. Bila kerugian yang dirasakan konsumen terbukti, pihak PLN atau bahkan Kementerian BUMN perlu memberikan sikap.

“Kami sedang teliti, beberapa kWh meter ini kami sedang uji laboratorium, kalau hasil uji mengatakan bahwa kWh yang berputar itu melebihi dari normal ya ini dapat merugikan konsumen, kira-kira seperti itu,” pungkasnya

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Perlombaan Diikuti oleh Seluruh WNI di Pyongyang

Kamis, 13 Agustus 2020 - 15:15 WIB

Rayakan Kemerdekaan, WNI di Pyongyang Ikuti Lomba-Lomba Khas Indonesia

KBRI Pyongnyang dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia selenggarakan berbagai perlombaan yang diikuti oleh seluruh WNI di Pyongyang sejumlah 18 orang.

Teknisi perbaikan pesawat

Kamis, 13 Agustus 2020 - 15:10 WIB

Sepi Job, Teknisi Bengkel Pesawat Terpaksa Nganggur

Pukulan telak ke bisnis penerbangan juga berdampak pada lesunya usaha bengkel pesawat, bahkan sudah banyak teknisi atau pekerja bengkel pesawat yang menganggur.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

Kamis, 13 Agustus 2020 - 15:00 WIB

Menteri Teten Masduki Sepakat Sektor Koperasi Tetap Jadi Andalan UMKM

Penguatan pengawasan terhadap pengelolaan koperasi dan transformasi layanan secara digital bakal memperkuat nilai tambah (value added) koperasi untuk anggota karena menjamin keamanan, kecepatan,…

Hari Anak Nasional dan Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT RI ke 57

Kamis, 13 Agustus 2020 - 14:45 WIB

WNI di Slowakia Gelar Perayaan HUT RI

Keluarga besar KBRI Bratislava rayakan Hari Anak Nasional dan rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke 57 dengan berbagai perlombaan khas Indonesia.

Iluistrasi stimulus modal kerja

Kamis, 13 Agustus 2020 - 14:43 WIB

Dear Pak Jokowi! Modal Kerja untuk UMKM Bakal Sia-sia Tanpa Adanya Kepastian Pasar

Pemerintah kan segera merealisasikan program penyaluran uang tunai bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Tak tanggung-tanggung, jumlah anggaran yang merupakan percepatan program…