Tagihan Listrik Bengkak, Erick Thohir: Kita kan Biasa Kalau Tidak Ditagih Lupa, Pas Ditagih Marah

Oleh : Candra Mata | Minggu, 14 Juni 2020 - 13:15 WIB

Menteri BUMN Erick Thohir (ist)
Menteri BUMN Erick Thohir (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri BUMN Erick Thohir angkat bicara terkait lonjakan tagihan listrik yang belakangan dikeluhkan masyarakat.

Menurutnya PLN tidak menaikan tarif dasar listrik. Tagihan listrik yang melonjak merupakan akumulasi dari bulan sebelumnya.

Ia juga tak heran jika masyarakat belakangan ini mengeluhkan lonjakan listrik. Sebab, tagihan yang diberikan adalah tagihan bulan sebelumnya saat wabah covid-19. Akibatnya masyarakat lebih banyak di rumah dan membuat tagihan naik.

"Isu-isu yang lagi hot , kok tiba-tiba tagihan naik, kan bukan naik, yang tadinya bulanan tapi karena ada Covid-19 jadi tidak tertagihkan, baru ditagihkan pada bulan yang bisa ditagihkan. Padahal itu tagihan berapa bulan dijadikan satu. Kita kan biasa kalau tidak ditagih lupa, pas ditagih marah," ujar Erick beberapa waktu lalu di Jakarta. 

Erick menambahkan masyarakat tak perlu cemas dengan lonjakan tagihan listrik. PLN, sambung, Erick, telah mengeluarkan kebijakan agar tagihan dapat di cicil.

"PLN sudah announcement bisa dicicil. Maka itu PLN lakukan inovasi smart meter, distribusi, smart procurement," ucapnya.

Adapaun keringanan cicilan pembayaran tagihan listrik bisa didapatkan jika pelanggan PLN untuk tagihan listrik bulan Juni 2020 naik minimal sebesar 20 persen.

Skemanya, konsumen berhak menerima perlindungan lonjakan dengan hanya membayar sebesar tagihan bulan Juni (penggunaan listrik bulan Mei), ditambah 40 persen dari kenaikan tagihan bulan ini.

Lalu sisanya 60 persen dari kenaikan tagihan listrik di bulan Juni, dibayar pada 3 bulan selanjutnya (dicicil).

Simulasi Cicilan

Sebagai contoh, seorang pelanggan bernama Pak Budi pada bulan Mei tagihan listriknya Rp 1 juta. Kemudian di bulan Juni harus membayar tagihan listrik sebesar Rp 1,5 juta atau naik Rp 500 ribu (naik 50 persen) dibandingkan tagihan bulan Mei (tagihan listrik naik).

Setelah diberikan skema keringanan, Pak Budi hanya perlu membayar tagihan bulan Mei sebesar Rp 1 juta, plus 40 persen kenaikan tagihan bulan Juni sebesar Rp 200 ribu.

Sehingga di Pak Budi membayar total Rp 1,2 juta di bulan Juni. Sisanya, 60 persen dari kenaikan tagihan listrik bulan Juni sebesar Rp 300 ribu, dicicil selama 3 bulan ke depan.

Sehingga ada penambahan masing-masing Rp 100 ribu di bulan Juli, Agustus, dan September.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Perlombaan Diikuti oleh Seluruh WNI di Pyongyang

Kamis, 13 Agustus 2020 - 15:15 WIB

Rayakan Kemerdekaan, WNI di Pyongyang Ikuti Lomba-Lomba Khas Indonesia

KBRI Pyongnyang dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia selenggarakan berbagai perlombaan yang diikuti oleh seluruh WNI di Pyongyang sejumlah 18 orang.

Direktur Eksekutif Pusat Sosial dan Politik Indonesia (Puspolindo) Dian Cahyani

Kamis, 13 Agustus 2020 - 15:12 WIB

Ngeri! Pengamat Cantik Ini Sebut Banyak Calon Tunggal Di Pilkada, Bukti Kemerosotan Demokrasi

Jakarta-Pagelaran Pilkada serentak akan kembali diselenggaran pada 9 Desember 2020. Hampir sebagian besar bakal calon kepala daerah sudah mendapat rekomendasi partai politik untuk maju bertarung…

Teknisi perbaikan pesawat

Kamis, 13 Agustus 2020 - 15:10 WIB

Sepi Job, Teknisi Bengkel Pesawat Terpaksa Nganggur

Pukulan telak ke bisnis penerbangan juga berdampak pada lesunya usaha bengkel pesawat, bahkan sudah banyak teknisi atau pekerja bengkel pesawat yang menganggur.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

Kamis, 13 Agustus 2020 - 15:00 WIB

Menteri Teten Masduki Sepakat Sektor Koperasi Tetap Jadi Andalan UMKM

Penguatan pengawasan terhadap pengelolaan koperasi dan transformasi layanan secara digital bakal memperkuat nilai tambah (value added) koperasi untuk anggota karena menjamin keamanan, kecepatan,…

Hari Anak Nasional dan Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT RI ke 57

Kamis, 13 Agustus 2020 - 14:45 WIB

WNI di Slowakia Gelar Perayaan HUT RI

Keluarga besar KBRI Bratislava rayakan Hari Anak Nasional dan rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke 57 dengan berbagai perlombaan khas Indonesia.