Kabar Baik untuk Industri! Dirut Baru PGN Bakal Segera Jalankan Peraturan Harga Gas Industri US$ 6 per MMBTU

Oleh : Ridwan | Senin, 18 Mei 2020 - 10:15 WIB

Dirut PGN Suko Hartono
Dirut PGN Suko Hartono

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Gas Negara (PGN) yang baru ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat (15/5/2020) Suko Hartono mengatakan, PGN akan menjalankan peraturan ketetapan harga gas industri.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat daya saing industri dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Dengan tumbuhnya industri hilir, diharapkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan negara juga akan meningkat," kata Suko, seperti dalam keterangan terulisnya.

Peraturan yang dimaksud adalah Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 8 Tahun 2020 tentang Cara Penetapan Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri, sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016.

Ketentuan tersebut menetapkan, harga gas industri tertentu adalah 6 dollar AS per Milion British Thermal Unit (MMBTU) di plant gate.

Kemudian Suko mengatakan, ke depannya PGN akan menjalankan beberapa strategi, salah satunya efisiensi biaya operasional.

Dalam jangka pendek, penurunan biaya operasi akan dilakukan dengan mengintegrasi dan mengoptimalisasi aset PGN Pertagas.

Sementara itu, dalam jangka menengah dan panjang, efisiensi akan dilaksanakan dengan menggabungkan dan mengintegrasi usaha sejenis dalam subholding gas.

"Salah satu upayanya dengan integrasi infrastruktur dalam subholding gas seperti integrasi pipa transmisi SSJW," kata Suko.

Selain efisiensi biaya operasi, PGN juga akan melakukan inovasi produk agar gas dapat menjadi nilai tambah pertumbuhan ekonomi nasional dalam multiplier effect yang dihasilkan pemanfaatan gas di sektor hilir.

"Dalam pelaksanaannya, PGN akan bekerja sama dengan pihak lain untuk membangun industri berbasis gas. Contohnya industri petrochemical (methanol) dengan perusahaan berteknologi terkini yang mempunyai pengalaman di bidang tersebut," kata Suko.

Hal itu juga sebagai upaya PGN mendukung inisiatif pemerintah dalam menekan defisit neraca migas.

"PGN bersama mitra strategis akan bekerja sama menyediakan produk petrochemical yang dapat digunakan untuk membantu industri turunan lainnya," kata Suko.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Masyarakat Aceh patuhi pemakaian Masker (foto dialeksis.com)

Senin, 25 Mei 2020 - 08:14 WIB

Kurva COVID-19 Landai, Jubir Pemerintah: Aceh Adalah Provinsi yang Luar Biasa, Masyarakatnya Patuh

“Kunci penyelesaian masalah (COVID-19) ini ada di masyarakat. Pemerintah hanya membuat pedoman, ketentuan, anjuran dan ini tidak akan ada hasilnya kalau masyarakat tidak patuh. Kalau masyarakatnya…

Ambulans

Senin, 25 Mei 2020 - 07:45 WIB

Nekat, Wanita Ini Sewa Ambulans untuk Mudik

Kepolisian di Tabanan, Bali, berhasil menghentikan aksi seorang ibu dan anaknya yang nekat menyewa mobil ambulans untuk mudik ke Jember, Jawa Timur.

Para pemudik lebaran yang hendak pulang kampung (ist)

Senin, 25 Mei 2020 - 07:08 WIB

Jubir COVID-19: Pemudik Jangan Kembali ke Jakarta Dulu

“Pahami, bahwa dalam situasi yang saat ini terjadi, kita tidak boleh menggunakan cara pikir, cara tindak, seperti situasi di masa-masa lalu. Inilah yang kemudian beberapa kali pemerintah,…

Perjalanan Bisnis Akim dari Penjual Nasi Liwet Ke Suplier Scrab

Senin, 25 Mei 2020 - 07:00 WIB

Perjalanan Bisnis Akim dari Penjual Nasi Liwet Ke Suplier Scrab

Semula Akim menekuni penjual nasi liwet, namun wanita asal Solo ingin meningkatkan penghasilan dengan mencoba peluang baru dibidang Suplier Scrab

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 25 Mei 2020 - 06:00 WIB

DRP Nilai Menkeu Sri Mulyani Tak Hormati Kesepakatan Politik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berkirim surat kepada DPR RI untuk mengonsultasikan kebijakannya yang belakangan banyak dikritik kalangan legislator di Parlemen, terutama Komisi XI DPR…