INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pengembang Sinar Mas Land menggelar acara "Pasar Rakyat School" di Pasar Modern BSD City, Tangeran Selatan, Kamis (23/3/2017) sebagai upaya mendukung pertumbuhan perekonomian masyarakat khususnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Siaran pers Sinar Mas Land yang diterima, Jumat (24/3/2017) , menyebutkan, tema yang disajikan kepada pedagang Pasar Modern BSD kali ini adalah cara usaha mikro dan kecil mengakses fasilitas perbankan yang diajarkan oleh Bank Rakyat Indonesia.
Tema tersebut dipilih agar pelaku usaha mikro dan kecil mengetahui cara mengakses fasilitas-fasilitas perbankan, seperti pinjaman, asuransi dan lain sebagainya.
Sinar Mas Land sebagai pengelola Pasar Modern BSD City, memberikan pembekalan pengetahuan kepada para pedagang sekali setiap bulannya dengan berbagai topik di antaranya seputar pengembangan usaha kecil dan pengenalan bahan berbahaya yang terdapat di bahan pangan.
Beberapa waktu lalu, Sinar Mas Land bekerja sama dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan Serang-Banten atau BPOM memberikan edukasi dengan materi "Pengenalan Zat-Zat Berbahaya Di DalamMmakanan" ke para pedagang di Pasar Modern BSD City.
Diharapkan, setelah mendapatkan pengetahuan tersebut, para pedagang lebih memperhatikan bahan makanan dan minuman yang dijualnya.
Sinar Mas Land* membangun pasar modern di BSD City pada tahun 2004 diatas lahan seluas 3,2 ha, dengan tujuan mengangkat status Pasar Tradisional yang citranya kumuh menjadi Pasar Tradisional Modern yang lebih tertata rapi dan bersih di BSD City, sehingga dapat mendukung dunia perdagangan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Sebelumnya, terkait pasar tradisional, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menargetkan revitalisasi pasar tradisional baik pasar rakyat yang dibangun maupun yang diperbaiki sebanyak 4.000 pasar hingga 2018.
"Setiap tahun kami menargetkan sebanyak 1.000 pasar tradisional direvitalisasi sejak 2015 sehingga diharapkan revitalisasi pasar bisa mencapai 4.000 pasar pada 2018," kata Enggartiasto Lukita di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (16/3).
Selama dua tahun terakhir, lanjut dia, masih ada 216 pasar yang belum direvitalisasi dari target 2.000 pasar tradisional pada tahun 2015 dan 2016, sehingga sisa tersebut diharapkan bisa dituntaskan pada 2018.
Target pemerintah pada 2017 untuk revitalisasi dan pembangunan pasar adalah sebanyak 1.000 pasar rakyat dengan total dana yang dibutuhkan untuk membangun dan merevitalisasi pasar rakyat tersebut sekitar Rp3,7 triliun.
"Dana untuk revitalisasi dan pembangunan pasar bisa menggunakan dana tugas pembantuan dan dana alokasi khusus yang disesuaikan dengan anggaran yang ada," ujarnya.