Himbauan Dirumah Aja, Pekerja Harian: Kalau Gak Nukang yang Kasih Makan Siapa Pak

Oleh : Nata Kesuma | Jumat, 03 April 2020 - 15:10 WIB

Ilustrasi Pekerja proyek perumahan (Industry.co.id)
Ilustrasi Pekerja proyek perumahan (Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto menyampaikan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Bertambah Menjadi 1.790 Kasus di seluruh Indonesia.

"Sementara itu pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan dinyatakan sembuh mencapai 112 orang. Adapun pasien yang meninggal bertambah 13 orang, dan totalnya menjadi 170 pasien meninggal," ujarnya Kamis Sore (2/4).

Untuk itu, Yurianto berharap masyarakat dapat mengurangi aktifitas diluar rumah guna memutus rantai penyebaran Covid-19.  

"Virus tersebut menular seiring dengan mobilitas seseorang. Maka cara yang paling aman adalah diam di rumah dan tetap produktif di rumah," pungkasnya.

Terkait adanya himbauan Pemerintah tersebut, redaksi Industry.co.id melakukan penelusuran keberapa lokasi para pekerja harian di kawasan perumahan Tangerang Selatan.

Ditemui dilokasi, salah satu pekerja harian mengatakan tetap melakukan aktifitas seperti biasa walaupun dihantui ancaman virus corona. 

"Kita tetap nukang (kerja-red), abis kalau dirumah yang kasih makan anak-anak siapa Pak?," ujar Haji Abdul pemborong proyek perumahan di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Jumat (3/4).

Sementara Beri, yang menjadi tukang pasang atap perumahan mengatakan hal yang sama. Dirinya tetap beraktifitas seperti biasa dan tidak khawatir denga adanya ancaman covid-19.

"Kagak, kita gak khawatir, kerja kita sehat, panas-panasan pasang atap. Kuli mah sehat InsyaAllah. Yang kita khawatir kalau gak ada proyekan, gak bisa makan," ungkapnya. 

Dirinya pun mengaku orderan untuk mengerjakan proyek renovasi maupun pembangunan rumah tetap berjalan seperti biasa. 

"Kita ikut Bang Haji (Mandor Abdul-red). Alhamdulillah orderan nukang sampai lebaran masih ada," ucapnya. 

Ia pun berharap agar Pemerintah tetap memperbolehkan dirinya tetap bekerja di masa sulit ini.  

"Kita bakal sering-sering cuci tangan pakai sabun biar gak kena corona, tapi jangan di lockdown-lockdown lah dan dilarang bekerja, kita butuh makan," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direksi Bhinneka support UMKM

Rabu, 03 Juni 2020 - 06:51 WIB

Bhinneka.Com Ajak UMKM dan Korporasi Gerakkan Ekonomi

Bhinneka.Com meluncurkan gerakan #BangkitLagi yang melibatkan para pelaku bisnis dari berbagai segmen (UMKM dan korporasi) dari lintas sektor dan ini sebagai wujud semangat dan optimisme di…

Tanda Kehormatan Bintang Dharma kepada KASALdan KASAU

Rabu, 03 Juni 2020 - 06:00 WIB

Tanda Kehormatan Bintang Dharma kepada KASAL dan KASAU

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin upacara penyematan Tanda Kehormatan Bintang Dharma kepada Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E.,…

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Rabu, 03 Juni 2020 - 05:30 WIB

Era New Normal Sejalan dengan Gaya Hidup Baru

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan bahwa dirinya lebih suka menggunakan istilah gaya hidup baru ketimbang ‘new normal’ pasca pandemi covid-19. Dan Indonesia, menurutnya harus…

Samuel Rangga Boro/foto HARIANHALUAN.COM

Rabu, 03 Juni 2020 - 05:29 WIB

Usir Virus Corona, Dukun di Pulau Sumba Terima Wangsit dari Malaikat Gabriel

Jakarta- Samuel Rangga Boro Dukun di Kampung Galuwiyo, Desa Tanjung Karoso, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), berapa hari ini ramai diperbincangkan di media…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Rabu, 03 Juni 2020 - 05:15 WIB

Bukan New Normal, Gubernur Anies Baswedan Justru Terapkan PSBL Usai PSBB di Jakarta

Gubernur DKI Anies Baswedan mewacanakan memperkecil skala penerapannya, atau disebut Pembatasan Sosial Berskala Lokal ( PSBL).