INDUSTRY.co.id - Jakarta - Startup penyedia layanan kasir digital, Moka menghadirkan wajah baru A Cup of Moka (ACOM) untuk mengundang partisipan yang lebih inklusif dengan konten berkualitas untuk memperkenalkan teknologi digital pada UKM. ACOM diharapkan dapat mendorong UKM untuk naik kelas sehingga mampu bersaing dan berinovasi dengan memanfaatkan teknologi.
Dalam kurun waktu satu tahun, ACOM telah berhasil mengedukasi lebih dari 2.000 pelaku usaha di 13 kota melalui puluhan acara sepanjang tahun 2019 di seluruh Indonesia. Berawal hanya dari tujuh rekan, kini ACOM telah bekerja sama dengan 124 institusi seperti pemerintahan, penyelenggara swasta, akademis, LSM, dan lainnya.
Haryanto Tanjo, CEO & Co-Founder Moka menyampaikan mengenai pengaruh ekosistem bisnis digital yang dibangun oleh Moka untuk keberlanjutan UKM di Indonesia. Moka telah membantu merchant dalam menjalankan usahanya hingga mampu berkontribusi sejumlah Rp21,6 Triliun untuk perekonomian Indonesia 2019, dan melalui Moka Capital, Moka telah menyalurkan lebih dari Rp40 Miliar untuk permodalan usaha UKM di Indonesia.
Selain itu, dengan semangat mewujudkan cashless society di Indonesia, penerimaan transaksi mobile payment melalui platform Moka telah mencapai Rp1,1 Triliun sepanjang 2019. Haryanto lanjut menjelaskan, digitalisasi dari layanan yang diberikan Moka sudah sepantasnya didampingi dengan wadah edukasi yang sesuai.
“Tidak hanya fokus pada solusi operasional dan ekosistem bisnis saja, kami berharap Moka dapat menopang keberlangsungan UKM dengan penyediaan sarana edukasi yang dapat menjangkau banyak pelaku bisnis melalui gelaran A Cup of Moka ini. Moka akan memfasilitasi beragam materi mulai dari penerapan teknologi hingga peningkatan penjualan dengan strategi pemasaran melalui ACOM,” kata Haryanto di Jakarta, Kamis (30/1/2020).
Sementara, Leonard Theosabrata Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran KUKM (Smesco) menyatakan bahwa diperlukan peran aktif dari seluruh pihak mulai dari pemerintah, swasta, komunitas untuk bersinergi memajukan UKM di Indonesia.
“Kita harus mulai fokus untuk menaikkan jumlah ekspor di Indonesia, untuk itu, harus dibekali dengan beberapa pengetahuan dasar untuk meningkatkan mutu dan daya saing,” jelasnya.
Menurut data dari Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia, sebesar 6% dari usaha kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia ditargetkan naik kelas dari usaha kecil menjadi usaha menengah dan dari usaha menengah untuk bersaing ke pasar global.
Dalam diskusi interaktif oleh Moka, Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia serta turut hadir pemilik bisnis Kokumi, seluruh pihak sepakat bahwa melihat pentingnya keberlangsungan UKM untuk pergerakan ekonomi Indonesia, kolaborasi diperlukan untuk menciptakan sarana edukasi yang mumpuni bagi pelaku UKM di Indonesia.
Diskusi interaktif kemudian dilanjutkan dengan peresmian ACOM 2020 dan juga ACOM Talks Vol. 1 yang diisi oleh Bayu Ramadhan VP Brand & Marketing Moka, Patrix Tenario Creative Content Director Group M, serta Yusuf Adam yang memberikan pelatihan mengenai stop motion video dan foto.