Tidak Ada Masalah DMO, Dirjen Minerba Sebut Kebutuhan Batubara Domestik Terpenuhi

Oleh : Candra Mata | Jumat, 13 Maret 2020 - 19:20 WIB

Ilustrasi tambang batu bara (Foto Ist)
Ilustrasi tambang batu bara (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Direktur Jenderal Mineral Dan Batubara Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Gatot Ariyono memastikan kebutuhan batubara dalam negeri dapat terpenuhi. 

Kebijakan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan batubara dalam negeri tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 261 K/30/MEM/2019 tentang Pemenuhan Kebutuhan Batubara Dalam Negeri Tahun 2020. 

Kebutuhan batubara untuk kepentingan dalam negeri sebesar 155 juta ton, ditegaskan Bambang telah terpenuhi.

Kepmen ESDM tersebut mewajibkan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi OP Batu bara, Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Operasi Produksi (OP) Batu bara, dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) OP berkewajiban untuk menjual produksi batubara mereka untuk kepentingan dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO) minimal 25 persen dari rencana produksi batu bara pada 2020.

"Realisasi DMO, Pemerintah berharap setiap tahun itu naik, artinya apa? jadi pemanfaatan batubara untuk domestik itu akan lebih baik, untuk itu kita menyediakan, memastikan bahwa kebutuhan batubara domestik mesti terpenuhi," ujar Bambang di Jakarta, Kamis (12/3).

Bambang mengatakan, saat ini DMO sebesar 25% tidak ada masalah, bahkan jika meningkat hingga 50% pun tidak akan menimbulkan masalah, karena produksi batubara nasional saat ini mencapai empat kali lipat dari kebutuhan DMO.

"Tidak ada masalah kita sekarang baru 25%, naik sampai 50% seandainya itupun tidak akan ada masalah, kita produksi empat kali lipat dari kebutuhan untuk DMO, mesti akan terpenuhi DMO. Tidak ada masalah, kita Pemerintah memastikan pro kepada publik kenapa? karena harga batubara untuk listrik dijamin tidak lebih dari USD 70, jadi tidak ada masalah DMO," tegas Bambang.

Realisasi produksi dan penjualan batubara terus mengalami kenaikan dari mulai tahun 2015 sebesar 461 juta ton, tahun 2016, 456 juta ton hingga 616 juta ton pada tahun 2019. 

Sementara tahun 2020 produksi dipatok di 550 juta ton. 

Dari target produksi sebesar 550 juta ton tersebut direncanakan ekspor 395 juta ton. Realisasi produksi triwulan I produksi telah mencapai 94,72 juta ton, ekspor 30,24 juta ton serta alokasi untuk kebutuhan domestik sebesar 16,37 juta ton.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Prajurit Yonmarhalan III Pertisipasi Sumbangkan Darah

Kamis, 09 April 2020 - 03:30 WIB

Prajurit Yonmarhalan III Pertisipasi Sumbangkan Darah

Membantu penambahan stok darah untuk kebutuhan transfusi darah / bantuan kemanusiaan prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) III dengan seluruh unsur Markas Komando Pangkalan…

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate

Kamis, 09 April 2020 - 03:25 WIB

Menteri Johnny Ungkap Ada 1.096 Isu Hoaks terkait Covid-19 yang Beredar di Facebook, Instagram, Twitter dan Youtube

“Hingga saat ini sudah ada total 1.096 isu hoaks terkait Covid-19 yang tersebar di platform Facebook, Instagram, Twitter dan Youtube," ungkap Menteri Johnny.

Warga Rumdis Brigif 2 Marinir Laksanakan Pemeriksaan Suhu Badan

Kamis, 09 April 2020 - 03:00 WIB

Warga Rumdis Brigif 2 Marinir Laksanakan Pemeriksaan Suhu Badan

Dalam rangka deteksi dini penyebaran Virus Corona (Covid-19), Staf Intelijen, Provos dan Tim Kesehatan Balai Pengobatan Brigif 2 Marinir melaksanakan pemeriksaan Thermal Scanner (pemeriksaan…

Netflix

Kamis, 09 April 2020 - 01:50 WIB

Netflix Berikan Banyak Pilihan untuk Orang Tua Kontrol Tayangan untuk Anak-anak

Salah satu keunggulan layanan video on demand adalah kamu bisa menentukan sendiri pilihan tayangan yang tepat bagi hiburan kamu dan keluarga. Itulah sebabnya, Netflix berinvestasi dalam konten…

Industri Teknologi INTEL

Kamis, 09 April 2020 - 00:35 WIB

Intel Commits $50 Million with Pandemic Response Technology Initiative to Combat Coronavirus

Intel is pledging an additional $50 million in a pandemic response technology initiative to combat the coronavirus through accelerating access to technology at the point of patient care, speeding…