Di Tengah Pemberlakuan Social Distancing, ASN Ini Malah Tiduri 4 PSK Remaja Sekaligus

Oleh : Kormen Barus | Jumat, 10 April 2020 - 13:24 WIB

PSK (Ilustrasi)
PSK (Ilustrasi)

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Seorang Aparatur Negeri Sipil (ASN) yang bertugas di kantor camat Elar Selatan, kabupaten Manggarai, Timur Flores Nusa Tenggara Timur (NTT),  ditemukan tengah bersama empat orang perempuan yakni; PDP (17), SK (16) KD (18) MAS (18). Keempatnya berasal dari Langgo, Kelurahan Carep, Kabupaten Manggarai.

Mengutip beberapa media local dan laman Indonews, bahwa ASN berusia 55 tahun dan berinisial SS, itu, terjaring Razia petugas, karena sedang tidur sekamar dengan beberapa remaja putri di sebuah Hotel di Kota Ruteng, kabupaten Manggarai, Rabu (8/4/2020) malam.

"Semua pada bugil ramai-ramai. Mereka akhirnya didata namanya lalu digiring ke Polres Manggarai guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Oknum PNS itu sudah punya istri dan beberapa anak," ungkap salah satu ketua RT yang turut menyaksikan penggerebekan itu, sebagaimana mengutip indonews.

Kronologis Kejadian

Terbongkarnya praktik prostitusi yang melibatkan sejumlah pelajar SMU di kota Ruteng dan ASN asal Manggarai Timur ini,  berawal dari Laporan warga pada petugas.

Aksi pria yang tak peduli dengan imbaun pemerintah untuk memastikan "physical distancing" atau jaga jarak ini tercium oleh petugas Bhabinkamtibmas yang terdiri dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Watu, Lawir, Babinsa Kelurahan Watu, dan staf Kelurahan Watu saat melakukan penyisiran di hotel-hotel Rabu (8/4/2020) sekitar pukul 21.00 Wita.

“Kita dapat laporan dari warga adanya kegiatan prostitusi di hotel yang melibatkan beberapa remaja putri,” ujar Bhabinkamtibmas Keluraham Watu Bripka Andi Darma seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (9/3/2020) siang.

Dari hasil penyisiran yang dilakukan oleh petugas Bhabinkamtibmas tersebut, di kamar 02, pria berinisial SS (55) . SS didapati tidur dengan 4 Siswi yakni MAS (18), KD (18), PDP (16) dan SK (17),” terang Bripka Andi.

Sementara di kamar 01, ditemukan pria berinisial JA (24), asal Colol, Kabupaten Manggarai Timur bersama MID yang diduga seorang pelajar kelas 1 SMA di Kota Ruteng.

Remaja putri yang ditemukan tersebut diduga sebagai PSK online yang dibooking melalui Facebook.

Salah seorang PSK yang merupakan seorang pelajar di Kota Ruteng saat diinterogasi petugas mengaku bahwa tarif sekali kencan berkisar antar 200 hingga 800 ribu rupiah.

Pihak Andi kemudian memberikan imbauan bahwa, saat ini Umat Kristiani sedang menjalani masa pra paskah. Sehingga perbuatan mereka sangat bertentangan dengan norma agama dan budaya setempat.

“Apalagi saat ini pemerintah sudah mengimbau agar warga tidak boleh berpergian keluar rumah jika tidak ada hal terlalu mendesak demi pencegahan penyebaran Covid-19,” tambahnya.

Mereka kemudian ditangkap oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Watu, Bripka Andi Darma bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Lawir Bripka Flavianus Jedaut dan Babinsa, serta staf Kelurahan Watu.

“Tindakan yang diambil adalah pria dan PSK remaja tersebut diamankan di Polres Manggarai untuk dimintai keterangan,” tutur Bripka Andi.

Hingga kini 2 pria dan 5 wanita itu masih diperiksa di Mapolres Manggarai.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Elar Selatan Stephanus Lamar membenarkan bahwa salah satu stafnya berinisial SS.

