COVID-19 Hancurkan Ekonomi Global, Fintech P2P Lending Bantu Selamatkan Ekonomi Nasional

Oleh : Krishna Anindyo | Selasa, 24 Maret 2020 - 13:23 WIB

KoinWorks SocialDistancing
KoinWorks SocialDistancing

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perkembangan situasi COVID-19 yang telah menyita perhatian dunia semakin memprihatinkan di berbagai negara. Pemerintah juga mengumumkan bahwa di Indonesia terjadi peningkatan tajam atas jumlah pasien positif COVID-19 yang telah mencapai lebih dari 100 orang.

Dampak dari COVID-19 sendiri turut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi global yang diprediksi akan melambat dan di Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan IHSG terlihat anjlok, serta kondisi pasar modal juga dibuat gelagapan. Situasi dan kondisi ekonomi saat ini, secara tidak langsung mengingatkan kembali akan krisis keuangan Asia 1997 dan krisis keuangan global 2008.

Banyak perusahaan yang gagal kala itu dikarenakan ketidaksiapan modal yang cukup untuk mengantisipasi penurunan ekonomi yang terjadi. Ada beberapa faktor yang bisa menjadi bahan pertimbangan saat menilai kesehatan sebuah perusahaan, seperti kapitalisasi, etika dalam menjalankan bisnis, dan legalitas dari perusahaan itu sendiri. 

Berkaca dari krisis global yang terjadi pada 2008-2009 lalu, industri fintech mulai lahir di tengah krisis dimana perpaduan antara praktik finansial di institusi keuangan konvensional berpadu dengan kemajuan teknologi yang menjadi industri krusial dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Pada prosesnya, salah satu fintech yang akan menstimulasi pemulihan tersebut ialah fintech lending yang bergerak melayani pinjaman produktif, seperti pelaku UKM. Berkembangnya UMKM yang bahkan tidak berkurang pasca krisis ekonomi 1997-1998 dan malah justru bertambah, memberikan harapan bagi pelaku UKM untuk terus aktif di tengah kondisi ekonomi seperti ini, apalagi, banyak dari UKM tersebut yang telah beralih ke digital. 

Bagi pelaku digital UKM, adanya himbauan dari Presiden Jokowi yang menganjurkan untuk bekerja dan beraktivitas di rumah justru membuat lonjakan transaksi secara daring meningkat tajam2 . Baik untuk menjawab kebutuhan modal tambahan akan peningkatan stock ataupun untuk kebutuhan mengatasi krisis pasca COVID-19, fintech dapat membantu memberikan akses finansial yang mudah dan aman untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan.

Menurut penelitian Imam Sugema, Krisis Keuangan Global 2008-2009 dan Implikasinya pada Perekonomian Indonesia, ekonomi Indonesia bisa dikatakan sebagai self sustaining economy karena memiliki potensi pasar domestik yang sangat besar2 . Alhasil, sekalipun ekonomi global tengah goyah, Indonesia tetap mampu mengelola permintaan pasar domestik dan menjaga daya beli masyarakat untuk mempertahankan stabilitas ekonomi di tengah krisis ekonomi global karena keberadaan UKM.

Dasar tersebut semakin menegaskan bahwa peran fintech lending menjadi sangat vital pada situasi seperti sekarang dan fintech seperti KoinWorks akan terus berupaya aktif memberikan layanan dengan ketersediaan akses yang seamless dan contactless.

Mark Bruny selaku Chief Financial Officer KoinWorks mengungkapkan,

“Fintech seperti KoinWorks akan selalu hadir, siap, dan gesit untuk kelak membantu dunia kembali pulih. Kami akan tetap siap mendampingi pelaku bisnis UKM yang mengalami kesulitan di tengah perubahan ekonomi seperti sekarang dan kami juga akan terus berupaya melindungi pengguna dengan meyakinkan mereka bahwa dana yang ada di KoinWorks tetap aman. Pelayanan konsumen juga akan tetap beroperasi seperti biasa untuk memastikan adanya perlindungan yang kami berikan untuk pengguna.”

