BCA Gratiskan Top Up Saldo GoPay dan Diskon 50% untuk pengisian LinkAja

Oleh : Herry Barus | Jumat, 03 April 2020 - 07:34 WIB

Bank BCA
Bank BCA

INDUSTRY.co.id - Jakarta– Dalam rangka mendukung anjuran Pemerintah untuk #dirumahaja dan #workfromhome, serta meningkatkan gerakan non tunai sebagai upaya penanggulangan pandemi COVID-19, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menggratiskan biaya top up atau isi ulang saldo GoPay dan diskon untuk biaya pengisian saldo LinkAja selama periode 1 – 30 April 2020.

Nasabah yang biasa menggunakan fitur OneKlik atau top up Gopay melalui BCA mobile dan kanal-kanal e-Banking BCA lainnya, akan mendapatkan cashback ke saldo GoPay sebesar Rp1.000 sesuai biaya top up yang selama ini dikenakan.

Selain itu, untuk pengisian saldo LinkAja melalui channel BCA mobile, KlikBCA dan ATM BCA akan mendapatkan diskon sebesar 50% atau Rp500. Adapun tata cara pengisian saldo LinkAja dapat dilihat pada menu ‘Isi Saldo’ di Aplikasi LinkAja (Isi Saldo > Transfer dari Bank > Bank BCA).

“Dalam kondisi seperti ini, kami terus menerus mengimbau nasabah agar memaksimalkan transaksi nontunai melalui berbagai kanal BCA, seperti Mobile Banking dan Internet Banking dalam rangka mendukung physical distancing. Gratis biaya top up saldo GoPay dan diskon 50% pengisian Saldo LinkAja mudah-mudahan dapat menjadi gerakan bersama untuk meminimalisir kontak fisik dalam melakukan berbagai transaksi untuk memenuhi kebutuhan selama masa ini,” ujar Direktur BCA Santoso, di Jakarta, Senin (01/4/2020).

Santoso menambahkan, BCA juga telah menaikkan limit transfer individu melalui KlikBCA Individu sebesar Rp250 juta per hari dari sebelumnya sebesar Rp100 juta per hari. Kebijakan tersebut berlaku hingga 31 Mei 2020 untuk transfer antar rekening BCA dan transfer ke rekening bank lain dalam negeri. Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung gerakan #BankingFromHome demi memastikan nasabah BCA tetap dapat melakukan berbagai transaksi perbankan sesuai kebutuhan, dari rumah.  

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Penelitian Kelalawar (ist)

Minggu, 31 Mei 2020 - 09:02 WIB

Astaga...Peneliti China Buka Suara, Akui Virus Corona Bukan Berasal dari Pasar Hewan di Wuhan!

Peneliti China Mengakui Bahwa Virus Corona Bukan Berasal dari Pasar Tradisional di Wuhan. Pengakuan mengejutkan dunia internasional ini berasal dari seorang peneliti senior yang juga pejabat…

Prof Wiku Adisasmito BNPB

Minggu, 31 Mei 2020 - 09:00 WIB

11 Indikator Kesehatan Daerah Bisa Beraktivitas Normal

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyebutkan terdapat 11 indikator kesehatan masyarakat agar bisa kembali ke aktivitas ekonomi produktif dan aman…

Komisi III DPR RI Sari Yuliati

Minggu, 31 Mei 2020 - 08:38 WIB

Satu Kelas SD Bisa Capai 40 Murid, DPR Cantik Ini Desak Pemerintah Harus Tegas Terapkan Protokol Kesehatan di Sekolah

Pemerintah berencana menerapkan new normal atau tatanan baru di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) di sejumlah sektor, tak terkecuali di sektor pendidikan. Menanggapi rencana tersebut, Anggota…

Ilustrasi Koperasi (ist)

Minggu, 31 Mei 2020 - 08:15 WIB

Kisruh Penindakan 35 Koperasi, DPR: Satgas Investasi Wajib Gesit Tapi juga harus Cermat

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Junaidi Auly mengomentari Satgas Waspada Investasi yang keliru telah melakukan penindakan terhadap 35 Koperasi. ā€œSatgas Waspada Investasi memang wajib mewaspadai…

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Minggu, 31 Mei 2020 - 08:00 WIB

Gubernur Jabar Persilahkan 15 Daerah Terapkan New Normal

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil mempersilahkan 15 dari total 27 daerah yang dipimpin bupati dan wali kota untuk membuka aktivitas atau kegiatan masyarakat dalam era kenormalan baru…