IPCC Antisipasi Virus Corona Jalur Expor Impor

Oleh : Wiyanto | Selasa, 18 Februari 2020 - 10:08 WIB

Dermaga IPCC (Foto Istimewa)
Dermaga IPCC (Foto Istimewa)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk atau IPCC berada di garda terdepan dalam kegiatan ekspor dan impor barang, khususnya CBU, dimana dalam kegiatan operasionalnya langsung berinteraksi dengan kapal-kapal asing dan juga sebagai upaya melindungi seluruh kepentingan yang melakukan kegiatan di lingkungan IPCC dari bahaya virus corona yang sedang mewabah di dunia, mengelar Penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan Virus Corona yang bekerja sama dengan Kepala Kantor Kesehatan Kelas I Tanjung Priok.

Direktur Utama IPCC, Ade Hartono, mengatakan, “Meskipun kami dalam melakukan kegiatan operasional, khususnya dalam penanganan barang atau CBU impor selalu menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan sesuai dengan ketentuan, tetapi di pandang sangat perlu pemahaman terkait antisipasi pencegahan dan penanggulangan virus corona diketahui oleh seluruh petugas yang terlibat dalam kegiatan operasional khususnya dan umumnya semua pemangku kepentingan di lingkungan PT IKT Tbk”.pada Senin (17/2/2020).

Menghadirkan dr. Jepri Hasuruan Sitorus. M.Kes selaku Kepala Kantor Kesehatan Kelas 1 Tanjung Priok sebagai pembicara, Penyuluhan ini di gelar dalam rangka mengisi bulan K3 Nasional ini dihadiri oleh seluruh Direksi dan Karyawan serta Mitra di lingkungan PT IKT Tbk untuk mendapatkan pemahaman yang benar tentang hal/sesuatu yang sedang dihadapi yaitu tentang virus corona.

dr. Jepri Hasuruan Sitorus. M.Kes meluruskan tentang banyaknya beredar pendapat-pendapat yang bermacam-macam, info yang beraneka ragam yang membuat masyarakat takut dan cemas terkait virus corona. Selanjutnya, ia mengimbau untuk selalu menjaga kebersihan, makanan dan hanya memakan makanan yang lazim dimakan.

Di akhir paparan dr. Jepri Hasuruan Sitorus. M.Kes menyampaikan apabila dalam kegiatan operasional ditemukan potensi jenis risiko penularan melalui orang dan barang, terutama jenis barang yang dapat menjadi media pembawa penyebaran Novel Coronavirus agar dapat melaporkan kepada Badan Karantina ataupun instansi pemerintah lainnya yang berwenang.

Penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan Virus Corona ini mendapatkan apresiasi dan tanggapan positif dari para Mitra dan seluruh karyawan PT IKT TBK dan sebagai penutup Direktur Utama PT IKT Tbk menghimbau dan meminta seluruh Karyawan dan Mitra yang hadir, untuk terus berpartisipasi aktif dalam mencegah penyebaran virus corona COVID-19 agar tidak masuk ke Indonesia, terutama melalui Terminal PT IKT Tbk.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bank BCA

Selasa, 31 Maret 2020 - 19:10 WIB

BCA Beri Keringanan ke Nasabah Terdampak Corona

Bank Central Asia (BCA) memberikan kelonggaran atas cicilan kredit akibat adanya wabah Corona. Kebijakan tersebut selaras dengan harapan pemerintah.

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia

Selasa, 31 Maret 2020 - 19:00 WIB

Pedoman Jurnalis TV Terkait Pemberitaan Virus Covid-19

Penyebaran Covid-19 di tanah air terus bertambah. Hingga saat ini berdasarkan data per Kamis, 19 Maret 2020, pukul 12.00 WIB tercatat jumlah pasien positif terinfeksi Covid-19 sebanyak 309 kasus.…

Alat Pelindung Diri (APD)

Selasa, 31 Maret 2020 - 18:50 WIB

Kebutuhan Meningkat, Kemenperin Pacu Produktivitas Industri APD

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) fokus mendorong pengoptimalan produktivitas industri alat pelindung diri (APD) sebagai upaya penanganan pandemic Covid-19 di dalam negeri.

Gereja Katedral Jakarta Lakukan Penyemprotan di Perumahan Warga Kwitang

Selasa, 31 Maret 2020 - 18:37 WIB

Gereja Katedral Jakarta Lakukan Penyemprotan di Perumahan Warga Kwitang

Gereja Katedral Jakarta, melalui Hubungan Antar Agama dan Keyakinan (HAAK) melakukan penyemprotan disinfektan di perumahan warga di sekitar Senen dan Parapatan Kwitang, Selasa (31/3/2020) ).…

PT Pegadaian (Persero)

Selasa, 31 Maret 2020 - 18:19 WIB

Harga Emas Terus Naik, Pegadaian Ajak Nasabah Bertransaksi Secara Online

Untuk ukuran 1 gram, emas cetakan UBS menjadi Rp951.000. sedangkan untuk ukuran 2 gram, emas cetakan UBS dibanderol Rp1,879 juta.