Duh! Gara-Gara Corona Pinjaman untuk UKM Sektor Kesehatan Meningkat

Oleh : Kormen Barus | Kamis, 21 Mei 2020 - 10:50 WIB

Presiden Jokowi bersama Menperin tinjau hasil Industri Kerajinan nasional
Presiden Jokowi bersama Menperin tinjau hasil Industri Kerajinan nasional

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Di bulan suci Ramadhan yang diselimuti dengan suasana pandemi COVID-19 ini, Investree, perusahaan pionir marketplace lending di Indonesia mengalami peningkatan dalam jumlah pemberi pinjaman (Lender) dan peminjam (Borrower). Menurut data, jumlah Borrower mengalami kenaikan pada bulan Ramadhan karena adanya peningkatan kebutuhan untuk THR karyawan yang kebanyakan dari pengusaha UKM. Selain itu, Borrower dari sektor kesehatan juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini dikarenakan adanya kepentingan utama untuk membantu kekuatan medis untuk menanggulangi pandemi COVID-19.

Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi, mengatakan bahwa Investree berkomitmen penuh dalam mendukung UKM Indonesia untuk tetap beroperasi dan bangkit di masa pandemi ini melalui dukungan di sisi cash flow. “Kami juga sangat senang dapat mendukung Borrower di sektor kesehatan sehingga dapat memudahkan mereka dalam bekerja untuk mengatasi penyebaran virus yang telah merenggut nyawa ribuan orang ini,” tambah Adrian.

PT Indosopha Sakti, salah satu Borrower yang bergerak bidang peralatan kesehatan yang menyediakan berbagai kebutuhan alat kesehatan bagi rumah sakit di seluruh Indonesia, mengakui bahwa dengan adanya dukungan dari Investree mereka dapat menyalurkan kebutuhan rumah sakit yang terus meningkat tanpa khawatir akan adanya keterlambatan dalam pembayaran dan menghambat produksi.

Head of Finance Administration & Sales Marketing PT Indosopha Sakti, Flavia Aybie, mengatakan bahwa di situasi seperti sekarang, walaupun bisnis sedang meningkat, tetap harus berpikir keras bagaimana cara membuat bisnis terus bertahan. “Karena meningkatnya permintaan untuk memenuhi kebutuhan peralatan kesehatan, kami sempat memiliki anggaran yang tidak cukup untuk membantu kekuatan medis yang membutuhkannya. Itulah mengapa akhirnya kami memutuskan untuk menggunakan platform Investree agar dapat membantu tenaga medis dengan memberikan peralatan yang memenuhi standar,” tambah Flavia.

“Kami diharapakan dapat memproduksi peralatan kesehatan dalam jumlah besar dan waktu singkat untuk membantu rekan-rekan di industri kesehatan. Alhamdulillah bersama Investree, apa yang diharapkan dapat terwujud. Kami yakin dengan upaya kolektif ini dapat mempercepat penanganan COVID-19 di Indonesia,” harap Flavia.

Inisiatif Investree

Selaras dengan PT Indosopha Sakti, Investree juga bekerja sama dengan UKM yang terdaftar di sistem Investree untuk bersama-sama mendukung dan berkontribusi dalam memberikan donasi Alat Pelindung Diri (APD) ke Kapal Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga serta berdonasi melalui Dompet Dhuafa untuk pengadaan alat-alat kesehatan di bulan suci Ramadhan.

Adrian berujar, “Selain menyebarkan kebaikan, Ramadhan banyak berhubungan dengan berbagi. Kami melihat perlu banyak saling berbagi demi kebaikan bersama, terutama apa yang telah dibuat oleh pekerja kesehatan untuk memastikan kita semua tetap bisa bersama keluarga kita. Karena itu, kami bersyukur karena tidak hanya dapat berkontribusi bagi pertumbuhan UKM di Indonesia, tetapi bersama mereka kami bisa berkontribusi kembali kepada saudara kami yang berada di lini depan melawan pandemi, kami ingin mereka tahu bahwa kami bersatu untuk mendukung mereka.”

Selama masa pandemi COVID-19 dan bulan Ramadhan ini, Investree juga menggelar kampanye bertajuk #UKMTangguh yang ditujukan untuk Borrower di Investree.  Kampanye ini mengajak para pelaku UKM untuk mengubah musibah menjadi berkah dengan mengajukan pembiayaan di Investree agar bisnisnya terus berjalan dan menjadi #UKMTangguh di tengah badai COVID-19. Di sisi lain, Lender di Investree juga bisa menjadi #PahlawanUKM dengan memberikan pendanaan kepada para pelaku usaha yang terdampak namun berperan besar terhadap laju perekonomian.

Kemudian, Investree juga mengimbau agar pelaku usaha selalu menerapkan prinsip kehati-hatian dan berfokus pada sektor usaha tertentu yang menjadi bagian dari ekosistem rantai pasokan pemerintah, lembaga multinasional/terbuka, dan BUMN. “Seluruh pinjaman di Investree akan terus dikelola secara sehat melalui pengaplikasian mitigasi risiko yang komprehensif termasuk dengan memberikan jaminan atau asuransi sehingga Lender tidak perlu khawatir memberikan pendanaan di Investree,” tutup Adrian

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Startup (Ist)

Senin, 13 Juli 2020 - 20:40 WIB

Bangga! Startup Binaan Kemenperin Raih Penghargaan Internasional di Jerman

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan apresiasi kepada PT. Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB) yang terpilih sebagai pemenang Hermes Startup Award 2020 di Jerman.

Pembangunan PLBN Sei Pancang di Kaltara Kurangi Disparitas di Wilayah Perbatasan

Senin, 13 Juli 2020 - 18:00 WIB

Pembangunan PLBN Sei Pancang di Kaltara Kurangi Disparitas di Wilayah Perbatasan

- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan daya saing nasional dan pemerataan hasil pembangunan, sekaligus mengurangi…

Ikan Kakap Putih Ambon (Foto Ist)

Senin, 13 Juli 2020 - 17:30 WIB

Ikan Kakap Putih Ambon Sebagai Pemenuhan Gizi Bagi Pasien COVID-19

Ratusan ikan kakap putih atau barramundi dipanen oleh kelompok budidaya Botol Bekas di Ambon, Maluku, Sabtu (11/7/2020). Selain kakap putih, jenis ikan lainnya seperti kerapu dan kuwe juga dipanen…

Menteri BUMN Erick Thohir saat memberikan hadiah untuk penemu uang ratusan juta di KRL

Senin, 13 Juli 2020 - 17:05 WIB

BRI, BNI, Mandiri Hingga Telkomsel Ramai-ramai Beri Hadiah Ratusan Juta untuk Sang Penemu Uang Rp500 Juta di KRL

Perusahaan Badan Usaha Milik Negara alias BUMN keroyokan memberi hadiah kepada petugas KRL Commuterline, Mujenih dan Egi Sandi yang menemukan uang Rp500 juta dan berhasil dikembalikan utuh ke…

Penguburan jenazah korban Corona

Senin, 13 Juli 2020 - 17:00 WIB

Kondisi Mengkhawatirkan, IHME Prediksi Hingga November akan Terjadi 40.000 Kematian di Indonesia

Sebagai bagian dari proyeksi perdana yang membandingkan berbagai tindakan pengendalian penularan COVID-19, Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) di University of Washington, Seattle…