INDUSTRY.co.id - Jakarta - Setelah kehadiran smartphone Huawei P40 Pro pada bulan April lalu, Huawei akhirnya kembali memboyong dua jajaran seri Huawei P40 ke pasar Indonesia dengan menghadirkan Huawei P40 Pro+ dan Huawei P40.
“Setelah mendapatkan respon positif untuk Huawei P40 Pro, kami sangat excited akhirnya dapat membawa seluruh seri Huawei P40 ke Indonesia. Setiap produk memiliki keunikannya sendiri yang dilengkapi dengan teknologi inovatif khas dari Huawei. Revolusi fotografi smartphone akhirnya hadir di sini dan dapat dinikmati oleh seluruh konsumen Huawei,” kata Lo Khing Seng, Deputy Country Head Huawei Consumer Business Group Indonesia, Selasa (9/6/2020).
Model P40 menggunakan pengaturan tiga kamera di bagian belakang dengan 50MP SuperSensing, 16MP ultra-wide, dan 8MP kamera telefoto, menghadirkan 3x optical zoom, 5x hybrid zoom, serta 30x max zoom.
Sementara P40 Pro+ menambahkan lensa zoom telefoto optik 10x lagi ke dalam rangkaian kamera, membawa array "SuperZoom" hingga 100x max, dengan zoom hibrid 20x yang akan lebih tepat menyentuh posisi objek dalam hal jarak dan kualitas. Kedua ponsel ini memiliki kamera selfie 32MP dengan depth sensor.
Kedua kamera P40 akan menawarkan berbagai mode pengaplikasian bantuan teknologi AI dan juga Mode Malam. Didukung oleh Kirin 990 5G, teknologi AI dimaksimalkan dengan penambahan Huawei Golden Snap yang terdiri dari AI Best Moment, AI Remove Passerby, dan AI Remove Reflection.
Kamera depan dapat ditemukan dalam lubang ganda atau 'pill' pada kedua model P40. Kamera utama adalah 32-megapiksel yang juga menggunakan oversampling empat-dalam-satu untuk output 8MP dan juga dipasangkan dengan kedalaman sensor untuk efek dari perangkat lunak dengan latar belakang yang blur dan banyak lagi.
Kedua perangkat sekilas tampak sama terutama dari ukuran tapi P40 Pro+ memiliki layar melengkung sementara Huawei P40 bertahan pada layar datar. Model P40 hadir dangan layar sebesar 6.1 inci dengan kamera depan ganda di sebelah kiri atas, sedangkan P40 Pro+ memiliki layar yang lebih besar yaitu 6.58 inci dengan posisi kamera yang sama.
Model Pro+ mendapatkan ‘Overflow Display’ di mana setiap sudutnya akan tampak seperti air terjun dengan air yang berlimpah, sehingga bezel nyaris tak terlihat. Ini berlaku untuk semua tepi - kedua sisi dan atas dan bawah - untuk desain dengan layar yang dominan. Huawei P40 Pro + tersedia dalam varian warna Ceramic White dan HUAWEI P40 tersedia dalam Silver Frost.
Kedua perangkat ini semakin menunjukkan kekuatan inovasi Huawei dalam bidang perangkat lunak dan keras dengan penggunaan Kirin 990 5G dan Huawei Mobile System di mana pengguna nantinya akan mendapatkan aplikasi yang dibutuhkan dari Huawei AppGallery. Selain itu keduanya sudah dilengkapi dengan EMUI 10.1.
Sementara itu kapasitas baterai berbeda antara setiap produk. P40 memiliki baterai dengan kapasitas 3,800mAh sedangkan Pro+ hingga 4,200mAh. Untuk pengisian daya Huawei P40 dapat melakukan fast-charging 22.5W sedangkan P40 Pro+ mencapai 40W. Huawei pun memperkenalkan 40W pengisian daya nirkabel pada Pro+. Hal ini berarti perangkat melakukan pengisian daya tanpa kabel kurang dari 1 jam.
Huawei P40 Pro+ hadir di pasar Indonesia dengan warna Ceramic White dan dapat di pre-order dengan harga Rp 18,499,000 mulai 12 sampai 26 Juni 2020. Sementara Huawei P40 hadir di pasar Indonesia dengan warna Silver Frost dan dapat di pre-order dengan harga Rp 9,999,000 mulai 12 sampai 19 Juni 2020.
Konsumen dapat melakukan pre-order melalui beberapa saluran baik online maupun offline. Offline Purchase dapat dilakukan di Huawei High-end Experience Store (HES), Erafone Store, sedangkan untuk online bisa dilakukan melalui semua toko resmi Huawei yang terdapat di Eraspace.com, Tokopedia, JD.ID, Blibli, Shopee, Lazada.