Jeritan Travel Haji Saat Kemenag Batalkan Ibadah Haji

Oleh : Wiyanto | Rabu, 03 Juni 2020 - 07:01 WIB

Jamaah Haji menunaikan ibadah di Kabah Masjidil Haram Makkah
Jamaah Haji menunaikan ibadah di Kabah Masjidil Haram Makkah

INDUSTRY.co.id - Jakarta—Forum  Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah ( Forum SATHU) meminta Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Pengelola Keuanga Haji (BPKH) mengundang asosiasi untuk membahas bagaimana tindaklanjut paska diumumkannya pembatalan ibadah haji pada tahun ini.

“Kami meminta Kementerian Agama segera mengundang kami untuk duduk bersama membahas tindak lanjut paska haji dibatalkan,” kata Ketua Pembina Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah (SATHU) Fuad Hasan Masyhur melalui keterangan tertulisnya, Selasa (2/6/2020).

Menurut dia, banyak masalah dalam penyelenggaraan haji khusus yang mesti dibahas bersama antara pemerintah dan asosiasi penyelenggara perjalanan ibadah haji khusus (PIHK), salah satunya terkait dengan tanggungjawab masing-masing pihak, baik dari pemerintah, PIHK kepada jamaah serta PIHK kepada pihak ketiga terkait dalam penyelenggaraan ibadah haji khusus baik di dalam maupun di luar negeri. Semua masalah ini perlu dibahas secara rinci agar tidak ada satupun pihak yang dirugikan.

“Karena bagi kami sebagai PIHK ada kewajiban untuk menjamin pelaksanaan haji kedepan dapat berjalan sebagaimana mestinya,” katanya.

Kata dia bagaimanapun, citra dunia usaha di sektor haji khusus ini sangat sensitif dan perlu banyak koordinasi untuk mendapatkan keputusan yang terbaik bagi semua pihak. Maka dari itu kesempatan untuk bertemu dengan pemerintah dalam hal ini Kemenag dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) perlu segera dilakukan.

“Kami berharap pertemuan koordinasi dengan Kemenag dan BPKH dapat segera dilakukan secepatanya untuk menghindari kemungkinan terjadinya dampak dari keputusan pembatalan haji 2020,”  katanya.

Fuad berharap, keputusan meniadakan penyelenggaraan haji tahun ini tidak mengganggu daripada kesehatan usaha para PIHK, karena bagaimanapun PIHK memiliki kewajiban untuk menjaga eksistensi perusahaan, agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK). Tentunya eksistensi usaha di sektor haji khusus ini perlu didukung pemerintah dengan memberikan kebijakan-kebijak yang berpihak kepada dunia usaha.   

“Pembahasan bersama ini penting dilakukan agar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan paska pengumuman dibatalkannya penyelenggaraan haji tahun ini,” katanya.

Fuad mengatakan secara umum, Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah (SATHU) memahami kebijakan Menteri Agama yang memutuskan membatalkan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, khususnya karena sampai saat ini Pemerintah Arab Saudi masih belum memberikan kepastian terkait jadi atau tidaknya menyelenggarakan ibadah haji di tengah pendemi Covid-19.

“Secara umum kami memahami dengan kebijakan yang dikeluarkan Menteri Agama bapak Fachrul Razi saat ini,” ujarnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Robert Alberts Pelatih Persib Bandung (Foto Dok PR)

Rabu, 23 September 2020 - 18:00 WIB

Ini Alasan Pelatih PERSIB Robert Berikan Sesi Latihan Bek Lebih Awal

Pelatih Robert Alberts mengungkapkan pentingnya materi latihan yang spesifik bagi pemain di setiap posisi. Oleh sebab itu, dalam agenda latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu 23…

Ilustrasi obat-obatan (Tribun)

Rabu, 23 September 2020 - 17:45 WIB

Kemenperin Manfaatkan Balai Besar Kimia Tingkatkan Riset Bahan Baku Industri Farmasi

Kementerian Perindustrian terus mendorong pemanfaatan sumber daya lokal sebagai bahan baku industri farmasi di dalam negeri.

Tanaman talas hasil pertanian lokomotif Pandeglang

Rabu, 23 September 2020 - 17:18 WIB

Talas Beneng, Produk Ekspor Unggulan Kabupaten Pandeglang

Di masa pandemi ini permintaan luar negeri untuk Talas Beneng ternyata tidak menyurut. Selain Belanda, ada lima negara baru yang menampung hasil panen Talas Beneng asal Pandeglang. Pemerintah…

Pertamina (Foto: Ist)

Rabu, 23 September 2020 - 17:05 WIB

Pertamina Akan Bangun SPBUN di Pelabuhan Krui Lampung

Sesuai hasil pemantauan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan PT Pertamina (Persero) Sales Area Lampung-Bengkulu, keberadaan SPBUN nantinya sangat diperlukan untuk keperluan…

Coca Cola Serahkan Bnatuan Ambulans ke PMI

Rabu, 23 September 2020 - 17:00 WIB

Coca Cola Serahkan Bantuan Ambulans ke PMI

Penyerahan bantuan kepada PMI merupakan realisasi bertahap dari kontribusi Coca-Cola yang telah disalurkan melalui Palang Merah Indonesia untuk mendukung upaya bantuan darurat dan kemanusiaan…