ACA Pacific Indonesia Jadi Distributor Resmi Software Avnos

Oleh : Amazon Dalimunthe | Jumat, 14 Februari 2020 - 08:36 WIB

Ivan Goh (co Founder Avnos), Wiranto (country manager ACA Pacific Indonesia) dan Alice Chin (GM Bussiness Development IIJ Global Solution Singapore Pte) memberikan keterangan tentang kerja sama APAC Indonesia dan Avnos.
Ivan Goh (co Founder Avnos), Wiranto (country manager ACA Pacific Indonesia) dan Alice Chin (GM Bussiness Development IIJ Global Solution Singapore Pte) memberikan keterangan tentang kerja sama APAC Indonesia dan Avnos.

INDUSTRY.co.id - JAKARTA-- Pertumbuhan Industri Cyber security secara global ditandai oleh masifnya kegiatan manusia yang secara terus-menerus berhubungan dengan internet. Cyber security adalah kata kunci besar untuk semua bidang yang berkaitan dengan komputer dan upaya untuk membuat Internet lebih aman untuk bisnis, pemerintah dan konsumen.

Keamanan cyber terdiri dari teknologi, proses dan kontrol yang dirancang untuk melindungi sistem, jaringan, dan data dari serangan cyber. Keamanan cyber yang efektif mampu mengurangi risiko serangan cyber, melindungi organisasi dan individu dari eksploitasi sistem, jaringan, dan teknologi yang tidak sah.

Berdasarkan hal tersebut ACA Pacific Indonesia (APAC Indonesia) mengajukan diri menjadi distributor perusahaan perangkat lunak asal UK, Avnos di Indonesia untuk meningkatkan keamanan Cyber di Indonesia. Avnos sendiri adalah perusahaan startup Cyber Security Global.

Dengan disepakatinya kerjasama antara  APAC dan Avnos, APAC  baru saja memindahkan kantor pusatnya di APAC dari Singapura Ke Indonesia. ACA Pacific menggelar pemaparan publik di Hotel Morrissey, Jakarta, Rabu (12/02/2020) untuk menjelaskan terkait kerjasama yang baru terjalin dengan Avnos.

Country Manager PT ACA Pacific, Wiranto menyatakan bahwa kerjasama ini nantinya akan meningkatkan bisnis khususnya pada sektor cyber security.  “Kami yakin kolaborasi ini akan berkembang dengan pesat karena hampir semua sektor bisnis saat ini sangat membutuhkan pengamanan digital bagi bisnisnya, “ kata Wiranto.

Menyikapi fenomena tersebut, CEO PT Avnos Global Indonesia, Ivan Goh mengatakan industri cyber security berada dalam tataran crowded market. Serangan dari virus juga terus berkembang, dan teknologi pertahanan yang melatarbelakanginya pastinya juga akan berkembang.

Avnos memiliki beberapa produk yang dapat menjadi solusi itu salah satunya, Avnos Decentralised Software-Defined Firewall (DSDF) yang dapat membantu perusahaan mendefinisikan kembali teknologi pertahanan mereka yang ada, dan juga memperluas pertahanan secara global dengan memberikan perlindungan yang selalu aktif untuk perangkat dimana pun mereka berada.

 “Avnos bergerak dan membuat kebijakan lebih cepat jika dibandingkan dengan perusahaan besar. Sehingga, secara langsung itu yang mengharuskan kita untuk selalu kompetitif di dalam sebuah crowded space. Jadi, inovatif dan selalu berusaha untuk relevan di setiap produk yang kami miliki,” ungkap Goh.

Mengingat perimeter jaringan tradisional saat ini metode baru firewall dengan perlindungan berlapis-lapis pada Avnos DSDF mampu memperkecil permukaan serangan. Kami juga vendor pertama, setidaknya di Indonesia, yang mendukung proteksi untuk dua sistem sekaligus yaitu operating sytem dan security system,”  tutur Goh. (AMZ)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kawasan Industri Jababeka (Istimewa)

Rabu, 26 Februari 2020 - 16:01 WIB

2020, Jababeka Optimis Permintaan Lahan Makin Tinggi

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. memandang permintaan lahan tahun ini akan setinggi tahun lalu.

Moduit Dukung Industri Keuangan Digital

Rabu, 26 Februari 2020 - 15:00 WIB

Moduit Dukung Industri Keuangan Digital

Indonesia – Moduit, platform investasi reksa dana daring yang terintegrasi, hari ini kembali meluncurkan tambahan fitur aplikasi yang khusus dikembangkan untuk para penasihat keuangan, Moduit…

GAIKINDO Serukan Safety Lewat GIICOMVEC 2020

Rabu, 26 Februari 2020 - 14:30 WIB

GAIKINDO Serukan Safety Lewat GIICOMVEC 2020

Kecelakaan lalu lintas masih menjadi momok di Indonesia, berdasarkan statistik Korlantas Polri, dalam empat tahun kebelakang jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Indonesia, trennya…

Ilustrasi instalasi gas. (Foto: Istimewa)

Rabu, 26 Februari 2020 - 14:20 WIB

Penurunan Harga Gas untuk 7 Sektor Industri Dinilai Tidak Fair

Ekonom Senior Faisal Basri mengkritisi rencana pemerintah menurunkan harga gas industri hingga USD 6/mmbtu. Dia menilai rencana penurunan harga itu tidak memiliki dasar yang kuat.

Bajak sawah

Rabu, 26 Februari 2020 - 14:15 WIB

Tantangan Pertanian Memanfaatkan ICT Terintegrasi Kostratani

Pakar ekonomi pertanian IPB Prof. Muhammad Firdaus melihat kini adanya tantangan dan isu pertanian yang harus diselesaikan pemerintah, parsial antara pertanian level kecamatan dan sisi teknologi…