Kabar Gembira...Jokowi Minta Masyarakat Jangan Khawatirkan Angsuran Kredit Kendaraan

Oleh : Ridwan | Selasa, 24 Maret 2020 - 13:25 WIB

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Presiden Joko Widodo menyadari bahwa pandemi virus (Covid-19) sangat berdampak terhadap pendapatan rakyat.

Ia pun mengaku kerap mendapat keluhan dari para tukang ojek hingga sopir taksi yang memiliki kredit motor dan mobil.

Untuk itu, Presiden Jokowi menjanjikan memberi kelonggaran untuk tukang ojek, sopir taksi, serta nelayan dalam pembayaran cicilan kredit kendaraan.

Hal itu disampaikan Jokowi saat rapat dengan para gubernur melalui video conference dari Istana Merdeka Jakarta, Selasa (24/3/2020).

"Tukang ojek dan sopir taksi yang sedang memiliki kredit motor atau mobil, atau nelayan yang sedang memiliki kredit, saya sampaikan ke mereka tidak perlu khawatir karena pembayaran bunga atau angsuran diberikan kelonggaran selama 1 tahun," ujar Jokowi.

Selain itu, pemerintah juga memberikan kelonggaran cicilan bagi pengusaha kecil menengah. Para pengusaha yang melakukan kredit dengan nilai di bawah Rp 10 miliar akan diberi penundaan cicilan selama 1 tahun dan juga penurunan bunga.

Presiden Jokowi mengaku sudah membicarakan rencana ini dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar dapat diwujudkan.

"OJK akan memberikan kelonggaran, relaksasi kredit bagi usaha mikro, usha kecil untuk nilai kredit di bawah Rp 10 miliar. Baik kredit yang diberikan oleh perbankan maupun industri keuangan nonbank," kata Jokowi.

Di sisi lain, Jokowi juga meminta pemda memberi bantuan kepada masyarakat yang ekonominya terdampak oleh pandemi Covid-19.

Jokowi menyebutkan, kebijakan menjaga jarak atau physical distancing memang efektif mencegah penyebaran virus corona.

Namun, akan banyak masyarakat kecil yang terdampak akibat kebijakan tersebut, khusunya bagi mereka yang mengandalkan pendapatan harian.

"Kalau ingin melakukan itu, hitung berapa orang yang jadi tidak bekerja, hitung berapa pedagang asongan, becak, supir yang tidak bekerja, dukungan kepada sektor-sektor itu yang harus diberikan, bantuan sosial kepada mereka harus diberikan," ucap Jokowi.

Jokowi mengatakan, penanganan Covid-19 bukan hanya berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan rakyat, namun harus dipikirkan juga dampak sosial ekonomi yang mengikutinya.

Dilansir dari Detikcom, sampai Senin (23/3) sore kemarin, terdapat 579 kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Sebanyak 49 di antaranya meninggal dunia, dan 30 lainnya dinyatakan sembuh.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

KASAL Berikan Tali Kasih kepada Satgas Wisma Atlet

Kamis, 09 April 2020 - 05:30 WIB

KASAL Berikan Tali Kasih kepada Satgas Wisma Atlet

Sebagai bentuk kepedulian pimpinan TNI AL, Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Aji, S.E., M.M. memberikan tali asih berupa suplemen vitamin kepada personel Prajurit Korps…

Kampus PTDII di Tanjung Priok Jakarta Utara

Kamis, 09 April 2020 - 05:18 WIB

PTDII Bantah Pengurus Positif Corona

Rektorat Perguruan Tinggi Dakwah Islam Indonesia (PTDII) menyampaikan klarifikasi atas berita pengurus positif Corona. Pihak rektorat menyayangkan pemberitaan tersebut karena antara isi dan…

Buah lemon produksi dalam negeri

Kamis, 09 April 2020 - 05:08 WIB

Momentum Buah Lokal Rajai Pasar di Tengah Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 yang merebak ke seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia telah membuat aktivitas perdagangan turut tertekan, namun Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo tetap optimis bahwa komoditas…

Marinir dan Team Infinity Indonesia Bagikan Masker dan Sembako

Kamis, 09 April 2020 - 05:00 WIB

Marinir dan Team Infinity Indonesia Bagikan Masker dan Sembako

Marinir dan Team Infinity Indonesia bagikan sembako dan masker kepada masyarakat untuk meringankan beban akibat dampak Covid-19 di Kawasan Pengendapan Taxi Bandara Soekarno Hatta, Tangerang,…

Puslatpurmar-3 Grati Laksanakan Program Ketahanan Pangan

Kamis, 09 April 2020 - 04:30 WIB

Puslatpurmar-3 Grati Laksanakan Program Ketahanan Pangan

Pusat Latihan Pertempuran-3 Grati (Puslatpurmar-3 Grati) melaksanakan program ketahanan pangan dalam rangka menghadapi pandemi Covid-19 di dalam Ksatrian Puslatpurmar-3 Grati dengan budidaya…