Samsung Kenalkan Smartphone Layar Lipat Terbaru, Galaxy Z Flip

Oleh : Hariyanto | Jumat, 21 Februari 2020 - 19:29 WIB

Samsung Galaxy Z Flip
Samsung Galaxy Z Flip

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Samsung Electronics Indonesia memperkenalkan seri terbaru dari jajaran ponsel premium, Samsung Galaxy Z Flip. Dibalut dalam desain layar lipat berbahan kaca dengan layar seluas 6,7 inci  ketika dibuka, serta didukung engsel tersembunyi dan UX yang diciptakan khusus.

Denny Galant, Head of Product Marketing, IT & Mobile, Samsung Electronics Indonesia mengatakan, sebagai perangkat pertama yang mengusung seri Z, kehadiran Galaxy Z Flip mempertegas komitmen Samsung dalam membangun kategori ponsel lipat sekaligus memimpin kategori smartphone.

"Dengan menghadirkan desain figur mutakhir, desain layar terdepan, dan yang terpenting pengalaman baru dalam menggunakan ponsel bagi para bold generation," kata Denny Galant, melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Jumat (21/2/2020).

Saat dilipat, Galaxy Z Flip tampil nyaman dalam genggaman, serta mudah disimpan. Ketika dibuka, layar berukuran hampir dua kali lipat – menampilkan layar 6.7 inci. Perangkat ini memiliki palet warna mempesona, lekukan yang ramping dan lipatan ke depan dengan bunyi menutup yang memuaskan.

Layar Kaca Lipat Pertama dari Samsung Galaxy Z Flip menampilkan Infinity Flex Display dengan Ultra Thin Glass (UTG) milik Samsung yang dapat ditekuk. Lekukan yang ditempatkan di balik layar, juga berarti tidak adanya gangguan dan distraksi dalam menikmati berbagai konten dan sinematik favorit dalam layar yang luas, berkat rasio 21,9:9 yang pertama dari Samsung.

Engsel tersembuyi pada Galaxy Z Flip merupakan sebuah karya seni. Kemampuan ini didukung mekanisme dual CAM berukuran kecil, namun didesain secara elegan untuk memastikan setiap proses membuka dan menutup berlangsung lancar dan stabil. Galaxy Z Flip dapat tetap terbuka dalam berbagai sudut, layaknya layar laptop.

Dirancang dengan engsel tersembunyi dan UX yang diciptakan secara khusus, Galaxy Z Flip memberikan cara baru yang elegan dalam menciptakan, membagi, dan menikmati konten

Samsung bekerjasama dengan Google dalam menciptakan mode Flex – sebuah user experience yang dirancang khusus untuk desain lipat ke depan yang unik dari Galaxy Z Flip. Ketika ponsel dibuka dengan posisi 900, mode Flex secara otomatis membagi layar Galaxy Z Flip menjadi dua layar 4 inci, sehingga pengguna dengan mudah dapat melihat gambar, konten, atau video pada layar bagian atas, dan mengaturnya melalui layar bagian bawah.

Dalam kondisi tertutup, cover display pada Galaxy Z Flip menampilkan berbagai notifikasi yang dibutuhkan, mulai dari informasi tanggal, waktu, status baterai, panggilan dan pesan yang masuk , bahkan sebagai viewfinder ketika pengguna melakukan selfie.

Melakukan berbagai pekerjaan secara simultan juga lebih mudah, berkat fitur Multi-Active Window. Cukup dengan membuka Multi-Active Window Tray untuk memilih dan menutup aplikasi yang ingin digunakan.

Galaxy Z Flip memiliki sistem baterai ganda yang dioptimalkan, sehingga memiliki daya lebih besar tanpa perlu menghabiskan banyak ruang. Pengisian baterai dapat dilakukan dengan kabel atau nirkabel secara lebih cepat - sedangkan Wireless PowerShare  memungkinkan pengguna untuk melakukan pengisian daya terhadap Galaxy Buds, Galaxy Watch atau perangkat kompatibel lainnya, secara nirkabel.

Galaxy Z Flip tersedia dalam jumlah terbatas dengan pilihan warna Mirror Purple dan Mirror Black . Konsumen dapat langsung Pre Oder mulai tanggal 12 -23 Februari 2020 dengan harga Rp. 21.888.000,-.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ojek online yang menerima bantuan beras

Minggu, 05 April 2020 - 19:45 WIB

Pedagang dan Ojek Online Ketiban Rejeki Beras BNI Syariah

BNI Syariah menyalurkan bantuan total 1.146 paket atau setara 5,73 ton beras kepada pengendara ojek online dan pedagang kaki lima sekitar Kantor BNI Syariah Cabang Karawang dan Masjid Al-Jihad…

Asuransi Ilustrasi

Minggu, 05 April 2020 - 19:33 WIB

AAJI Minta OJK Izinkan Penjualan PAYDI Tanpa Pertemuan Langsung

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memberikan relaksasi kepada perusahaan asuransi jiwa yang memasarkan Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih

Minggu, 05 April 2020 - 19:02 WIB

Kemenperin Identifikasi Tantangan dan Kerugian IKM Komponen Otomotif Imbas Pandemi Covid-19

Kementerian Perindustrian terus berupaya mendampingi dan mendukung keberlangsungan industri kecil dan menengah (IKM) dalam menghadapi dampak dari pandemi Covid-19 di Indonesia.

Heru Kristiyana, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK (Foto Ist)

Minggu, 05 April 2020 - 18:47 WIB

Penyelamatan Perbankan Bisa Dipercepat Ketahuan Tidak Sehat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai adanya Perpu 1 2020, sebagai alat penyelamatan dini terhadap lembaga keuangan seperti perbankan agar tetap sehat sebelum goyang.

Chairman ITBC dan juga menjabat Ketua Harian Kadin-Komite Taiwan, Rini Lestari bersama Ketua KADIN- Komite Taiwan, Setyono Djuandi Darmono

Minggu, 05 April 2020 - 18:05 WIB

ITBC, ICATI, dan KSPK Gandeng Kadin-Komite Taiwan Dukung Tim Medis Lawan Covid-19

Indonesia Taiwan Business Council (ITBC) menggandeng ICATI (Ikatan Citra Alumni Taiwan seIndonesia) Jakarta dan Komunitas Sahabat Pelita Kasih (KSPK) menggalang dana untuk mendukung dan memberikan…