Pentingnya Sistem HRIS Bagi Perusahaan Saat Pemberlakuan New Normal

Oleh : Hariyanto | Jumat, 29 Mei 2020 - 20:49 WIB

Talenta
Talenta

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah Indonesia mulai mempersiapkan untuk memberlakukan aktivitas new normal pasca PSBB. New normal merupakan perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal namun dengan ditambah menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan COVID-19.

Adapun prinsip utama dari new normal  yaitu penyesuaian diri dengan pola hidup yang baru seperti melakukan aktivitas sehari-hari. Pola hidup baru yang dimaksud adalah dengan mengurangi kontak fisik dengan orang lain, menghindari kerumunan, serta bekerja, bersekolah dari rumah.

Selain itu, era new normal menuntut perusahaan untuk bangkit dengan cepat. Sebagian pun mungkin masih menerapkan work from home. Oleh karena itu, new normal sejatinya memicu perusahaan untuk lebih mengandalkan teknologi salah satunya adalah software HRIS.

"Pandemi ini secara tidak langsung membuat perubahan dalam operasional bisnis, dimana teknologi memiliki peran besar. Salah satunya dengan penerapan absensi online sebagai tolak ukur kehadiran karyawan," kata Standie Nagadi, VP Marketing Mekari melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id ,Jumat (29/5/2020).

"Perusahaan dan karyawan dapat merasakan sendiri kemudahan absensi secara online dan automasi rekap data sebagai dasar penghitungan gaji yang dihadirkan di aplikasi HRIS, seperti Talenta. Sehingga bisa diprediksikan absensi online akan menjadi tren meskipun pandemi berakhir," tambah Standie.

Mekari, sebagai perusahaan Software as a Service (SaaS) melalui salah satu produknya, Talenta, software HRIS & payroll berbasis cloud, berbagi informasi manfaat apa saja yang dapat diperoleh ketika perusahaan mengandalkan software HRIS di masa new normal.

1. Proses Onboarding
Onboarding adalah program perusahaan agar karyawan baru melakukan penyesuaian diri dan beradaptasi dengan lingkungan kerja dan budaya perusahaan. Tujuannya agar karyawan baru nyaman dan bertahan lama di perusahaan.
Talenta memiliki fitur Administrasi HR untuk melakukan proses onboarding dari awal karyawan masuk ke perusahaan. Tahapan onboarding di layanan Talenta juga dapat disesuaikan dengan regulasi yang berlaku di perusahaan.

2. Kemudahan Absensi
Saat new normal, protokol kesehatan kantor harus menjadi prioritas. Misalnya saja absensi dengan sidik jari yang rawan dengan penularan. Dengan Talenta, karyawan dapat melakukan absensi secara online. Karyawan dapat melakukan proses check in dan check out hanya melalui smartphone. Selain itu, Talenta dilengkapi dengan fitur geo-tagging dan juga selfie check-in untuk memudahkan absensi.

3. Kemudahan Mengajukan Cuti dan Lembur
Setelah work from home menjadi new normal selama pandemi COVID-19, sistem kerja ini bukan tidak mungkin akan diterapkan kembali setelah pandemi. Untuk itu, HR perlu persiapan yang baik dalam mengelola administrasi karyawan seperti pengajuan dan persetujuan cuti, izin sakit, hingga lembur.

Misalnya karyawan yang mengajukan cuti tidak perlu melalui proses birokrasi yang lama. Aplikasi Talenta memungkinkan karyawan mengajukan cuti dan lembur melalui smartphone. Karyawan dapat dengan mudah mengurus cuti dari mulai berapa lama hingga jenis cuti yang diajukan. Semua data akan terekam dalam database Human Resources (HR).

4. Permudah dalam Melakukan Payroll
Dengan menggunakan aplikasi HRIS yang terintegrasi, seluruh administrasi karyawan dapat dikelola dari manapun dan kapanpun. Talenta juga memiliki sistem payroll yang terintegrasi serta terhubung dengan update peraturan yang berlaku, termasuk Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21). Perusahaan juga dapat melakukan kustomisasi perhitungan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Belanja di Blibli Bayar Pakai OVO

Selasa, 14 Juli 2020 - 09:30 WIB

Blibli Gandeng OVO Perluas Layanan Transaksi

Blibli berkolaborasi dengan platform pembayaran digital, rewards, dan layanan finansial terdepan di Indonesia, OVO, untuk meningkatkan kemudahan bagi pelanggan melakukan transaksi belanja di…

Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA, sedang memberikan penjelasan kepada wartawan dalam acara Paparan Kinerja Keuangan BCA per Maret 2020 yang dilaksanakan secara virtual di Jakarta. (Foto: Humas BCA)

Selasa, 14 Juli 2020 - 09:25 WIB

Bos BCA Angkat Bicara soal Aksi Direksi Jual Saham, Jahja: Wajar, Jangan di Besar-besarkan

Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk atau BCA Jahja Setiaadmaja menganggap wajar langkah direksinya yang melakukan aksi penjualan saham perseroan di awal Juli lalu

Mendag Agus (foto Tempo.co)

Selasa, 14 Juli 2020 - 09:15 WIB

Mendag Agus Minta Pelaku Industri Manfaatkan IA-CEPA

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menekankan, pelaku usaha Indonesia harus dapat memaksimalkan manfaat Perjanjian Kemitraan Komprehensif IndonesiaAustralia (Indonesia Australia Comprehensive…

Kebun Raya Purwodadi

Selasa, 14 Juli 2020 - 09:11 WIB

Dimulai tahun 2016, Kementerian PUPR Akhirnya Rampungkan Penataan Kebun Raya Purwodadi Seluas 85 Hektare

Penataan dilakukan secara bertahap sejak tahun 2016 berupa penataan rumah kaca dan pekerjaan garden shop. Selain itu dilaksanakan pekerjaan penataan ruang terbuka dengan membangun taman area…

Ilustrasi kartu prakerja

Selasa, 14 Juli 2020 - 08:55 WIB

Insentif Program Kartu Prakerja Belum Cair? Ini Biang Keroknya

Manajemen Pelaksana Program Kartu Pra Kerja mengakui baru 476.000 peserta yang mendapat insentif dari 495.000 peserta yang telah menyelesaikan pelatihan. Dengan kata lain, ada sebanyak 19.000…