Menkop dan UKM Siap Dukung Kopisetara Kembangkan Destinasi Wisata di Indonesia

Oleh : Ridwan | Rabu, 06 Mei 2020 - 20:15 WIB

Menkop dan UKM Teten Masduki
Menkop dan UKM Teten Masduki

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan siap mendukung Koperasi Jasa Sentra Wisata alam Nusantara (Kopisetara) untuk mengembangkan destinasi wisata di Indonesia sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat dari aktivitas pariwisata yang ramah lingkungan.

Hal tersebut disampaukan Teten Masduki dalam webinar diskusi di bulan Ramadhan di tengah pandemik COVID-19, mengenai “Pemanfaatan Jasa Lingkungan di Kawasan Konservasi untuk Pariwisata”, Rabu (6/5/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Teten mengatakan pariwisata telah ditetapkan sebagai sektor unggulan yang diharapkan menyumbangkan kontribusi besar bagi perekonomian bangsa.

"Secara khusus Presiden menyampaikan ke saya untuk terus dikembangkan pemanfaatan perhutanan sosial dengan desa wisata ini, sehingga pemanfaatan jasa lingkungan itu, akan jauh lebih memberikan manfaat dan juga tidak merusak fungsi ekosistem," kata Teten.

Oleh karena itu, pihaknya sangat mendukung aktivitas Kopisetara yang bermitra dengan Federasi Mountaineering Indonesia untuk menjadi penggerak wisata alam di Indonesia.

Terlebih Kopisetara juga punya keyakinan untuk bisa memanfaatkan jasa lingkungan memanfaatkan lokasi-lokasi konservasi untuk kegiatan wisata berkelanjutan.

"Kami ingin bekerja sama dengan Kopisetara untuk mengembangkan selain di 5 destinasi wisata, juga potensi pemanfaatan jasa lingkungan di berbagai daerah," jelasnya.

Teten menilai pariwisata merupakan sektor yang sangat prospektif untuk mendatangkan kesejahteraan kepada masyarakat secara adil dan merata tanpa mengeksploitasi alam secara berlebihan dan tanpa harus membuka keran impor.

Untuk itu pihaknya siap berkoordinasi dan bersinergi dengan Kementerian/Lembaga lain untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata di tanah air.

"Kami memang masuk ke semua sektor, tapi fungsi kami lebih ke pengembangan kewirausahannya," ungkap Menkop dan UKM.

Oleh karena itu, pihaknya siap menggandeng Kopisetara untuk mendukung gerakan kewirausahaan dan memperkuat kompetensi SDM yang bergerak di bidang pariwisata khususnya yang fokus pada kelestarian alam.

"Nanti kita bisa bekerja sama dengan berbagai pihak, yang bisa berkecimpung dengan temen-teman yang berkecimpung di bisnis ini pariwisata salah satunya Kopisetara. Kita membuat rencana kerja bersama untuk mengembangkan desa-desa wisata mengembangkan wisata alam, memanfaatkan jasa lingkungan ini," tutup Teten Masduki.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sawah yang siap ditanam padi (Doc: Kementan)

Kamis, 28 Mei 2020 - 22:44 WIB

Sempat Kebanjiran, Pertanaman Padi di Lebak Masih Tetap Bisa Panen

Pasca banjir yang melanda ratusan rumah dan sawah siap panen di Kecamatan maja dan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, warga yang sebagian berprofesi sebagai petani sudah memulai aktifitas seperti…

BCA

Kamis, 28 Mei 2020 - 20:30 WIB

IHSG Finish di Zona Hijau, Saham Bank BCA Naik 6,65 Persen

Pada akhir perdagangan Kamis (28/5/2020), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) finish di zona hijau sore ini. Pasar modal Indonesia ditutup naik 74,6 poin atau 1,60% ke level 4.716,18

Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo (Doc: BNI Syariah)

Kamis, 28 Mei 2020 - 20:04 WIB

BNI Syariah Siap Perkuat Bisnis Remittance

PT Bank BNI Syariah masuk BUKU 3 dan optimis dapat meraih bisnis internasional seperti remittance. Modal inti BNI Syariah di atas Rp5 triliun.

Ilustrasi Pergerakan Saham

Kamis, 28 Mei 2020 - 20:00 WIB

Naik, PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk Cetak Penjualan Rp1,44 Triliun Sepanjang 2019

Emiten PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) cetak penjualan sebesar Rp1,44 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari penjualan Rp1,27 triliun hingga periode 31 Desember 2018.

Ilustrasi inflasi

Kamis, 28 Mei 2020 - 19:59 WIB

Inflasi Mei 2020, Diperkirakan Rendah di Level 2,21 Persen

Ramadhan kali ini 1441 H atau 2020, tingkat inflasi tergolong rendah karena permintaan juga rendah. Inflasi Mei 2020 selama Ramadhan ini diperkirakan 2,21 persen year on year atau 0,09 persen…