INDUSTRY.co.id - Jakarta, Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yulianto mengatakan telah ada penambahan pasien positif Covid-19 baru berjumlah 316 sehingga totalnya saat inj menjadi 4.557 kasus.
""Sementara pasien yang sembuh juga terjadi penambahan menjadi 21 pasien yang sembuh, dan total pasien sembuh menjadi 380. Adapun yang meninggal bertambah 26 dan totalnya menjadi 399 pasien meninggal," ujar dr. Achmad Yurianto dilansir dari laman Kemkes Selasa (14/4).
Dikatakan Yurianto, di antara penambahan kasus tersebut beruntung selalu terjadi penambahan pasien yang sembuh.
''Dengan bertambahnya pasien sembuh kita optimis pasien Covid-19 bisa sembuh dan jumlahnya akan terus bertambah dari waktu ke waktu,'' pungkasnya.
Adapun terkait pasien meninggal, menurut dr. Achmad Yurianto disebabkan sebagian besar pasien tersebut berada di kelompok usia di atas 50 tahun dan mempunyai penyakit komorbid.
"Di antaranya tekanan darah tinggi yang sudah menahun, diabetes menahun, dan beberapa dengan paru-paru yang kronis seperti asma, bronchitis, dan TBC," ujarnya.
Dijelaskan Yurianto, penambahan kasus konfirmasi Covid-19 terus bertambah di belahan dunia termasuk Indonesia.
"Berdiam di rumah menjadi salah satu solusi terbaik dalam memutus rantai penularan virus tersebut," ungkapnya.
Dikatakannya, sifat virus Corona adalah mampu berkembang biak dengan cara membelah diri dan sering bermutasi.
"Ini sangat rentan apabila orang yang tidak patuh untuk tinggal di rumah terpapar berulang-ulang oleh pembawa virus," jelasnya lagi.
Jubir Pemerintah tersebut juga mengatakan secara klinis gambaran Viral Loud jumlah virus yang masuk ke dalam tubuh akan berpengaruh terhadap gambaran keluhan klinisnya.
Semakin banyak virus yang masuk maka akan semakin berat gejala fisik yang muncul.
''Oleh karena itu sepakat seluruh dunia mengatakan tinggal di rumah agar kemudian paparan virus ini semakin berkurang. Karena jika tidak nantinya akan berimplikasi pada keluhan fisik semakin lama semakin menjelek,'' katanya.
Adapun terkait upaya penanggulangan Covid-19 sudah lebih dari 27 ribu yang kita periksa spesimennya melalui pemeriksaan PCR dari 186 kabupaten/kota yang terindikasi ditemukan kasus positif Covid-19.
"Lebih dari 70 lab yang sudah diaktifkan di seluruh Indonesia, artinya bahwa akses layanan pemeriksaan PCR sudah lebih merata lagi di seluruh Tanah Air," sebutnya.
Sementara terkait bantuan, dirinyapun menyampaikan apresiasi dari para donatur yang datang dari berbagai kalangan masyarakat.
"Donasi dari masyarakat saat ini sudah lebih dari Rp.196 miliar," ujar Yurianto.