INDUSTRY.co.id, Jakarta-AKBP Drs. H. Sunarto, M.Si, Apt,  Kepala Bagian Instalasi Farmasi RSD Wisma Atlet H. Sunarto, menyampaikan terimakasih, karena setiap hari, selalu ada saja bantuan APD (Alat Pelindung Diri) maupun makanan yang datang ke RSD Wisma Atlet. Tetapi kata Sunarto, ada baiknya jika ada yang ingin memberikan sumbangan APD harus memenuhi syarat yang langsung berhubungan dengan pasien. Seperti dokter dan perawat yang kontak langsung dengan para pasien.

Advertisement

“Ya banyak donasi APD yang diberikan ke sini tetapi tidak memenuhi syarat karena pori-pori bahanya nya terlalu besar. Sehingga dokter dan perawat tidak mau pakai. Khawatir virusnya akan masuk ke tubuh,”ujarnya saat menerima  bantuan APD GB Sanitaryware di Wisma Atlet di Kemayoran, belum lama ini.

Menurutnya, yang kita butuhkan selain APD juga juga masker N95, kacamata, sepatu boot dll. “Hal ini kami beritahu agar masyarakat dan perusahaan yang ingin berdonasi tepat sasaran,”ujarnya.

Advertisement

Jadi APD dan peralatan lain yang sudah terlanjur masuk kesini, menurut Sunarto, tetap terpakai, tetap digunakan di tower Zona Hijau yang dipakai untuk cleaning servis, tukang masak dll. Dan masalah nya APD yang non standar itu sudah banyak.

Untuk kekurangan APD nya itu, begini disini kan sehari masuk 500 pasien bahkan pernah 1000 pasien dan sudah pasti dokter dan perawat juga memakai kurang lebih sehari 500 pakaian APD. “Setelah itu kan kita buang APD tersebut,”ujarnya.

Advertisement

Yang tidak kalah pentingnya kata Sunarto, adalah alkohol. “Kita juga butuh sekali alkohol. Sehari itu kita memerlukan 350 liter alkohol, dimana digunakan setelah dokter dan perawat selesai menangani pasien, akan disemprotkan alkohol yang telah dicampur menjadi disenfektan. Hal ini dilakukan untuk membunuh virusnya agar tidak terbawa sampai kamar,”paparnya.

Advertisement