INDUSTRY.co.id - Jakarta - Akibat pandemi covid-19 yang tak kunjung usai, membuat investor panik dan menarik investasinya di pasar saham. Hal tersebut juga terjadi di seluruh dunia.

“Pandemi covid ini seperti dilihat di sektor keuangan, telah sebabkan kepanikan di pasar keuangan global,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam video conference, Jakarta, Senin (11/5).

Indeks volatilitas menunjukkan tingkat kecemasan investor yang sangat tinggi pada Maret 2020. Hal itu membuat pasar saham di negara maju dan berkembang terkoreksi dalam.

“Tunjukkan tingkat kecemasan investor di pasar saham yang sentuh level tertinggi sepanjang sejarah. Akibat pasar saham negara maju dan berkembang alami gejolak bahkan dekati kepanikan dan merosot tajam,” katanya.

Dijelaskan Menkeu, domino effect dari covid-19 yang bermula dari kesehatan, kemudian menimbulkan lockdown effect ke sosial dan ekonomi.

“Ini berpotensi menjadi ancaman terhadap stabilitas sistem keuangan, jadi perhatian sangat tinggi dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK),” tutupnya.