INDUSTRY.co.id - Jakarta, Tenaga kerja yang terampil dan berkompetensi dan terkoneksi dengan kebutuhan perusahaan sangat banyak diminati. Banyak universitas melahirkan lulusan yang cerdas dan jago teori namun minim praktek dan tidak mampu beradaptasi dengan dunia kerja. Masalah tersebut kini sudah bisa di jawab oleh President University yang siap mencetak lulusan yang jago dalam hal teori dan juga piawai dalam prakteknya.

Salah satu upaya yang dilakukan President University dalam menciptakan sarjana yang cerdas dan terampil adalah dengan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, seperti dengan perusahaan untuk program magang. Tak cukup sampai disitu, President Universty juga menjalin kerjasama dengan lembaga pendidikan dari luar negeri. Saat ini tercatat sudah 30 Universitas terkemuka dari luar negeri yang bekerja sama dengan President University.

Pada tanggal 28 maret 2017, Dr. Jony Oktavian Haryanto mewakili President University menandatangani perjanjian kerjasama dengan HAN University of Applied Science yang diwakili Dr Helen de Jong. HAN University of Applied Science merupakan universitas terkemuka di Belanda yang fokus pada ilmu terapan terutama di bidang logistik. Kerja sama ini juga menyertakan Tjahjadi Rahardja, Direktur Utama PT. Jababeka Infrastruktur dan Benny Woenardi, Direktur Utama Cikarang Dry Port.

Kerja sama dengan HAN University of Applied Science, Gelderland Province dan beberapa kawasan logistik di Belanda, sebagai bentuk nyata kerjasama triple helix antara kampus, pemerintahan dan pengusaha.

HAN University of Applied Science memiliki kampus di Kota Arnhem dan Nijmegen dengan jumlah mahasiswa sebanyak 34,000 orang. Ada 4 fakultas, yaitu Faculty of Business Management and Law, Faculty of Health and Social Studies, Faculty of Engineering dan Faculty of Education. Kelebihan HAN University pada kurikulum yang menggabungkan komponen praktik berorientasi dengan penelitian terapan.

“HAN sebagai universitas yang fokus pada ilmu terapan akan sangat relevan dengan President University yang juga terletak di tengah kawasan industri dan ingin mencetak sarjana yang jago di teori namun juga piawai secara praktek,” ujar Dr. Jony Oktavian Haryanto selaku Rektor President University.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Dr Helen de Jong yang mewakili BOD HAN University of Applied Science menyambut dengan senang atas kerjasama tersebut, mengingat hubungan yang baik dan bersejarah antara pemerintah Indonesia dan Belanda.

“Letak President University yang berada di tengah kawasan industri terbesar di Asia Tenggara merupakan keunggulan yang memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswanya dan sesuai dengan visi HAN untuk menjadi universitas terkemuka yang fokus pada ilmu terapan,” ujar Dr Helen de Jong.

Perjanjian kerjasama ini meliputi program pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, pertukaran budaya, penyelenggaran konferensi internasional bersama, program penelitian bersama dan banyak hal. Pada tahap awal kerja sama akan ada student exchange yang dilakukan pada semester ini. Kerjasama ini sebagai langkah awal kerjasama kedua belah pihak dalam memajukan kualitas pendidikan di Indonesia sekaligus menjembatani antara ilmu pengetahuan dengan praktek di lapangan.