“Kkalau yang inisial nama SS PNS di Elar Selatan hanya ada satu orang, umur 55 tahun. Semoga bukan dia,” ujar Camat Stephanus mengutip VoxNtt.com, Kamis (09/04/2020).

Ia mengatakan jikalau benar ASN tersebut bekerja di Kantor Camat Elar Selatan tentunya diberikan sanksi, mengikuti aturan main sesuai peristiwa yang terjadi.

“Inikan pelanggaran bagi seorang ASN. Tentu ada aturannya untuk memberi tindakan bagi ASN tersebut,” ucapnya.

Saat ini, tambah Stephanus, pihaknya sedang menghubungi yang bersangkutan untuk mendapatkan kepastian.

Karena yang bersangkutan kata dia, mulai hari Selasa dan Rabu ditugaskan untuk memantau Posko Covid-19 dan nendampingi para Kades di wilayah itu

Sedang Cari ‘Hotspot’

Melansir dari laman Floresa.co, seorang ASN yang digerebek sedang bersama dengan empat gadis di sebuah hotel di Ruteng tersebut mengklaim bahwa saat aparat tiba, kamarnya sedang terbuka dan keempat gadis itu sedang mencari hotspot untuk bisa mengakses internet.

Stefanus mengatakan, Kamis, 9 April 2020, ia sudah menelepon SS setelah mendapat kabar soal penggebekan itu.

“Kejadian itu betul. Tapi, saat dipergok, pegawai itu sedang ngobrol dengan empat remaja putri dan pintu kamar dalam keadaan terbuka,” katanya.

“Menurut dia, empat remaja putri itu berada di kamarnya untuk mencari hotspot,” tambahnya.

 Polisi menyatakan, petugas Bhabinkamtibmas memberikan himbauan bahwa pada saat ini umat Kristiani sedang menjalani masa Prapaskah sehingga perbuatan mereka sangat bertentangan dengan norma agama dan budaya setempat.

“Apalagi saat ini pemerintah sudah menghimbau agar warga tidak boleh bepergian keluar rumah jika tidak ada hal mendesak demi pencegahan penyebaran Covid-19,” kata polisi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Berinternet (Ist)

Selasa, 22 Juni 2021 - 08:15 WIB

Pengguna Internet Makin Meningkat, Ini Cara untuk Melindungi Data Pribadi

Menurut data yang dihimpun Social-Hootsuite pada Januari 2021 menunjukan pengguna internet di Indonesia tumbuh 15,5 persen atau sebesar 27 juta orang selama pandemi. Sementara pengguna media…

Desa Wisata Denai Lama, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Dok: Kemenparekraf)

Selasa, 22 Juni 2021 - 08:00 WIB

Sandiaga Berharap Desa Wisata jadi Lokomotif Perkembangan Ekonomi di Indonesia

Dalam Webinar Desa Wisata – Desa Kreatif Sumatera Selatan, yang diikuti oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan…

Ilustrasi Era Digitalisasi

Selasa, 22 Juni 2021 - 07:30 WIB

Sudah Menjadi Gaya Hidup, Kenali Dampak Dari Digitalisasi

Digitalisasi telah mengubah interaksi sosial di masyarakat. Dengan bantuan teknologi yang sebenarnya memudahkan kehidupan, di balik itu terdapat kehati-hatian gaya hidup yang membuat masyarakat…

Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachmat Yasin

Selasa, 22 Juni 2021 - 07:00 WIB

DPR: Pembentukan Holding Jadi Upaya Pemenuhan Kebutuhan Gula Nasional

Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachmat Yasin menilai upaya pembentukan holding gula Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan upaya yang strategis untuk memenuhi kebutuhan gula nasional.

Ilustrasi Digital UMKM (Ist)

Selasa, 22 Juni 2021 - 06:30 WIB

Berkat Marketplace, Pelaku UMKM Bisa Bertahan Selama Pandemi

Survei terbaru mengungkapkan sebanyak 4,7 juta UMKM telah merambah ke ekosistem digital dalam kurun waktu 11 bulan terakhir selama pandemi. Totalnya kini sekitar 64 juta UMKM secara keseluruhan…