Kolaborasi NU CARE-LAZISNU dan Treasury Mempelopori Donasi Emas

Oleh : Krishna Anindyo | Senin, 24 Februari 2020 - 15:23 WIB

NU CARE-LAZISNU dan Treasury
NU CARE-LAZISNU dan Treasury

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Sebagai lembaga yang bergerak dibidang sosial, NU CARE-LAZISNU memiliki mimpi untuk turut mewujudkan kesejahteran umat dan masyarakat Indonesia, dengan menggunakan instrumen yang bisa memberikan manfaat lebih. NU CARE-LAZISNU bermitra dengan pihak yang memiliki impian serupa, untuk memberikan kebaikan lebih kepada penggunanya, yaitu Treasury.

“NU CARE-LAZISNU selalu berupaya memberikan pilihan kepada masyarakat untuk menyalurkan Donasi ataupun Zakat, Infak, Sedekah serta Wakaf. Alhamdulilah, bersama Treasury kami bisa memberikan satu lagi pilihan dalam berdonasi, yaitu dalam bentuk Emas 24 Karat. Hal ini begitu penting, karena Emas adalah instrumen yang dekat dengan masyarakat Indonesia dan juga disebutkan dalam Al-Quran dan Haditz. Yang memerintahkan kita untuk menginfakan sebagaian dari Emas yang kita miliki,”

Ketua NU CARE-LAZISNU, Achmad Sudrajat, Lc., MA. menjelaskan pandangannya mengenai Donasi Emas.

NU CARE-LAZISNU merupakan lembaga nirlaba yang menerima dan menyalurkan dana Zakat, Infak, Sedekah serta Wakaf (ZISWAF) dari masyarakat, yang akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Gerakan #EmasUntukKebaikan, dimulai dengan ditransfernya Donasi Emas dari Treasury kepada NU CARE-LAZISNU.

Anang Samsudin selaku PR Manager Treasury menjelaskan,

“Kami sangat bersyukur dapat menjalin kerjasama dengan organisasi Nahdlatul Ulama (NU), yang diawali dengan gerakan #EmasUntukKebaikan bersama NU CARE-LAZISNU. Kemitraan ini terjalin berkat kesamaan pandangan bahwa setiap orang berhak menggenggam #MasaKeemasan yang dicita-citakan, agar bisa menjalani hidup yang lebih baik dari sebelumnya.”

Semua donasi Emas yang diberikankan oleh masyarakat melalui aplikasi Treasury, akan diterima secara realtime oleh NU CARE-LAZISNU. Masyarakat dapat melakukan donasi melalui fitur Transfer Emas yang ada di Aplikasi Treasury.

“Dengan proses digitalisasi seperti ini, kami yakin dapat mengajak lebih banyak masyarakat untuk menyalurkan Donasi melalui NU CARE-LAZISNU,” tambah Ajat.

Melalui gerakan #EmasUntukKebaikan ini, Treasury dan NU CARE-LAZISNU akan terus berusaha untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.

“Donasi yang masuk, akan digunakan untuk mendorong pembangunan di berbagai sektor kehidupan, seperti; Kesehatan, Lingkungan, Pendidikan dan Kewirausahaan di berbagai wilayah Indonesia yang membutuhkan. Semoga dapat membawa manfaat bagi lebih banyak orang,” tutup Ajat.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

On Robot

Selasa, 07 April 2020 - 22:25 WIB

OnRobot Soft Gripper Brings Highly Flexible, Food-Grade-Certified Handling to Challenging Pick-and-Place Applications

The new OnRobot food-grade Soft Gripper is able to pick a wide array of irregular shapes and delicate items in food and beverage, cosmetics and pharmaceuticals production, as well as manufacturing…

Atal Depari Ketum PWI

Selasa, 07 April 2020 - 22:15 WIB

Lindungi Wartawan, Ketum PWI Atal Depari: Panduan Peliputan Wabah Covid-19 Berlaku Mulai Rabu 8 April 2020

Wartawan yang akan meliput wabah Covid-19 harus memiliki pengetahuan yang memadai mengenai Covid-19. Selain itu wartawan yang sedang dalam status diduga atau dalam pengawasan penyakit Covid-19…

Kuehne + Nagel

Selasa, 07 April 2020 - 21:05 WIB

Kuehne + Nagel launches eShipAsia to meet the logistics needs of Intra-Asia shippers

Kuehne + Nagel launches eShipAsia – an online logistics platform enabling Intra-Asia shippers to optimise every shipment based on the route, transit time and cost instantly.

Bambang Widjojanto: Aktivis Hak Azasi (Foto Dok Berita Satu)

Selasa, 07 April 2020 - 21:00 WIB

Janji Keadilan untuk Pak Ketua MA Baru

Selamat dan sukses kepada DR. M. Syarifuddin yang sudah terpilih sebagai Ketua MA menggantikan DR M. Hatta Ali yang memasuki usia pensiun.

Dirjen Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian, Suwandi saat video confrence

Selasa, 07 April 2020 - 20:25 WIB

Pemerintah Antisipasi Harga Gabah Tidak Jatuh di Bawah HPP

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian memperkirakan panen raya akan berlangsung April dengan luas panen sekitar 1,73 juta hektar (ha). Karena itu pemerintah akan mengantisipasi jangan…