Penghapusan Paksa, Perusahaan Terbuka Wajib Beli Saham Beredar

Oleh : Wiyanto | Senin, 17 Februari 2020 - 14:05 WIB

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)
Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna membenarkan perusahaan terbuka yang mengalami penghapusan paksa (Force Delisting) efek bersifat ekuitas dari papan perdagangan Bursa, untuk membeli kembali seluruh saham yang beredar di publik.

Rencana Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar Modal, Pasal 69 ayat I yang menyebutkan: Perusahaan terbuka yang pencatatan efeknya dibatalkan oleh BEI karena rencana pemulihan tidak disetujui, wajib melakukan pembelian kembali atas seluruh saham yang dimiliki oleh pemegang saham publik dan pemegang saham publik kurang dari 50 pihak.

“Jadi pada saat Force Delesting, kita wajibkan juga," kata dia di Jakarta, Senin (17/2/2020).

Menurutnya, BEI dapat melakukan Force Delisting jika emiten mengalami kebangkrutan. Tapi jika masih dalam gangguan kelangsungan usaha, bursa akan mengumumkan kepada publik bahwa emiten itu berpotensi delisting secara berkala.

Meski demikian, dalam Pasal 71 ayat 2 juga disebutkan, kewajiban pembelian kembali saham perseroan di publik ditiadakan, jika terdapat pihak yang melakukan penawaran tender terhadap seluruh saham yang dimiliki pemegang saham publik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo antusias ikut Gerakan Masker Kain

Senin, 06 April 2020 - 19:05 WIB

Kemenparekraf Apresiasi Antusias Masyarakat Ikut Gerakan Masker Kain Tekan Penyebaran Covid-19

Masyarakat di berbagai wilayah di tanah air antusias dan merespon positif Gerakan Masker Kain yang diinisiasi untuk tujuan menekan penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Tokoin akan memberikan bantuan donasi terkait dengan Wabah Virus Corona Covid-19 yang pada saat ini penularannya terus meningkat, demikian pula dengan tingkat kematian yang terus meningkat.

Senin, 06 April 2020 - 18:34 WIB

Perangi Virus Corona, Tokoin Bantu 1000 Alat Rapid Test Terbaik untuk Para Dokter yang Tangani Covid-19

Jakarta- Virus Corona-COVID-19 masih menjadi momok menakutkan di seluruh dunia. Hal itu disebabkan penyebaran COVID-19 yang sangat cepat.

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 06 April 2020 - 18:15 WIB

Bantu Penanganan Covid-19, Pelaku IKM Siap Produksi Masker dan APD

Sejumlah pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di dalam negeri siap memproduksi masker dan alat pelindung diri (APD) untuk ikut membantu pemerintah dalam upaya percepatan penangangan COVID-19.…

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI

Senin, 06 April 2020 - 18:00 WIB

Bamsoet Minta Bela Negara dengan Menjaga Kesehatan dan Physichal Distancing

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) kembali memfasilitasi pemeriksaan rapid test bagi kalangan masyarakat untuk mendeteksi dini virus Covid-19. Setelah sebelumnya kepada pegawai dan staf…

Ilustrasi PNS

Senin, 06 April 2020 - 17:05 WIB

Gegara Corona, THR dan Gaji ke-13 PNS Terancam Batal Cair

Pemerintah hingga saat ini masih mempertimbangkan pencairan THR maupun gaji ke-13 bagi pegawai negeri sipil (PNS) di tengah pandemi virus corona.