Amar Bank Bangun 20 Rumah Layak Huni Untuk Warga Desa Babakan Madang

Oleh : Hariyanto | Senin, 24 Februari 2020 - 20:54 WIB

Presiden Direktur Amar Bank Vishal Tulsian bersama Susanto, Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia
Presiden Direktur Amar Bank Vishal Tulsian bersama Susanto, Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Amar Bank, pionir fintech bank Tunaiku bersama dengan Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia (Habitat for Humanity Indonesia), melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berkelanjutan bertemakan “Amar Bank Bangun Senyum”.

Melalui kegiatan CSR ini, Amar Bank dan Yayasan Habitat melakukan pembangunan 20 rumah layak huni untuk membantu lebih dari 80 warga bersama lebih dari 300 karyawan Amar Bank di Kecamatan Babakan Madang, Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Senin (24/2/2020). 

Kegiatan ini merupakan tema outing Amar Bank tahun ini sekaligus realisasi komitmen Amar Bank setelah bergabung dengan Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia pada tahun 2019, yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui penyediaan tempat tinggal layak huni.

Kurangnya pemukiman layak huni serta minimnya kesejahteraan membuat Habitat for Humanity Indonesia menginisiasi program untuk melakukan pembangunan rumah di desa-desa sehingga menjadi rumah yang layak huni. 

Pada outing tahunan kali ini, Amar Bank berpartisipasi untuk memberikan dukungan langsung kepada Habitat for Humanity Indonesia dengan membangun 20 rumah warga sebagai bentuk nyata perusahaan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, dengan mengerahkan lebih dari 300 karyawan Amar Bank untuk menjadi relawan.

Presiden Direktur Amar Bank Vishal Tulsian mengatakan, Amar Bank yang berfokus pada teknologi memiliki komitmen untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Dalam menjalankan komitmen, kami berusaha untuk mengetahui dan menjawab kebutuhan masyarakat. 

"Kondisi tempat tinggal dan sanitasi yang buruk serta kurangnya pengetahuan tentang praktik kebersihan umum, adalah masalah paling signifikan yang ditemukan di Desa Babakan Madang," kata Vishal Tulsian disela-sela kegiatan CSR.

Melalui kegiatan ini, tambah Vishal, Amar Bank berupaya untuk mendukung transformasi desa agar dapat menciptakan lingkungan yang mampu mendukung kegiatan warga setempat dengan membangun rumah yang layak untuk ditempati. 

"Kami berharap kehadiran Amar Bank dan Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia dengan membangun 20 rumah dengan sanitasi yang layak dapat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mengurangi keresahan warga Desa Babakan Madang akan tempat tinggal yang kurang memadai.” tambah Vishal Tulsian

Kegiatan CSR berkelanjutan ini menjadi salah satu komitmen Amar Bank sebagai perusahaan yang bergerak di lembaga keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang diwujudkan melalui pembangunan rumah layak huni dan juga program keuangan berkelanjutan. 

Program tersebut sejalan dengan 17 Sustainable Development Goals yang memiliki tujuan untuk mengentaskan berbagai masalah yang ada. 

Kegiatan CSR ini bertujuan untuk membantu mendorong tujuh dari 17 program yang ada, di antaranya No Poverty, Good Health,  Clean Water & Sanitation, Good Jobs and Economic Growth, Innovation and Infrastructure,  Sustainable Cities and Communities, dan Partnership for The Goals. 

"Ketujuh poin tersebut kami lakukan  sebagai dukungan untuk pertumbuhan berkelanjutan yang dihasilkan dari keselarasan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup," tambahnya.

Program pembangunan rumah layak huni ini dilatarbelakangi oleh banyaknya hunian di daerah Babakan Madang dengan kondisi rumah yang kurang layak, diantaranya lantai yang terbuat dari tanah, dinding bilik, tidak adanya ventilasi, dan tidak ada kamar mandi dalam rumah. 

Kolaborasi ini diharapkan dapat mengurangi jumlah rumah yang tidak layak huni dan membantu masyarakat Kecamatan Babakan Madang agar dapat menempati rumah yang lebih kokoh. 

