PSBB DKI Jakarta Sukses Turunkan Kasus Covid-19, Anies: Perpanjang Lagi Atau Tidak Tergantung Perilaku Masyarakat

Oleh : Candra Mata | Selasa, 26 Mei 2020 - 10:13 WIB

Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Provinsi DKI Jakarta hingga 4 Juni 2020 mendatang, menjadi fase penentu masa transisi menuju kenormalan baru atau New Normal. 

"Perpanjangan ini adalah masa menentukan. Mengapa?  Karena bila, di hari-hari ini, penularan di Jakarta menurun, angka kasus baru menurun, kemudian yang biasa digunakan oleh para ahli epidemiologi yang disebut reproduction number, angkanya sekarang di Jakarta sekitar 1, bisa turun di bawah 1, maka mulai sesudah tanggal 4 Juni, kita bisa melakukan transisi menuju normal baru,” jelas Anies kemarin (25/5).

Menurut Anies, kenormalan baru dapat dilakukan pada masa transisi pasca PSBB apabila penambahan kasus bisa dikontrol. 

Akan tetapi, jika ternyata penambahan kasus COVID-19 justru meningkat, maka Anies bisa jadi akan mengambil langkah untuk kembali ke awal atau memperpanjang PSBB.

"Tetapi, bila hari-hari ke depan angkanya meningkat, karena kita mulai bebas, mulai bepergian, tidak disiplin menggunakan masker, tidak disiplin mencuci tangan, maka ada potensi kita harus memperpanjang seakan mengulang proses yang kita kerjakan kemarin (PSBB). Ini yang sudah kita kerjakan di Jakarta,” kata Anies.

Anies juga mengatakan bahwa sebelum dan sesudah diberlakukan PSBB, angka pengendalian kasus COVID-19 menunjukkan kemajuan yang signifikan. 

Anies yakin bahwa hal itu merupakan hasil dari peran serta masyarakat yang taat aturan sesuai yang telah ditetapkan pemerintah sebagai upaya memutus penyebaran COVID-19.

“Ini adalah kerja dari masyarakat Jakarta dan Bodetabek,” kata Anies.

Berdasarkan data yang diperoleh dari survei Pemprov DKI dan beberapa akademisi Fakultas Kesehatan Masyarakat, pembatasan yang dilakukan di wilayah Jakarta dan Bodetabek menunjukkan bahwa hampir 60 persen warga tidak bepergian.

“Kendaraan pribadi pun tinggal 45 persen, Mass Rapid Transit (MRT) penumpangnya tinggal  5 persen, bahkan kalau bis penumpangnya tinggal 10-12 persen. Artinya ada penurunan yang sangat signifikan,” terang Anies.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Main Dealer Sepeda Motor Honda

Jumat, 10 Juli 2020 - 12:15 WIB

Hebat, Main Dealer Sepeda Motor Honda PT Wahana Makmur Sejati Miliki SMK Binaan ke 56

Peresmian Laboratorium Honda yang didukung langsung oleh PT. Astra Honda Motor serta disaksikan dinas pendidikan Jakarta Selatan ini menambah jumlah SMK binaan Wahana di Jakarta dan Tangerang.…

Danau Toba Sumatera Utara (Foto: Istimewa)

Jumat, 10 Juli 2020 - 12:00 WIB

Berwisata ke Danau Toba Segera Dipermudah Berkat Adanya Tol Kuala Tanjung-Parapat

Disamping meningkatkan konektivitas antar destinasi wisata dengan melakukan preservasi dan pelebaran jalan lingkar Pulau Samosir, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah…

PT Jamkrindo Raih Penghargaan Anugerah BUMN 2020

Jumat, 10 Juli 2020 - 11:45 WIB

PT Jamkrindo Raih Penghargaan Anugerah BUMN 2020

PT Jamkrindo mendapatkan penghargaan terbaik II pada kategori Emerging Stated Owned Enterprise dalam acara 9th Anugerah BUMN 2020. Penghargaan diterima oleh Direktur Operasional dan Jaringan…

Industri Besi dan Baja (Ist)

Jumat, 10 Juli 2020 - 11:40 WIB

Mati 'Digerogoti' Impor dari China, Industri Baja Tanah Air Siap-siap Gulung Tikar

Impor baja impor selundupan membuat resah produsen baja lokal. Importasi baja impor tersebut jika tidak dicegah pemerintah tentu akan membuat pengusaha baja di Tanah Air lambat laun akan gulung…

Negara Hadir untuk Masyarakat Miskin dan Rentan

Jumat, 10 Juli 2020 - 11:37 WIB

Negara Hadir untuk Masyarakat Miskin dan Rentan

Menteri Sosial RI Juliari P. Batubara memastikan negara hadir untuk masyarakat miskin dan rentan sampai di tingkat terbawah, yakni tingkat desa/kelurahan. Melalui Pusat Kesejahteraan Sosial…