Meski RI Dihantam Corona, PT Aico Energi Tetap Suplai 100 juta BTU LNG ke Tenant Kawasan Industri Makassar Setiap Hari

Oleh : Candra Mata | Jumat, 15 Mei 2020 - 18:50 WIB

CEO PT Aico Energi, Ainun
CEO PT Aico Energi, Ainun

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pemanfaatan Liquefied Natural Gas (LNG) atau gas alam cair sebagai sumber energi di Indonesia terus digencarkan. 

Selain memiliki kegunaan secara praktis seperti bisa menjadi bahan bakar kendaraan, industri, pembangkit listrik serta bahan baku pembuatan pupuk, penggunaan gas alam cair berperan untuk mengurangi konsumsi dan impor Liquified Petroleum Gas (LPG).

Gas alam cair bersifat tidak mudah terbakar dan mudah untuk diangkut. Meskipun dari sisi harga terbilang kalah murah dibandingkan gas pipa. 

Namun, LNG masih lebih efisien dibandingkan dengan LPG. Sehingga penggunaan gas alam cair dapat menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan bagi para pelaku industri.

"LNG atau gas alam cair merupakan energi yang ramah lingkungan, oleh karena itu gas alam cair harus terus kita kembangkan pemanfaatannya di Indonesia. Selain lebih ramah lingkungan sehingga infrastrukturnya terjaga, gas alam cair juga dapat menghemat biaya sekitar 10 hingga 20 persen," Ujar CEO PT Aico Energi, Ainun Rochani pada keterangannya kepada Industry.co.id, Jumat (15/5).

Ketua Kompartemen Industri Gas Bumi dan Perminyakan Bidang 3 Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) ini menambahkan bahwa saat ini Aico Energi sedang menggarap pasar di Kawasan Industri Makassar (KIMA). 

Kawasan ini tercatat sebagai kawasan industri pertama di Makassar yang memanfaatkan gas alam cair sebagai sumber energi.

"Sejak tahun 2014 Aico Energi secara konsisten mengembangkan pasar LNG Domestik dari mulai Industri Balikpapan, lanjut ke Ambon, Bali sampai Makassar. Saat ini kami juga terus mengembangkan gas alam cair sebagai Virtual Pipeline untuk kebutuhan industri bekerjasama dengan PT Pertagas Niaga (Pertamina Grup)," lanjutnya.

Langkah awal ini, sebut Rochani, diharapkan akan disusul oleh tenant lainnya di dalam KIMA dan juga pelaku usaha industri lain di Makassar. Pihaknya juga melihat pertumbuhan industri di Makassar terus meningkat dari waktu ke waktu.

"Penggunaan gas alam cair atau LNG ini juga akan berguna untuk membantu para pelaku industri dalam melakukan efisiensi. Ke depannya gas alam cair dapat menjadi jawaban bagi pemenuhan permintaan gas baik di sektor industri, komersial, hingga rumah tangga," tutupnya.

Sebagai informasi, sebanyak 100 juta British Thermal Unit (BTU) gas alam cair saat ini tengah dipasok ke KIMA setiap harinya dan digunakan untuk bahan bakar insirenator. 

Suplainya akan menggunakan filling station PT Badak NGL di Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim). Gas alam cair tersebut kemudian dikemas dalam isotank yang kemudian diantarkan ke Makassar.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ambulans

Senin, 25 Mei 2020 - 07:45 WIB

Nekat, Wanita Ini Sewa Ambulans untuk Mudik

Kepolisian di Tabanan, Bali, berhasil menghentikan aksi seorang ibu dan anaknya yang nekat menyewa mobil ambulans untuk mudik ke Jember, Jawa Timur.

Para pemudik lebaran yang hendak pulang kampung (ist)

Senin, 25 Mei 2020 - 07:08 WIB

Jubir COVID-19: Pemudik Jangan Kembali ke Jakarta Dulu

“Pahami, bahwa dalam situasi yang saat ini terjadi, kita tidak boleh menggunakan cara pikir, cara tindak, seperti situasi di masa-masa lalu. Inilah yang kemudian beberapa kali pemerintah,…

Perjalanan Bisnis Akim dari Penjual Nasi Liwet Ke Suplier Scrab

Senin, 25 Mei 2020 - 07:00 WIB

Perjalanan Bisnis Akim dari Penjual Nasi Liwet Ke Suplier Scrab

Semula Akim menekuni penjual nasi liwet, namun wanita asal Solo ingin meningkatkan penghasilan dengan mencoba peluang baru dibidang Suplier Scrab

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 25 Mei 2020 - 06:00 WIB

DRP Nilai Menkeu Sri Mulyani Tak Hormati Kesepakatan Politik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berkirim surat kepada DPR RI untuk mengonsultasikan kebijakannya yang belakangan banyak dikritik kalangan legislator di Parlemen, terutama Komisi XI DPR…

Bintara Marinir Sidoarjo Tingkatkan Ketahanan Pangan dengan Teknik Hidroponik

Senin, 25 Mei 2020 - 04:00 WIB

Bintara Marinir Sidoarjo Tingkatkan Ketahanan Pangan dengan Teknik Hidroponik

Dalam rangka peningkatan ketahanan pangan, Bintara Tidur Dalam Yonif 3 Marinir bercocok tanam menggunakan teknik Hidroponik dan Aquaponik di Mess Bintara Yonif 3 Marinir Gedangan, Sidoarjo,…