Kolaborasi Tech Data dengan Dataiku Mempercepat Adopsi AI Kelas Enterprise

Oleh : Krishna Anindyo | Kamis, 21 Mei 2020 - 10:36 WIB

Naresh Desai, Vice President, Specialist Business, Asia Pacific, at Tech Data
Naresh Desai, Vice President, Specialist Business, Asia Pacific, at Tech Data

INDUSTRY.co.id - Indonesia  – Tech Data (Nasdaq: TECD) hari ini mengumumkan telah bermitra dengan Dataiku, salah satu perusahaan terkemuka di dunia dalam hal kecerdasan buatan (AI) dan platform machine learning. Sebagai katalis untuk perusahaan yang didukung oleh data.

Dataiku memberikan landasan bersama bagi para ahli dan penjelajah data, repositori praktik terbaik, jalan pintas untuk mengerti Kecerdasan Buatan (AI) dan penyebarannya/ manajemen AI, serta lingkungan yang terpusat, terkontrol, serta kolaboratif.

Kemitraan ini akan memungkinkan mitra Tech Data di Singapura, Indonesia dan Vietnam demi mempercepat adopsi AI di kelas enterprise dengan menyatukan semua sumber daya bisnis yang diperlukan baik dari data scientist, data engineer, para pegiat UKM dan pengguna analitik.

Bisnis sedang mengalami perubahan cepat dari eksperimental ke jenis teknologi terapan yang dapat didayagunakan dari kemitraan ini. Sebagai contoh, sebuah studi tahun 2019 oleh KMPG mengungkapkan 26 persen perusahaan Global 500 menyebarkan otomatisasi proses robotic, dan angka ini akan bertumbuh menjadi 83 persen pada tahun 2021.

AI memiliki aplikasi perusahaan yang luas dan berpotensi untuk menggeser posisi kompetitif dalam suatu bisnis. Teknologi dengan pengapdosian AI sudah berkontribusi pada peningkatan produk dan layanan dan mereka akan menjadi pendorong penting dalam inovasi untuk produk, layanan dan model bisnis yang sepenuhnya baru.

AI memungkinkan wawasan, augmentasi, dan otomatisasi penuh, wawasan Mampu mengenali pola rumit dari sumber data yang berbeda dan membentuk wawasan probabilistik, augmentasi Perangkat lunak yang dapat bekerja bersama manusia untuk mempelajari pola dan menambah keahlian manusia, otomatisasi Ketika dikombinasikan dengan robot fisik atau bot perangkat lunak, memungkinkan untuk otomatisasi penuh tugas-tugas kompleks yang biasanya melibatkan penilaian manusia.

"AI memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi dalam berbagai aspek bisnis, melalui berbagai aplikasi perusahaan," kata Naresh Desai selaku  wakil presiden, unit bisnis spesialis, Asia Pasifik, Tech Data. Rabu (20/5/2020).

“Kami sangat senang dapat bermitra dengan Dataiku dan yakin bahwa dengan penambahan produk mereka akan meningkatkan penawaran solusi end-to-end kami. Selain itu, Dataiku melengkapi kemampuan pengolahan big data kami dengan menyediakan opsi alat sains data yang kuat untuk ekosistem mitra kami," tambahnya.

Menurut Gartner, pada tahun 2022, 75 persen dari solusi pengguna baru yang memanfaatkan kecerdasan buatan dan teknik machine learning akan dibangun dengan solusi komersial daripada platform open-source. Ini berarti akses ke perusahaan terkemuka seperti Dataiku akan sangat penting bagi klien Tech Data.

Yang terbaru di Gartner Magic Quadrant Leader, Dataiku didirikan pada 2013 dengan prinsip bahwa untuk berhasil dalam ekosistem data yang berkembang pesat di dunia, perusahaan - terlepas dari apa pun industri atau ukurannya - harus menggunakan data, machine learning, dan AI untuk terus berinovasi menggunakan platform end-to-end yang kolaboratif.

"Dataiku memungkinkan organisasi di semua industri untuk menanamkan metodologi AI kelas enterprise ke dalam inti bisnis mereka untuk membawa nilai yang nyata," ujar Richard Jones selaku wakil presiden, APAC, Dataiku.

“Perusahaan dapat memulai kerjasama dengan Tech Data untuk meningkatkan kapasitas melalui AI kelas enterprise dan membangun fondasi bagi masa depan bisnis mereka. AI kelas enterprise yang terukur adalah aset organisasi utama dan sangat penting bagi keberhasilan bisnis di masa depan pada semua industry," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Vaksin Covid-19 (ist)

Senin, 25 Mei 2020 - 09:10 WIB

Gawat, Vaksin Darurat Covid-19 Baru Tersedia Awal Tahun 2021

Mantan Direktur Jenderal Dewan Penelitian Medis India (ICMR) NK Ganguly mengatakan bahwa vaksin darurat untuk Covid-19 akan tersedia paling lambat pada Januari atau Februari 2021.

Ilustrasi Pasien Sembuh Covid-19 (ist)

Senin, 25 Mei 2020 - 08:43 WIB

Kabar Gembira, Di Hari Raya Idul Fitri Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah Capai 5.402 Orang Tersebar di 34 Provinsi

Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan pasien sembuh COVID-19 per hari ini Minggu (24/5) bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, ada…

Masyarakat Aceh patuhi pemakaian Masker (foto dialeksis.com)

Senin, 25 Mei 2020 - 08:14 WIB

Kurva COVID-19 Landai, Jubir Pemerintah: Aceh Adalah Provinsi yang Luar Biasa, Masyarakatnya Patuh

“Kunci penyelesaian masalah (COVID-19) ini ada di masyarakat. Pemerintah hanya membuat pedoman, ketentuan, anjuran dan ini tidak akan ada hasilnya kalau masyarakat tidak patuh. Kalau masyarakatnya…

Ambulans

Senin, 25 Mei 2020 - 07:45 WIB

Nekat, Wanita Ini Sewa Ambulans untuk Mudik

Kepolisian di Tabanan, Bali, berhasil menghentikan aksi seorang ibu dan anaknya yang nekat menyewa mobil ambulans untuk mudik ke Jember, Jawa Timur.

Para pemudik lebaran yang hendak pulang kampung (ist)

Senin, 25 Mei 2020 - 07:08 WIB

Jubir COVID-19: Pemudik Jangan Kembali ke Jakarta Dulu

“Pahami, bahwa dalam situasi yang saat ini terjadi, kita tidak boleh menggunakan cara pikir, cara tindak, seperti situasi di masa-masa lalu. Inilah yang kemudian beberapa kali pemerintah,…