Ini Pesan Syahrul Yasin Limpo Tentang Virus Corona

Oleh : Wiyanto | Kamis, 26 Maret 2020 - 07:59 WIB

Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian
Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Syahrul Yasin Limpo (SYL) menulis pesan singkat yang berisi renungan kehidupan. Pesan singkat itu ia tulis dengan judul Corona dan Peringatan Tuhan. Dalam tulisannya, SYL mengajak semua manusia agar mau berusaha dan berserah diri kepada Tuhan. Penyebaran Corona, kata dia, harus disikapi dengan pikiran dan hati yang bersih.

"Saudaraku semua, terkhusus anak-anakku. Corona virus atau Covid 19, rasanya menghantam semua dimensi kehidupan kita. Begitu dahsyat. Bahkan, luar biasa. Bahkan kehidupan sosial tercabik dan tentara aparat keamanan bersenjata, seakan kehilangan kekuatan menjaga negerinya. Politik babak belur. Banyak pemerintah seakan tak berdaya. Ekonomi semua negara anjlok. Bahkan, terjun bebas ke titik nadir," tulisnya di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

"Dari fenonmena ini, Tuhan tampaknya sengaja mengingatkan. Juga, memberikan peringatan bahwa, duniamu sekarang telah berubah," tambahnya.

Menurut Syahrul, kejadian ini adalah penanda bahwa Tuhan merupakan satu-satunya yang berkuasa di dalam kehidupan sehari-hari. Tuhan adalah sang pencipta yang mengingatkan manusia akan pentingnya keimanan dan ketaqwaan.

"Sang Maha Kuasa, ingin menunjukkan bahwa paradigma hidup telah berganti. Jangan hidup seperti kemarin. Itu jika tidak mau tergilas. Lalu, mati sia-sia. Your past succes quaranty nothing, if you not changes your day," katanya.

"So, tangan kananmu jadikan simbol bahwa kamu bersih. Bersih di pikiranmu. Bersih hatimu. Bersih tubuhmu. Dan tangan kirimu, sebagai pertanda tetaplah menggapai materi duniamu. Kerja keras. Tak pantang menyerah. Terus menerus," tambahnya.

Sebagai salah satu sikap syukur, Syahrul berharap masyarakat lebih banyak beribadah di rumah, bekerja dari rumah dan berbuat yang lebih baik dari rumah.

"Ganti metode atau cara kerjamu dengan digital (work from home) Itu berarti, tidak ada lagi kerja tanpa artificial intellegence. Tanpa internet of things (IoT). Dan lebih maju lagi, dengan robot yang dilengkapi kecerdasan buatan. On the spot? Bolehlah, tapi tak lebih dari validasi dan random samplingnya, untuk mengkolaborasi dengan kesesuaian fakta yang ada. Lalu, apa arti ini semua? Mari kita pikirkan bersama hikmah di balik Corona virus. Virus yang melanda seluruh dunia saat ini. Salam restorasi (SYLWay)," tutupnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Industri Baja

Kamis, 09 April 2020 - 11:45 WIB

Gairahkan Ekonomi Ditengah Covid-19, Indonesia Ekspor Baja ke Amerika Serikat

Untuk menggeliatkan perekonomian di tengah pandemi COVID-19, Indonesia mengekspor baja ke sejumlah negara di antaranya Amerika Serikat karena menurunnya utilisasi produk tersebut di pasar domestik.

Ilustrasi Jemaah Umroh Indonesia (ist)

Kamis, 09 April 2020 - 11:45 WIB

Kamis 9 April, 58 Jemaah Umrah Indonesia Dipulangkan Saudi, Pemerintah: 4 Orang Lainnya Tertahan Masih Dirawat

Saat ini, ke-58 jemaah tersebut masih berada di hotel mereka masing-masing. Sebanyak 14 orang ada di Jeddah, 38 orang ada di Makkah, dan 6 jemaah di Madinah. Mereka diberangkatkan oleh 16 Penyelenggara…

Ilustrasi Migas (ist)

Kamis, 09 April 2020 - 11:26 WIB

Gegara Covid-19, Penawaran WK Migas Konvensional Tahap 1 Dijadwalkan Ulang

Adanya pandemi Covid-19 global berdampak pada semua sektor termasuk juga rencana penawaran Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi (WK Migas).

Tol Pandaan-Malang Seksi V

Kamis, 09 April 2020 - 11:24 WIB

Mulai Beroperasi, Pemberlakuan Tarif Tol Pandaan-Malang Seksi V Tunggu Wabah COVID-19 Berakhir

Sebelumnya, ruas tersebut setelah dinyatakan lulus uji laik fungsi oleh Direktorat Jenderal Bina Marga dan ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor…

Dr. H. M. Syarifuddin, Sh., Mh.Ketua MA RI

Kamis, 09 April 2020 - 11:07 WIB

Sejumlah Harapan pada Dr. H. M. Syarifuddin, Sh., Mh.Ketua MA RI

Sebuah hasil survei dirilis oleh Lembaga Riset dan Investigasi RIDMA Foundation untuk sosok Ketua Mahkamah Agung RI yang baru.