Bersamaan dengan yang hal tersebut, KoinWorks bersama dengan fintech lain siap menjadi gerbang terdepan pelayanan keuangan bagi semua pelaku UKM yang usahanya tetap harus berjalan di tengah perubahan perilaku masyarakat yang telah disesuaikan dengan anjuran Pemerintah untuk melakukan social distancing dan work from home.

Tidak seperti krisis keuangan yang pernah terjadi di Indonesia sebelumnya, dimana layanan keuangan kehabisan modal karena adanya kredit macet, KoinWorks menyalurkan pembiayaan langsung dari para pendana dalam upayanya mendukung usaha kecil dan menengah. 

Selain itu, tidak sama halnya dengan situasi pasar modal, pengguna diharapkan tidak perlu ragu pada penggunaan layanan keuangan digital, yang terpenting ialah dengan memastikan fintech yang dipilih telah berizin dan diawasi oleh OJK.

“Kami ingin menekankan kembali bahwa atas perubahan ekonomi yang terjadi, KoinWorks tetap beroperasi seperti biasa dengan menyelesaikan pendanaan Seri B pada bulan November 2019 merupakan saat yang tepat untuk mendukung UMKM terus berjalan, didukung oleh peran mitra kami yang berasal dari perusahaan investasi dan perbankan terkemuka seperti, Mandiri Capital Indonesia, Gunung Sewu, Convergence Venture, Quona Capital, EV Growth dan Saison Capital. Kami juga hanya menyediakan pinjaman produktif bagi UKM Digital dengan kelengkapan informasi yang telah diverifikasi secara digital. Hal tersebut yang akhirnya membantu kami untuk menjaga nilai gagal bayar sekitar 1%, lebih rendah dibandingkan sesama pemain fintech lending,” tutup Mark. 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Logo Telkom

Senin, 26 Oktober 2020 - 00:05 WIB

Akselerasi Akses Informasi di Seluruh Negeri, Telkom Jaga Momentum di Tengah Pandemi

Merebaknya pandemi COVID-19 memberikan pengaruh yang sangat besar bagi seluruh negara di dunia. Hampir semua aktivitas para pelaku bisnis dari berbagai aspek industri terkena dampak pandemi…

Perkebunan kopi

Minggu, 25 Oktober 2020 - 17:19 WIB

Komitmen Tingkatkan Produksi Kopi, Kementan Terus Kembangkan Inovasi

Asep Sukarna, salah satu petani kopi di Kabupaten Bandung Barat mengatakan penyediaan bibit unggul kopi seyogyanya memperhatikan kesesuaian dengan karakter daerah masing-masing.

Kejahatan Siber (Foto Dok Jatim Times)

Minggu, 25 Oktober 2020 - 17:00 WIB

Lima Perubahan Paradigma Keamanan Siber

Dengan menerapkan empati pada solusi digital, perusahaan bisa menjadi lebih inklusif. Dalam keamanan siber, itu berarti membangun solusi yang dapat mengakomodasi berbagai kelompok di keadaan…

Wisuda President University 2020

Minggu, 25 Oktober 2020 - 16:35 WIB

Wisuda President University 2020: Peluang Unik di Tengah Pandemi Covid-19

Era Industri 4.0 yang dipicu oleh perkembangan teknologi menawarkan banyak peluang baru. Namun, untuk bisa merebut peluang tersebut, kita dituntut bukan hanya harus mampu menguasai teknologi,…

CIMB Niaga - foto IST

Minggu, 25 Oktober 2020 - 16:00 WIB

CIMB Niaga Salurkan Program Beasiswa Periode 2020-2022

Program Beasiswa CIMB Niaga 2020-2022 di masa pandemi ini, diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mahasiswa agar tetap dapat melanjutkan studi tanpa terkendala biaya. Hal ini juga…