Delapan Tahun Lazada Dukung Sekor Industri eCommerce Indonesia

Oleh : Herry Barus | Minggu, 05 April 2020 - 17:00 WIB

Delapan Tahun Lazada Dukung Sekor eCommerce Indonesia
Delapan Tahun Lazada Dukung Sekor eCommerce Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta– Lazada, perusahaan industri eCommerce ternama di Asia Tenggara telah berusia 8tahun di tahun 2020 ini.

Sejak didirikan, Lazada memiliki komitmen untuk membantu membangunekosistem eCommerce bisnis kecil dan menengah yang merupakan salah satu garda utama perekonomian.

Berawal dari operasional di Jakarta, kini Lazada hadir melayani konsumen di 500 kota dan kabupaten di Indonesia.

Sejak memasuki pasar Indonesia pada tahun 2012, Lazada telah mengalami perkembangan pesat, terutama dari sisi logistik, teknologi, dan sumber daya manusia.

Dari sisi logistik, Lazada memiliki kapabilitas LEL (Lazada eLogistics) dan LEX (LEL Express) yang merupakan salah satu solusi pengirimanlogistik terbaik di Asia Tenggara.

Lazada saat ini memiliki 12 gudang utama dan bekerja sama dengan lebih dari 8000 kurir dan mitra logistik untuk memastikan barang kebutuhan konsumen sampai tepat waktu.

Sebagai infrastruktur terpenting dalam eCommerce, tulang punggung teknologi Lazada dikembangkan oleh keahlian dan inovasi Alibaba Group.

Selain itu, dari sisi sumber daya manusia, Lazada Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan upaya pemberdayaan. Sumber daya manusia merupakan kunci dari pengembangan eCommerce yangsustainable.

Lazada Indonesia kerap mengadakan program-program edukasi dan pelatihan bagi para mitrapenjual, yaitu melalui Alibaba University dan Sellers Class.

Dalam masa social distancing saat ini, eCommerce menjadi salah satu platform pilihan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurut data dari WeAreSocial tahun 2019, pembelian online untuk produkproduk makanan dan kebutuhan rumah tangga mengalami pertumbuhan tertinggi (30%) dibandingkan kategori lain.

Monika Rudijono, Chief Marketing Officer, Lazada Indonesia , Minggu (5/4/2020) mengatakan, seiring dengan meluasnya penerapan social distancing, belanja online juga semakin meningkat karena merupakan alternatif utama bagi banyak orang.

"Selama delapan tahun beroperasi di Indonesia dan Asia Tenggara, kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan ekosistem eCommerce yang selalu bisa diandalkan. Karena itu, kami juga ingin memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya bagi para mitra penjual dan mitra logistic Lazada yang selalu bekerja keras dan menjadi garda depan dalam memenuhi kebutuhan konsumen dimasa social distancing ini," ujarnya. 

Lazada menjamin bahwa kenyamanan dan keselamatan konsumen tetap menjadi prioritas utama.

Untuk itu, seluruh tim Lazada Indonesia tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam menyediakan kebutuhan kesehatan dan makanan sehari-hari yang krusial untuk dimiliki di rumah.

"Konsumen tidak perlu khawatir dengan persediaan offline yang tidak menentu, karena bisa dengan mudah mencari barang-barang kebutuhan melalui aplikasi Lazada. Ini tentunya lebih aman, karena tidak perlu meninggalkan rumah dan berbelanja di pusat keramaian,"  ungkapnya lagi. 

Lazada juga memanjakan pembeli dengan menjadi eCommerce pertama yang mengenalkan konsep Shoppertainment.

Konsep ini memberikan pengalaman belanja yang memungkinkan semua konsumen untuk mengakses aplikasi, melakukan pembelian, sambil menonton acara live-streaming atau bermain game di aplikasi Lazada.

Sehingga, bagi yang tinggal lama di rumah, bisa menikmati hiburan sambilmembeli barang kebutuhan.

“Program #SemuaAdaDiRumah dari Lazada didasarkan bahwa saat ini pusat kegiatan ada di rumah, bersama dengan keluarga. Kebutuhan untuk beraktivitas secara normal seperti bekerja, bersosialisasi, menikmati hiburan, dapat dilakukan dari rumah, tak terkecuali berbelanja,” jelas Monika.

“Penjual danbrand di Lazada marketplace dan LazMall siap memberikan pengalaman berbelanja lengkap yang nyamandan mudah bagi mereka yang berkegiatan di rumah," tambahnya. 

Saat ini, Lazada beroperasi di enam negara di Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura,Thailand, dan Vietnam, dan telah menjangkau lebih dari 50 juta konsumen aktif setiap tahunnya (annualactive consumer).

Di Indonesia, Lazada sudah melayani lebih dari 500 kota dan kabupaten, dan terusberkembang untuk melayani lebih dari 300 juta konsumen Asia Tenggara pada tahun 2030.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Samantha Clayton Herbalife

Kamis, 28 Mei 2020 - 18:00 WIB

Jangan Tinggalkan Kebugaran Tubuh Saat WFH

Di tengah pandemi COVID-19, pemerintah menghimbau masyarakat untuk menerapkan kebijakan "di rumah saja", termasuk bekerja dari rumah atau Work From Home. Kebijakan ini mempengaruhi rutinitas…

Bank BCA

Kamis, 28 Mei 2020 - 17:45 WIB

PT Bank Central Asia Tbk Suntik Modal Rp1 Triliun, Bank Royal Berubah Nama Jadi Bank Digital BCA

Setelah sebelumnya mengakusisi, emiten perbankan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) resmi mengganti namanya Bank Royal menjadi Bank Digital BCA dengan suntikan modal awal sebesar Rp1 triliun.

Persija Jakarta (Ist)

Kamis, 28 Mei 2020 - 17:30 WIB

Manajemen Persija Jakarta Sangat Berharap Liga Segera Berjalan Kembali

Persija Jakarta telah mengambil sikap terkait lanjut atau tidaknya kompetisi musim ini. Manajemen Macan Kemayoran mempertimbangkan segala aspek baik dan buruk bila Liga Indonesia musim ini kembali…

Aktivitas industri makanan dan minuman (mamin)

Kamis, 28 Mei 2020 - 17:10 WIB

Kabar Baik! Sepanjang Januari-April 2020, Ekspor Industri Pengolahan Tembus USD 42,75 Miliar

Sepanjang Januari-April 2020, pengapalan produk industri pengolahan mampu menembus hingga USD42,75 miliar atau naik sebesar 7,14 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Mochamad Iriawan, Ketum PSSI

Kamis, 28 Mei 2020 - 17:00 WIB

Ketum PSSI-Menpora Bahas Persiapan Piala Dunia dan Kompetisi

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan bertemu Menteri Pemuda Olahraga Zainudin Amali di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, belum lama ini . Dalam pertemuan ini, PSSI menyampaikan perkembangan…