INDUSTRY co.idKupang, Industri Fintech peer to peer lending atau yang lebih dikenal sebagai pinjaman online menjadi angin segar bagi masyarakat daerah untuk meraih akses pendanaan khususnya untuk mendorong pengembangan UMKM daerah.

Advertisement

Berbekal semangat itu, Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI) bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT. Mediator Komunitas Indonesia (Crowdo) menggelar FINEAST 2020 di Kupang NTT untuk membangun ekonomi digital di Indonesia Timur. 

Lery Rupidara Kepala Biro Ekonomi dan Kerjasama Pemprov Nusa Tenggara Timur, mengatakan bahwa pihaknya mengharapkan layanan jasa keuangan berbasis aplikasi atau financial technology (fintech) bisa menjangkau semua sektor usaha unggul, yang sedang dikembangkan pemerintah. 

Advertisement

"Dengan Kehadiran ekonomi digital juga memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi yang tidak lagi terbatas oleh jarak dan waktu, " ujarnya.

Wakil Ketua Umum AFPI Sunu Widyatmoko menambahkan, FinEast 2020 di Kupang menjadi komitmen berkesinambungan antara AFPI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendorong para penyelenggara fintech lending mulai menyasar ke seluruh wilayah di Indonesia, tidak melulu terpusat di Pulau Jawa.
 
"Melalui kegiatan ini, pengunjung dapat berkonsultasi langsung dengan para penggiat Fintech terkait potensi pendanaan digital, upaya mitigasi resiko serta penerapannya dalam pengembangan UMKM daerah," jelasnya. 

Advertisement

Sementara itu, Nur COO Crowdo mengatakan dengan melihat tingginya animo masyarakat Kupang, pihaknya berharap Fintech dapat menjadi katalis pertumbuhan di Kupang. 

"Generasi muda Kupang mesti turut berperan melalui gelombang Industri Digital untuk dapat menghadirkan solusi bagi pembangunan daerah ini,“ ujarnya. 

Advertisement