Kurangi Konsumsi Gula untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh Saat Virus Korona

Oleh : Herry Barus | Kamis, 09 April 2020 - 13:00 WIB

Ilustrasi Gula (Ist)
Ilustrasi Gula (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Berbagai cara dianjurkan oleh para pakar kesehatan untuk membentengi diri saat pandemi korona. Salah satunya adalah membatasi konsumsi gula untuk menjaga imunitas tubuh. 

Dokter spesialis penyakit dalam dr. Andi Khomeini Takdir mengatakan konsumsi gula dapat melemahkan imunitas.

“Konsumsi banyak gula akan melemahkan imunitasmu. Batasi konsumsi gula pasir dan gula terlarut dalam semua makanan dan minuman kita,” ucap dokter yang juga pendiri Junior Dokter Network (JDN) ini, Kamis (9/4/2020)

Secara alami, tubuh memiliki kemampuan untuk melindungi diri sendiri dengan adanya sistem kekebalan tubuh. Pola hidup sehat, konsumsi makanan bergizi dan vitamin C diyakini mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Berlawanan dengan vitamin C, glukosa pada gula justru bisa menurunkan kekuatan sistem imun. Salah satunya adalah gula. Uniknya, gula dan vitamin C memiliki strukur kimia yang sama.

Jika konsentrasi glukosa dalam darah meingkat, sel darah putih yang seharusnya menarik vitamin C bisa keliru menarik gula. Jika tingkat gula darah meningkat hingga 120, maka kemampuan sel darah putih untuk menghancurkan virus berkurang hingga 75 persen dalam empat sampai tujuh jam selama gula darah masih pada tingkat tersebut.

Tingkat gula darah tersebut bisa dengan mudah tercapai jika seseorang mengonsumsi kue dengan tambahan perisa dan minuman manis seperti soda, kopi susu instan, minuman dengan campuran kental manis dan lainnya. Sebagaimana diketahui, satu kaleng soda mengandung 26 gram gula, satusachet kental manis mengandung 20 gram gula dan 12 gram gula dalam 1 sachet kopi susu instan.

Pegiat kesehatan dan gizi anak Yuli Supriati mengatakan salah satu tantangan dalam menghadapi pandemic korona saat ini adalah mengajak masyarakat menjaga asupan makanan. “Gula sudah menjadi konsumsi wajib bagi sebagian besar masyarakat kita. Mengajak masyarakat membatasi konsumsi gula sama beratnya dengan meminta masyarakat tinggal di rumah. Dalam setiap interaksi saya dengan masyarakat saat turun kelapangan, minuman manis seperti the manis dan kopi susu instan adalah kebiasaan yang sulit dihilangkan. Tak hanya itu, anak-anak yang mengkonsumsi susu kental manis pun terlihat masih jamak,” ungkap Yuli.

Untuk itu, lebih baik berhati-hati ketika mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung banyak gula, karena selain bisa menyebabkan berbagai penyakit lain seperti diabetes atau obesitas, gula dalam darah yang berlebihan bisa melumpuhkan sistem kekebalan tubuh

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin menandatangani prasasasti peresmian Modern Broadband City Kota Serang dan Kabupaten Lebak

Rabu, 03 Juni 2020 - 07:30 WIB

Telkom Dukung Modernisasi Jaringan di Kota Serang dan Kabupaten Lebak

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) tetap mengoptimalkan operasional network, salah satunya fiberisasi jaringgan demi mendukung terwujudnya pengalaman digital terbaik pelanggan yang beraktivitas…

CEO Citibank N.A., Indonesia Batara Sianturi

Rabu, 03 Juni 2020 - 07:21 WIB

Wuih, Citibank Raih Best International Bank in Indonesia, Dirut: Ini Hasil Sebuah Fokus dan Komitmen Solusi Finansial Inovatif Ditengah Masa Sulit

CEO Citi Indonesia Batara Sianturi menyatakan, ditengah situasi pasar yang volatile serta kompetitif, pihaknya sangat berterima kasih dapat menerima penghargaan ini dari majalah Finance Asia.…

Ilustrasi Pekerja (ist)

Rabu, 03 Juni 2020 - 07:05 WIB

Sah! Jokowi Teken PP Tapera, Siap-siap Gaji Pekerja ASN, BUMN, TNI, Polri Hingga Swasta Dipotong 3 persen

Presiden Jokowi telah meneken Peraturan Pemerintah atau PP No. 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Jamaah Haji menunaikan ibadah di Kabah Masjidil Haram Makkah

Rabu, 03 Juni 2020 - 07:01 WIB

Jeritan Travel Haji Saat Kemenag Batalkan Ibadah Haji

ForumĀ  Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah ( Forum SATHU) meminta Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Pengelola Keuanga Haji (BPKH) mengundang asosiasi untuk membahas bagaimana tindaklanjut…

Direksi Bhinneka support UMKM

Rabu, 03 Juni 2020 - 06:51 WIB

Bhinneka.Com Ajak UMKM dan Korporasi Gerakkan Ekonomi

Bhinneka.Com meluncurkan gerakan #BangkitLagi yang melibatkan para pelaku bisnis dari berbagai segmen (UMKM dan korporasi) dari lintas sektor dan ini sebagai wujud semangat dan optimisme di…