Bank Indonesia: Keuangan Syariah Indonesia Bakal Jadi Pusat Ekonomi Terkemuka Dunia

Oleh : Arya Mandala | Minggu, 24 Mei 2020 - 15:02 WIB

Ilustrasi Bank Indonesia (ist)
Ilustrasi Bank Indonesia (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Bank Indonesia (BI) mencatat ekonomi syariah menunjukkan kinerja yang berdaya tahan pada 2019 dengan potensi yang besar untuk terus berkembang ke depan, termasuk dapat turut mendukung upaya menghadapi dampak pandemi Covid-19.

Berdasarkan intisari Laporan Ekonomi dan Keuangan Syariah 2019 dengan mengusung tema “Bersinergi dan Bertransformasi Menuju Visi”, diungkapkan Bank Indonesia bahwa pangsa pasar syariah yang besar dan terus bertumbuh di Indonesia adalah modal penting dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional sebagai salah satu motor penggerak perekonomian.

Selain itu, ekonomi dan keuangan syariah merupakan sumber pertumbuhan baru yang inklusif, berkelanjutan dan mengedepankan prinsip-prinsip keadilan. Pengembangan ekonomi syariah tersebut terus ditempuh melalui peningkatan peran usaha syariah dalam halal value chain, serta pengembangan keuangan sosial syariah sebagai alternatif sumber pembiayaan yang memperkuat keuangan syariah secara umum.

Ekonomi syariah, sejalan dengan perekonomian Indonesia secara umum, berdaya tahan ditopang oleh permintaan domestik di tengah penurunan ekspor akibat melambatnya perekonomian global pada 2019. Dilihat dari sektor prioritas dalam halal value chain (HVC), kinerja ekonomi syariah secara umum lebih tinggi dibandingkan PDB nasional dengan pertumbuhan mencapai 5,72%.

Kinerja tersebut terutama ditopang oleh sektor makanan halal, yang memiliki kontribusi terbesar pada total sektor prioritas dalam HVC. Ke depan dalam jangka pendek pada 2020, sejalan dengan perekonomian secara umum, dampak pandemi COVID 19 akan menyebabkan penurunan kinerja sektor perioritas ekonomi syariah.

Dalam jangka menengah, momentum pemulihan perkenomian dari dampak COVID 19, akan dimanfaatkan untuk mendorong pengembangan ekonomi syariah. Upaya transformasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional, tetap akan difokuskan dengan pendekatan ekosistem.

Diungkapkan BI bahwa strategi pengembangan terintegrasi bahkan terus diperkuat dengan penerbitan Perpres nomor 28 tahun 2020 tentang Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). 

Sejalan dengan rencana pembangunan Pemerintah, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah akan mencakup (i) pengembangan industry produk halal; (ii) pengembangan industry keuangan syariah; (iii) pengembangan dana sosial syariah; dan (iv) pengembangan dan perluasan kegiatan usaha syariah.

Dijelaskan Gubernur BI Perry Warjiyo, bahwa Laporan Ekonomi dan Keuangan Syariah Tahun 2019, merupakan edisi perdana, dan telah merangkum dengan lengkap perkembangan terkini dan kebijakan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah Bank Indonesia dalam bersinergi bersama Pemerintah dan otoritas terkait.

"Laporan yang akan diterbitkan secara tahunan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi evaluasi dan perumusan kebijakan ekonomi dan keuangan syariah nasional, khususnya dalam mencapai visi Indonesia Maju dan menjadi Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah Terkemuka di Dunia," ungkap Perry dilansir dari laman IDX Minggu (24/5).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rubber Tyred Gantry

Selasa, 14 Juli 2020 - 08:07 WIB

Pacu Pertumbuhan, Pelindo IV Siap Datangkan 4 Unit RTG dan 2 Unit CC Dengan Anggaran Rp160 Miliar

Senior Vice President of Port Equipment PT Pelindo IV, Muhajir Djurumiah menuturkan bahwa di awal Agustus nanti pihaknya memang akan mendatangkan 4 unit alat RTG dan 2 unit CC.

Presiden Jokowi

Selasa, 14 Juli 2020 - 08:05 WIB

Sempat Meleset! Jokowi Kini Sebut Puncak Kasus Covid-19 Terjadi September 2020

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memprediksi puncak kasus virus corona (covid-19) di Indonesia terjadi pada Agustus hingga September mendatang.

Aparatur Sipil Negara /ASN

Selasa, 14 Juli 2020 - 08:00 WIB

Miliki Alasan Jelas, ASN Diperbolehkan Lakukan Perjalanan Dinas

Dalam tatanan normal baru, Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat melakukan tugas kedinasan ke luar daerah sepanjang memenuhi beberapa persyaratan tertentu. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat…

Pengolahan Limbah Tinja

Selasa, 14 Juli 2020 - 07:47 WIB

Kementerian PUPR Bangun Pengolahan Limbah Tinja di 9 Kabupaten/Kota di Jawa Timur

Di Provinsi Jawa Timur, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya membangun Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) untuk mengurangi pencemaran dari limbah tinja sekaligus mewujudkan lingkungan…

Ilustrasi Rapid Test (ist)

Selasa, 14 Juli 2020 - 07:38 WIB

Tolong di Catat! Kemenkes: Biaya Rapid Test Rp150.000 Berlaku di Seluruh Rumah Sakit di Indonesia

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Nomor: HK.02.02/1/2875/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Rapid test Antibodi bagi pasien…