Lenzing Perkenalkan Kualitas Serat TENCEL

Oleh : Herry Barus | Kamis, 13 Februari 2020 - 16:00 WIB

Lenzing Perkenalkan Kualitas Serat TENCEL
Lenzing Perkenalkan Kualitas Serat TENCEL

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Lenzing Group memperkenalkan teknologi Eco Pure yang meningkatkan produksi serat modal ramah lingkungan untuk industri tekstil. Serat merek TENCEL™ Modal dengan teknologi Eco Pure dianggap sebagai pilihan yang paling bertanggung jawab terhadap lingkungan diantara serat modal lain yang ada di industri tekstil.

Pemutihan bebas klorin dalam pulp dan serat memberikan standar baru di dalam industri produksi serat modal yang bersih. Dengan proses pemutihan yang lembut, tekstil yang terbuat dari serat-serat seperti itu cenderung lebih lembut daripada serat-serat TENCEL™ Modal lain yang diproses melalui pemutihan konvensional, dan sangat ideal untuk pakaian dalam, pakaian santai, kain untuk alas tidur dan banyak lagi.

Teknologi Eco Pure memiliki proses produksi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan yang diawasi oleh EU Ecolabel1, label keunggulan ramah lingkungan yang diberikan kepada produk dan layanan yang memenuhi standar ramah lingkungan yang tinggi sepanjang siklus hidupnya2.

Serat merek TENCEL™ Modal dengan teknologi Eco Pure diproduksi secara eksklusif di Austria dengan menggunakan kayu beech yang bersumber dari hutan yang dikelola secara berkelanjutan di Eropa Tengah dan Timur.

“Inovasi yang terus berlangsung dalam teknologi serat selulosa dan proses produksi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan telah melalui berbagi alternatif serat yang lebih berkelanjutan di seluruh rantai tekstil. Hal ini memberikan peluang dan perspektif baru bagi bisnis dan merek untuk meningkatkan kualitas produk dan meningkatkan praktik yang berkelanjutan. Peluncuran teknologi Eco Pure untuk serat merek TENCEL™ Modal memberikan brand dan konsumen pilihan yang lebih nyaman dan lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan adanya sistem keberlanjutan dalam DNA kami, kami akan terus meninjau masukkan dari pelanggan kami untuk terus mengembangkan dan memproduksi serat berkualitas tinggi yang sesuai dengan kebutuhan dan pilihan mereka,” kata Florian Heubrandner, Wakil Presiden, Manajemen Bisnis Tekstil Global, Lenzing.

Selama beberapa tahun terakhir, berbagai merek telah membuat keputusan untuk lebih mengenal rantai pasokan mereka dengan fokus utama pada keberlanjutan dan transparansi dalam memproduksi pakaian. Sehubungan dengan ini, serat merek TENCEL™ Modal dengan teknologi Eco Pure dapat diidentifikasi melalui teknologi khusus, membuat serat ramah lingkungan ini dapat dikenali di seluruh tahapan proses pembuatan tekstil.

“Bagi serat merek TENCELTM, memastikan rantai pasokan yang berkelanjutan menjadi sangat penting, karena kami tidak hanya berfokus pada produksi yang beretika, tetapi juga proses produksi serat yang tepat. Pada tahun 2020, salah satu tujuan utama dan strategi bisnis inti kami adalah melanjutkan produksi serat berkualitas tinggi yang bertujuan untuk menetapkan standar lebih tinggi pada industri keberlanjutan dan memberikan kenyamanan. Sangat menggembirakan melihat industri dan konsumen saat ini lebih memperhatikan keberlanjutan. Kami percaya bahwa popularitas serat berkelanjutan akan terus tumbuh,” tambah Heubrandner.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ojek online sedang mengambil pesanan costumer

Selasa, 07 April 2020 - 16:00 WIB

Masyarakat Antusias Belanja Online di TTIC Kementan

Antrian panjang terlihat dari pintu masuk Toko Tani Indonesia Center (TTIC) di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pengunjung yang didominasi oleh driver Gojek ini bergantian masuk ke dalam pasar…

Gerakan 15.000 Masker, ASDP Berdayakan UMKM Lokal Sekitar Pelabuhan di Seluruh Indonesia

Selasa, 07 April 2020 - 16:00 WIB

Gerakan 15.000 Masker, ASDP Berdayakan UMKM Lokal Sekitar Pelabuhan di Seluruh Indonesia

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menggelar secara serentak program Gerakan 15.000 Masker Kain dengan memberdayakan Ikatan Istri Karyawan ASDP (IIKA) dan UMKM penjahit lokal di lingkungan seluruh…

Ketum HIPMI di tanah bumbu

Selasa, 07 April 2020 - 15:35 WIB

Bos HIPMI Gandeng Yayasan 69 Sulap Hotel Miliknya di Kalsel Menjadi Tempat Isolasi dan Karantina Pasien Covid-19

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H Maming bersama Yayasan 69 meminjamkan Hotel Medina di Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan…

Komunitas Plastik untuk Kebaikan Sumbang Sembako untuk Pemuluang

Selasa, 07 April 2020 - 15:20 WIB

#Komunitas Plastik untuk Kebaikan Sumbang Sembako untuk Pemuluang

Salah satu kelompok rentan yang sangat terpengaruh oleh wabah pandemi covid 19 adalah pemulung dan petugas kebersihan. Bukan saja karena penghasilan mereka merosot tajam sebagai akibat kebijakan…

Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Anggawira

Selasa, 07 April 2020 - 15:06 WIB

Polemik PKP2B, Aspebindo: Apabila Kuasa Pertambangan Habis Serahkan Dulu ke Pemerintah Lalu Lelang Kembali, Jangan Dong Main Perpanjang Otomatis

Polemik mengenai kelanjutan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) generasi 1 yang akan jatuh tempo kembali bergulir seiring dengan pemberlakuan Rancangan Undang-Undang…