Industri Pupuk Bergerak Seiring Beroperasinya Pabrik NPK Fusion II

Oleh : Herry Barus | Jumat, 28 Februari 2020 - 09:00 WIB

Industri Pupuk Bergerak Seiring Beroperasinya Pabrik NPK Fusion II
Industri Pupuk Bergerak Seiring Beroperasinya Pabrik NPK Fusion II

INDUSTRY.co.id - Jakarta– PT Pupuk Sriwidjaja (PUSRI) Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) menandatangani Plant Acceptance Pabrik NPK Fusion II dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (27/2). Penandatanganan dilakukan oleh Khairul Anwar selaku Project Manager PT Pusri Palembang, dan Tamhid selaku Project Manager PT Wijaya Karya (Persero) Tbk yang merupakan Kontraktor Pelaksana Proyek dan disaksikan oleh Direksi masing-masing perusahaan.

Pabrik NPK Fusion II merupakan salah satu proyek strategis perusahaan yang mulai dibangun sejak Januari 2018 dengan kapasitas produksi sebesar 2 x 100.000 MTPY dan dibangun oleh kontraktor EPC Nasional PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. diatas lahan seluas 4,38 ha di komplek Pusri Palembang, tepatnya di dekat Pabrik Pusri IIB dengan menggunakan teknologi Steam Fused Granulation.

Dalam sambutannya Direktur Utama PT Pusri, Mulyono Prawiro mengatakan bahwa Pabrik NPK Fusion II ini dibangun sebagai upaya diversifikasi usaha produk pupuk majemuk yang mengandung unsur Nitrogen, Fosfor, dan Kalium. “Bagi Pusri ini jadi salah satu tonggak penting karena kedepannya  kita tidak hanya fokus urea saja melainkan mulai merambah ke pupuk majemuk atau yang lazim dikenal dengan NPK” ujar Mulyono dalam sambutannya.

Mewakili Wijaya Karya sebagai kontraktor pelaksana proyek Direktur Operasi II Bambang Pramujo menyampaikan apresiasi atas dipercayanya Wika dalam menyelesaikan proyek NPK Fusion II. “Terimakasih atas kepercayaan Pusri kepada Wika dan kesempatan yang diberikan sehingga Wika dapat turut berkontribusi dalam ketahanan pangan nasional” Ujar Bambang.

Pusri Palembang memproduksi dan menyalurkan pupuk untuk memenuhi kebutuhan petani di sejumlah Provinsi. Khusus untuk Pupuk Urea PSO disalurkan ke wilayah Babel, Bengkulu, Sumsel, Lampung, Jateng, DI Yogyakarta, Kalbar, Kalsel, dan Kalteng. Sedangkan untuk NPK disalurkan ke Wilayah Sumsel dan beberapa wilayah di Jambi. Diharapkan dengan beroperasinya Pabrik NPK Fusion II ini dapat meningkatkan market share mengingat semakin tingginya tren permintaan pasar dalam negeri dan ekspor.

Pembangunan Pabrik NPK Fusion II ini juga sejalan dengan Program Kerja Pupuk Indonesia untuk lebih fokus pada lini produk pupuk majemuk yang telah terbukti memiliki produktivitas lebih dibanding pupuk tunggal dan juga untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku gas.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tokoparts

Senin, 23 Mei 2022 - 12:00 WIB

Jawab Kebutuhan Pasar, Tokoparts Kini Mulai Rambah Pasar Corporate dan Fleet

Tokoparts, perusahaan rintisan yang bergerak di bidang pengadaan suku cadang untuk bengkel-bengkel dan pebisnis suku cadang di Indonesia, perkuat komitmen menjadi platform online penyedia suku…

Ginaldi Scorpinda Dokter Umum

Senin, 23 Mei 2022 - 12:00 WIB

Ginaldi Scorpinda Dokter Umum Ramaikan Industri Musik Nasonal

Bakat nyanyi Muhammad Ginaldi Scorpinda atau beken dengan nama Scorpinda turunan dari kedua orang tuanya yang suka bersenandung. Cowok yang berstatus dokter umum ini sempat membuat grup band…

Outlet Paris Baguette

Senin, 23 Mei 2022 - 11:46 WIB

Lanjutkan Ekspansi, Paris Baguette Buka 4 Outlet Baru di Bekasi dan Tangerang

Melanjutkan kesuksesan pembukaan outlet-outlet sebelumnya d pusat kota Jakarta, Erajaya Food & Nourishment (EFN) meneruskan kembali perluasan footprint-nya dengan membuka 4 outlet baru Paris…

Beras (Doc: Kementan)

Senin, 23 Mei 2022 - 11:24 WIB

Akademisi UI: 3 Tahun Indonesia Tidak Impor Beras, Pemerintah Buktikan Kinerjanya

Peneliti dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia, Riyanto menilai salah satu keberhasilan Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebagai Menteri Pertanian adalah meningkatnya…

Stok beras

Senin, 23 Mei 2022 - 11:20 WIB

Irma Suryani: 3 Tahun Tidak Impor Beras Bukti Mentan SYL Jalankan Perintah Presiden

Pemerhati Pangan, Irma Suryani Chaniago mengapresiasi kerja cerdas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) yang mampu menjalankan semua perintah dan arahan Presiden Joko Widodo.