Gantikan Patrick de Castelbajac, Anand Stanley Bos Baru Airbus Asia Pasifik

Oleh : Nata Kesuma | Kamis, 04 Juni 2020 - 21:38 WIB

Anand Stanley Presiden Direktur Airbus
Anand Stanley Presiden Direktur Airbus

INDUSTRY co.id - Jakarta, Anand Stanley resmi menjadi Presiden Airbus Asia Pasifik yang berbasis di Singapura. Anand akan memegang raksasa industri penerbangan tersebut pada 1 Juli 2020 mendatang. 

 
Adapun beban Anand ditengah tantangan saat pandemi Covid-19 tidaklah mudah. Ia harus memutar otak melakukan strategi dan inovasi agar perseroan dapat survive keluar dari masa sulit ditahun ini. 
 
Ia juga akan bertanggung jawab atas penjualan pesawat komersial, hubungan pelanggan, hubungan pemerintahan, kerja sama industri, serta operasi lokal Airbus di seluruh wilayah Asia Pasifik.
 
Anand Stanley yang meneruskan tugas Patrick de Castelbajac yang akan meninggalkan Airbus dalam bulan Juni ini akan berkoordinasi dengan Christian Scherer, Airbus Chief Commercial Officer and Head of International, dan akan bekerja sama dengan para pemimpin regional Airbus Helicopters dan Defence and Space yang juga berlokasi di kantor pusat Airbus wilayah Asia Pasifik di Singapura.
 
Perlu diketahui, Anand Stanley bergabung dengan Airbus di tahun 2018 sebagai President & Managing Director Airbus India, di mana beliau memantau perkembangan bisnis dan meningkatkan posisi Airbus di antara pemangku kepentingan, termasuk pelanggan, instansi pemerintahan, dan rekan industri.
 
Sebelum bergabung dengan Airbus, Anand Stanley memegang berbagai posisi senior di pasar kedirgantaraan sipil, pertahanan dan helikopter, serta dalam manajemen strategis dan perencanaan M&A, setelah bekerja dengan Linde Group, UTC, Pratt & Whitney, Lockheed Martin dan Sikorsky. 
 
Dalam kariernya, Ia telah mengantongi berbagai pengalaman kerja di level  internasional di wilayah Asia Pasifik selama lebih dari dua dekade.
 
"Anand telah membawa banyak pengalaman ke Airbus dan mengelola operasi perusahaan di India dengan hasil yang sangat positif," kata Christian Scherer melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi Industry.co.id Kamis malam (4/6). 
 
Menurut nya, rekam jejaknya yang telah terbukti menjadikannya pilihan yang tepat untuk memimpin Airbus di pasar penting yakni wilayah Asia Pasifik. 
 
" Kami tahu bahwa kami dapat mengandalkan Anand untuk fokus. endukung pelanggan kami di saat-saat yang penuh tantangan ini, sambil mengembangkan posisi kami sebagai mitra yang unggul untuk sektor kedirgantaraan di wilayah ini," ujar Christian Scherer.
 
Anand Stanley sendiri menyandang gelar MBA dari University of Virginia-Darden di Amerika Serikat, Sarjana Teknik dari Andhra University, serta gelar pascasarjana dari IMI-Delhi. 
 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Junichiro Waide dan Damar Raditya

Selasa, 14 Juli 2020 - 08:15 WIB

Venteny Tawarkan Layanan Bisnis Terpadu di Era New Normal

VENTENY sebagai penyedia layanan bisnis terpadu turut ambil bagian agar para corporate partners dapat mengoperasikan bisnisnya secara optimal serta mempertahankan key employees yang merupakan…

Rubber Tyred Gantry

Selasa, 14 Juli 2020 - 08:07 WIB

Pacu Pertumbuhan, Pelindo IV Siap Datangkan 4 Unit RTG dan 2 Unit CC Dengan Anggaran Rp160 Miliar

Senior Vice President of Port Equipment PT Pelindo IV, Muhajir Djurumiah menuturkan bahwa di awal Agustus nanti pihaknya memang akan mendatangkan 4 unit alat RTG dan 2 unit CC.

Presiden Jokowi

Selasa, 14 Juli 2020 - 08:05 WIB

Sempat Meleset! Jokowi Kini Sebut Puncak Kasus Covid-19 Terjadi September 2020

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memprediksi puncak kasus virus corona (covid-19) di Indonesia terjadi pada Agustus hingga September mendatang.

Aparatur Sipil Negara /ASN

Selasa, 14 Juli 2020 - 08:00 WIB

Miliki Alasan Jelas, ASN Diperbolehkan Lakukan Perjalanan Dinas

Dalam tatanan normal baru, Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat melakukan tugas kedinasan ke luar daerah sepanjang memenuhi beberapa persyaratan tertentu. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat…

Pengolahan Limbah Tinja

Selasa, 14 Juli 2020 - 07:47 WIB

Kementerian PUPR Bangun Pengolahan Limbah Tinja di 9 Kabupaten/Kota di Jawa Timur

Di Provinsi Jawa Timur, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya membangun Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) untuk mengurangi pencemaran dari limbah tinja sekaligus mewujudkan lingkungan…