Kabar Baik, World Bank Ramalkan Ekonomi 3 Negara Tumbuh Positif

Oleh : Kormen Barus | Sabtu, 11 April 2020 - 12:32 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati

INDUSTRY.co.id, Jakarta- Tiga negara seperti  Indonesia, India, dan China diperkirakan tumbuh positif. Untuk Indonesia, Bank Dunia memperkirakan ekonominya akan mampu tumbuh sebesar 2,1 persen pada 2020. Meski demikian, mereka tak memungkiri pertumbuhan Indonesia punya potensi minus hingga 3,5 persen akibat virus corona.

Sementara, ADB meramalkan ekonomi dalam negeri sebesar 2,5 persen. Kemudian, EIU menilai perekonomian Indonesia hanya tumbuh 1 persen tahun ini.

Tiga negara di kelompok G20 tersebut  kata Menteri Keuangan Sri Mulyani, diperkirakan berhasil dan tetap tumbuh positif pada tahun ini walau tertekan penyebaran virus corona. Menteri Keuangan, menyampaikan itu, berdasarkan  proyeksi Bank Dunia (World Bank), Bank Pembangunan Asia (Asia Development Bank), The Economist Intelligence Unit (The EIU).

"Proyeksi untuk Asia termasuk Indonesia dari Bank Dunia, ADB, dan EIU untuk negara G20 hanya ada tiga negara yang bertahan positif, yakni Indonesia, China, dan India," ungkap Sri Mulyani dalam video conference, dikutip Selasa (7/4).

Sri Mulyani memaparkan Bank Dunia memproyeksi ekonomi China tahun ini tumbuh 1 persen-2,3 persen. Sementara, ADB melihat ekonom negeri Tirai Bambu itu masih dapat meningkat sebesar 2,3 persen dan EIU memperkirakan hanya 1 persen.

Lalu, ADB meramalkan ekonomi India masih bertahan di level 4 persen dan EIU memproyesi sebesar 2,1 persen.  Di sisi lain, pemerintah memproyeksi ekonomi Indonesia tahun ini sebesar 2,3 persen.

Angkanya jauh lebih lambat dari target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 sebesar 5,3 persen.

"Ini merupakan dampak dari virus corona yang mungkin akan paling parah terjadi pada kuartal kedua tahun ini dan mungkin akan berlanjut pada kuartal ketiga dan membaik pada kuartal keempat," papar Sri Mulyani.

Menurutnya, proyeksi ekonomi itu sejalan dengan pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang juga diperkirakan hanya meningkat 3,2 persen dan konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) minus 0,2 persen.

Kemudian, nilai ekspor diramalkan turun 11,7 persen dan impor 13,5 persen. Sementara, konsumsi pemerintah diupayakan tumbuh 6,8 persen.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Petani Sawit menyampaikan aspirasi

Selasa, 17 Mei 2022 - 10:11 WIB

Petani Sawit Minta Larangan Ekspor Minyak Goreng dan CPO Dicabut

Petani Sawit mengharapkan larangan minyak goreng dan CPO dicabut.

Ketua DPR Puan Maharani

Selasa, 17 Mei 2022 - 09:57 WIB

Mengecam Keras! Puan Maharani: Jerat Penculik yang Cabuli Anak dengan UU TPKS

Jakarta-Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mengecam keras penculikan belasan anak di wilayah Jakarta dan Bogor yang disertai dengan kekerasan seksual.

Peternakan sapi perah

Selasa, 17 Mei 2022 - 09:31 WIB

Waspada! Pasca Temuan Penyakit Mulut dan Kuku di Mojosongo, Polda Jateng Wanti-Wanti Peternak Sapi

Semarang-Tim Satgas Pangan Polda Jateng mewanti-wanti kepada para peternak sapi di Boyolali pasca temuan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi di Mojosongo, pekan lalu.

Ichitan gelar Mobile Legend Championship berskala nasional untuk dukung perkembangan E-sports di Indonesia. (Foto: Humas Ichitan)

Selasa, 17 Mei 2022 - 07:55 WIB

Dukung Perkembangan E-sports, Ichitan Gelar Mobile Legend Championship Berskala Nasional

Ichitan akan menggelar Mobile Legends Championship berskala nasional. Kegiatan ini bisa menjadi ajang pembuktian kemampuan para penggemar Mobile Legends di Indonesia.

Menag Yaqut Choli Apresiasi Kebersamaan Umat Buddha Terkait Dharmasanti Waisak 2566 BE

Selasa, 17 Mei 2022 - 07:15 WIB

Menag Yaqut Choli Apresiasi Kebersamaan Umat Buddha Terkait Dharmasanti Waisak 2566 BE

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi kebersamaan umat Buddha dalam peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak 2566 Tahun Buddhis. Kebersamaan ini terwujud dari sukses dan semaraknya seluruh…