Susanto, Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia menjelaskan secara umum tempat tinggal di Babakan Madang merupakan tempat tinggal dengan kondisi kurang layak huni. “Melalui CSR Amar Bank ini, Habitat berharap masyarakat dapat memiliki tempat tinggal yang layak huni sehingga masyarakat dapat bertumbuh semakin berdaya, sejahtera, dan mandiri.” ungkap Susanto. 

Rumah yang layak merupakan kebutuhan utama bagi seseorang untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya di pedesaan, yang kemudian akan memberikan dampak positif untuk menggapai tujuan lainnya seperti pendidikan dan pendapatan yang lebih baik. 

Sejalan dengan hal tersebut, Amar Bank melakukan kegiatan CSR berkelanjutan yang berfokus kepada pemenuhan kebutuhan untuk memiliki tempat tinggal yang layak.

Vishal mengungkapkan, kegiatan CSR berkelanjutan yang fokus kepada pemenuhan kebutuhan untuk memiliki tempat tinggal yang layak di Desa Babakan Madang, sejalan dengan tujuan peminjam nasabah Tunaiku. 

"Sebagai lembaga keuangan, Amar Bank dengan produk Tunaiku menjalani program keuangan yang berkelanjutan untuk mendukung penggunaan pinjaman yang produktif yang mampu memberikan dampak positif kepada masyarakat," ungkapnya.

Tujuan pinjaman untuk merenovasi rumah menempati posisi pertama yang mencapai 50% dari total nasabah Amar Bank. Dari situ Amar Bank menyadari bahwa rumah yang layak memang merupakan kebutuhan utama bagi seseorang untuk meningkatkan kehidupan, mulai dari rumah yang layak, pendidkan yang lebih baik dan pendapatan yang lebih baik. 

"Sejalan dengan hal tersebut, kami melakukan kegiatan CSR berkelanjutan yang berfokus kepada pemenuhan kebutuhan untuk memiliki tempat tinggal yang layak. Ke depan, kami berkomitmen terus bangun senyum masyarakat melalui berbagai kegiatan-kegiatan lainnya di berbagai daerah di Indonesia." tutup Vishal.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menperin Agus Gumiwang

Sabtu, 24 Juli 2021 - 18:22 WIB

Menperin Agus Pastikan Industri Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat di Masa PPKM Darurat

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memastikan perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri (KI) tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin sesuai dengan kebijakan…

Robert Alberts Pelatih Persib Bandung (Foto Dok PR)

Sabtu, 24 Juli 2021 - 18:00 WIB

Kebijakan Robert Alberts Soal Program Latihan Mandiri di Masa Perpanjangan PPKM

Pelatih PERSIB, Robert Alberts mengaku kesulitan dalam memantau pemainnya selama aktivitas latihan bersama diliburkan. Ia pun memberikan keleluasaan pemain untuk menakar kebutuhan latihan secara…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Sabtu, 24 Juli 2021 - 17:50 WIB

Bantu Penanganan Covid-19, Menperin Agus 'Gercep' Siapkan 500 Fasilitas Isoman Dilengkapi Konsentrator Oksigen

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berperan aktif untuk mendorong percepatan penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19 di tanah air. Berbagai langkah strategis telah dijalankan,…

Tempat Wisata di Venesia (Foto: Instagram/fabianalorenzon_tma)

Sabtu, 24 Juli 2021 - 17:15 WIB

Venesia Berhasil Lolos Dari Daftar Situs Warisan Dunia Dalam Bahaya UNESCO

Venesia baru saja berhasil menghindari atau lolos dalam daftar situs Warisan Dunia Dalam Bahaya UNESCO. Hal ini dikarenakan Italia kini melarang kapal pesiar besar bersandar di laguna Venesia.

Ilustrasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Online (ist)

Sabtu, 24 Juli 2021 - 17:02 WIB

Pahamify dan Xiaomi Ajak Siswa Sambut Tahun Ajaran Baru Penuh Semangat

Tahun Ajaran 2021/2022 baru saja dimulai beberapa waktu lalu. Di tengah pandemi COVID-19 yang masih melanda Indonesia, sekolah dilaksanakan dengan berbagai metode yang disesuaikan dengan keadaan…