Setelah Perancis, China, Inggris dan Itali, Giliran Peneliti Israel Sebut Perokok Memiliki Risiko Rendah Terkena Covid-19

Oleh : Candra Mata | Selasa, 09 Juni 2020 - 14:32 WIB

Ilustrasi perokok aktif
Ilustrasi perokok aktif

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Penelitian di Israel baru-baru ini mengungkap manfaat nikotin pada penderita penyakit virus corona 2019 (COVID-19). Penelitian tersebut mengungkap tingkat infeksi COVID-19 tampak berkurang hingga setengah di antara para perokok.

Hasil tim peneliti yang dipimpin Dr Ariel Israel itu memperbanyak pembenaran hasil riset yang sebelumnya di rilis oleh para ilmuwan di Prancis, China dan Itali. 

Dr Ariel dan timnya telah meneliti data yang melibatkan lebih dari tiga juta anggota lembaga asuransi terbesar di Israel Clalit Health Service.

Dari jumlah itu ada 114.545 orang dewasa yang menjalani tes COVID-19. Hasilnya hanya 4 persen yang dinyatakan positif terjangkiti virus pemicu pandemi global itu.

Peneliti mengungkap 9,8 persen dari yang positif COVID-19 adalah perokok. Penelitian sebelumnya juga mencatat 11,7 persen dari yang positif COVID-19 adalah mantan perokok.

Oleh karena itu peneliti menyimpulkan orang-orang yang memiliki kebiasaan merokok memiliki risiko terkena virus corona persen lebih rendah.

“Kemungkinan infeksi virus corona berkurang sekitar setengah pada perokok, menunjukkan efek perlindungan asli merokok pada risiko COVID-19,” demikian kesimpulan penelitian itu sebagaimana dilansir dari The Jerusalem Post.

Temuan itu sejalan dengan hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan Prof. Zahir Amoura dari Pitié Salpétrière Hospital di Paris. 

Penelitian itu mengungkap 482 pasien COVID-19 yang datang ke rumah sakit pada kurun waktu 28 Februari hingga 9 April, hanya 4,4 persen pasien rawat inap dan 5,3 persen pasien rawat jalan tercatat sebagai perokok.

Penelitian itu menemukan perokok memiliki kemungkinan 80 persen lebih rendah menderita akibat paparan COVID-19. 

“Tampaknya ada efek perlindungan dari merokok pada risiko infeksi COVID-19,” ujar Jean-Pierre Changeux, profesor emeritus pada jurusan neurosains pada Pasteur Institute yang ikut menjadi penulis pada penelitian Prof Amoura.

Sementara University College, London yang melakukan penelitian atas 13 riset di Tiongkok menemukan 6,5 persen dari 5.300 pasien COVID-19 adalah perokok. 

Adapun studi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menemukan dari 7.000 orang yang dinyatakan positif COVID-19, hanya 1,3 persen yang perokok.

Menurut Dr. Konstantinos Farsalinos dari University of West Attica, Yunani, nikotin memiliki efek pada sistem kekebalan yang bisa bermanfaat dalam mengurangi intensitas lonjakan sitokin.

“Potensi manfaat nikotin bisa menjelaskan, setidaknya sebagian, peningkatan keparahan atau hasil buruk pada perokok yang dirawat karena COVID-19 karena pasien itu mengalami penghentian asupan nikotin secara tiba-tiba,” ulasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.,

Minggu, 29 November 2020 - 06:00 WIB

Panglima TNI: Saling Bahu-Membahu dan Berkoordinasi untuk Kemajuan Papua

Menyikapi tingginya kasus Covid-19 di Papua Panglima TNI menyampaikan agar seluruh elemen masyarakat tidak boleh lengah. Protokol kesehatan harus sudah menjadi kebutuhan dan bagian hidup sehari-hari.…

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat menyoba alat mesin pertanian

Minggu, 29 November 2020 - 05:47 WIB

Mentan Syahrul : 2 Hal Yang Harus Kita Jaga di Tana Toraja

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong Kabupaten Tana Toraja menjadi gerbang utamanya pertanian Indonesia. Menurut Mentan, Tana Toraja merupakan kabupaten unik yang memiliki…

Lomba Menembak Air Riffle Lantamal XI Merauke

Minggu, 29 November 2020 - 05:30 WIB

Lomba Menembak Air Riffle Lantamal XI Merauke

Dalam rangka menyambut Hari Armada Tahun 2020 yang jatuh pada tanggal 05 Desember mendatang, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XI Merauke menggelar Lomba Menembak Air Riffle yang…

Masyarakat Jayawijaya Papua Desak Polisi Usut Fitnah Penganggu NKRI

Minggu, 29 November 2020 - 05:00 WIB

Masyarakat Jayawijaya Desak Polisi Usut Fitnah Penganggu NKRI

Tokoh masyarakat di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Hengky Heselo meminta polisi mengusut kelompok berseberangan yang menyebarkan fitnah penganggu kesatuan NKRI melalui media sosial.papua

Satgas Pamtas Yonif 642 Bengkayang Bagikan Buku dan Alat Tulis

Minggu, 29 November 2020 - 04:30 WIB

Satgas Pamtas Yonif 642 Bengkayang Bagikan Buku dan Alat Tulis

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa di Mako Satgas Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Jumat (27/11/2020) menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu…